Beranda blog Halaman 38

Sekda Konsel Buka Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

0

LS, Konsel – Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel) Hj. ST. Chadidjah membuka pelatihan penyelenggaraan jenazah untuk imam, pengurus dan remaja masjid se- Kabupaten Konsel yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel, bertempat di Islamic Center Konsel, Kamis (25/8/2023).

Sekda Konsel ST. Chadidjah menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan khusus pada pengurus masjid dan imam dalam mengurus jenazah, mulai dari memandikan jenazah, pengkafanan jenazah, mensholatkan hingga pemakaman.

“Dengan kegiatan ini kami sangat berharap pengurus masjid mampu menjalankan peran untuk membantu masyarakat luas, khusus dalam pengurusan jenazah di wilayah masing – masing,” ucap Chadidjah.

Sekda Konsel juga mengajak seluruh umat muslim di daerahnya untuk lebih peduli terhadap tata cara mengurus jenazah karena hal itu merupakan anjuran dan tuntunan agama sekaligus menjadi kebutuhan semua pihak.

“Teknis dan adab mengurus jenazah sudah menjadi kebutuhan karena tidak satupun manusia luput dari kematian,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Konsel Hamlin S Ode Makka menjelaskan pihaknya melatih penyelenggara jenazah itu merupakan bagian terpenting untuk menjawab kebutuhan masyarakat Konsel.

Hamlin menambahkan, disadari atau tidak setiap kehidupan pasti ada kematian dan dalam setiap kematian itu ada kalanya pihak keluarga tertentu masih bingung tentang tata cara mengurus jenazah.

“Pelatihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kehidupan sosial dan beragama, khususnya dalam upaya peningkatan kapasitas pengetahuan para pengurus masjid dan remaja masjid,” jelasnya.

“Inilah perhatian kami terhadap kebutuhan masyarakat muslim, khususnya dalam hal penyelenggaraan jenazah,” imbuhnya.

Reporter : Is One
Editor : Agus

Sekda Konsel Dampingi Bupati dan Wabup Terima Kunker Danlanal Kendari

0

Bupati Konsel (ketiga kanan) berikan cinderamata kepada Danlanal Kendari (ketiga kiri) yang didampingi Wakil Bupati (kedua kiri) dan Sekda Konsel (kiri)

LS, Konsel – Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga menerima kunjungan kerja (Kunker) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari Kolonel Laut (P) A.K. Mulku Zahari di Auditorium Kantor Bupati, Jumat (25/8/2023).

Rombongan pejabat Lanal Kendari itu diterima oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga didampingi Wakil Bupati Rasyid, Sekda Hj St Chadidjah, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami ucapkan selamat datang, sebagai kepala daerah, tentunya kami sangat berterima kasih telah kembali dikunjungi oleh Lanal Kendari, semoga pertemuan ini bisa lebih mempererat silaturahmi,” ucap Surunuddin menyambut kunjungan tersebut.

Surunuddin menjelaskan bahwa Kabupaten Konsel merupakan wilayah yang memiliki garis pantai terpanjang di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Terbukti dengan adanya desa pesisir yang tersebar di Kecamatan Tinanggea, Laonti, Palangga Selatan, Lainea, Kolono, Kolono Timur, Moramo dan Moramo Utara.

“Dengan jumlah desa dan kelurahan sebanyak 351, Konawe selatan termasuk daerah yang terluas di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki segala kultur budaya, suku dan agama yang beragam,” jelasnya.

Karena itu kabupaten dengan tagline ‘Desa Maju Konsel Hebat’ itu termasuk  daerah dengan jalur lintasan yang begitu banyak bagi moda transportasi laut. Dengan adanya Pelabuhan Torobulu, Amolengu, Tinanggea, Lainea, Moramo dan Laonti adalah pelabuhan laut yang ada di wilayah Kabupaten Konsel.

“Kami berharap, dapat terjalin kerja sama dan sinergi yang baik antara Pemkab Konsel dengan Lanal Kendari, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Konsel,” harapnya.

Sementara itu Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) A.K. Mulku Zahari mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemkab Konsel yang sangat luar biasa. Pada kesempatan itu pula dirinya juga memperkenalkan jajaran pejabat Lanal Kendari.

Di hadapan Bupati dan jajarannya, dirinya mengungkapkan wilayah kerja Lanal Kendari terdiri dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara dan salah satunya adalah Kabupaten Konsel.

“Benar yang dikatakan pak bupati Kabupaten Konsel ini sangat luas dengan beraneka ragam suku, budaya dan agama, yang hidup rukun dan damai,” ungkapnya.

Disisi lain, Mulku menyambut baik harapan Pemkab Konsel. Dia mengatakan, kerja-kerja Lanal Kendari dalam membangun daerah, tak lepas dari sinergi dengan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Operasi laut yang kami lakukan, tujuannya untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna moda transportasi laut. Olehnya itu kami wajib mendukung penuh apa yang dilakukan pemerintah daerah, dalam rangka membangun sinergi,” imbuhnya.

Reporter : Is One
Editor : Agus

Lakukan Penjaringan Usulan Penelitian, BRIDA Konsel Gelar Rakor Konsultasi Kelitbangan

0

 

LS, Konsel – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) melaksanakan Rapat Konsultasi dan Evaluasi kegiatan Kelitbangan dengan tema Konawe Selatan menuju One Agency One Innovation melalui kreatifitas, invensi, riset dan inovasi yang aplikatif, bertempat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Konsel, Selasa (29/8/2023).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Sekda Konsel Hj. St Chadidjah, Kepala BRIDA Sultra Hj. Isma, Kepala BRIDA Konsel Hj. Marwiyah Tombili, dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel.

Kepala BRIDA Konsel Dr Hj Marwiyah Tombili menyampaikan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Kelitbangan ini baru kali pertama dilaksanakan BRIDA Konsel dengan tujuan melakukan penjaringan usulan penelitian untuk tahun 2024 serta melakukan evaluasi singkat terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian pada tahun-tahun sebelumnya.

“Selain menjaring usulan dari OPD terkait tema penelitian untuk 2024, melalui Rakor ini juga kami mengharapkan adanya usulan atau rencana kegiatan yang inovatif yang dapat diklaim sebagai inovasi daerah dari OPD-OPD yang kemudian akan dianggarkan pelaksanaannya pada APBD 2024,” katanya.

Bupati Konsel H Surunuddin Dangga mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya memberi dorongan kepada seluruh OPD untuk menggalakkan inovasi yang teradministrasikan secara baik. Semua ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan guna memberi kemudahan kepada masyarakat.

“Hal ini sesuai dengan harapan kita sejak transformasi Balitbangda menjadi BRIDA. Salah satunya, semua kebijakan dikaji di BRIDA. OPD tidak bisa terjebak dalam zona nyaman, inovasi ini kan mengikuti perkembangan zaman. Kalau tidak bisa mengikuti maka daerah tidak maju maju,” ucapnya.

Sementara Kepala BRIDA Sultra, Hj Isma mengapresiasi Pemda Konsel dibawah komando Bupati H Surunuddin Dangga dalam hal inovasi. Salah satu bukti nyata, Konawe Selatan daerah pertama yang mentransformasikan Balitbangda menjadi BRIDA.

“Harus diapresiasi komitmen Pemda Konsel dalam meningkatan mutu riset dan inovasi daerah. Karena Pemda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Reporter : Is One
Editor: Agus

Dinas Ketapang Konsel Launching Agro Wisata P2L dan Proyek Inovasi

0

LS, Konsel – Demi mewujudkan daerah yang swasembada pangan, maka Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Pemkab Konsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) terus berupaya melakukan inovasi dalam pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Konawe Selatan.

Baru-baru ini Dinas Ketapang yang dinakhodai oleh Setia Ningsih Mangidi, S.TP,M.AP telah meluncurkan inovasi Proyek perubahan yang diberi nama “Si Abang Tampan Asri”, (Strategi Pengembangan Agrowisata Melalui Pekarangan Pangan Lestari).

Launching proyek tersebut dihadiri oleh Sekda Konsel Hj St Chadidjah S.Sos,M.Si, Asisten I Amran Aras, Ketua TP-PKK Konsel Hj Nurlin Surunuddin SH, Ketua Kadin Konsel Adi Jaya Putra B.Bus,M.Com, Sekcam Andoolo Samrudin, Kades Bumi Raya, Para Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani Wanita (KWT), dan masyarakat, bertempat di Desa Bumi Raya, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel, Rabu,(30/8/2023).

Kadis Ketapang Setia Ningsih Mangidi menjelaskan, program Pengembangan Agrowisata melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kabupaten Konawe Selatan ini, dibuat sebagai upaya medukung program Pemerintah Daerah (Pemda) sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Konawe Selatan.

“Misi pertama yaitu Penguatan dan Pengembangan Perekonomian Berbasis Perdesaan yang Inklusif dan Berkelanjutan, selanjutnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Setia Ningsih, salah satu tujuan dari Ketapang berorientasi untuk pencapaian pemenuhan hak atas pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) ketahanan pangan nasional dan lokal.

“Pihak kami melalui program pengembangan P2L telah dilaksanakan untuk meningkatkan ketersediaan aksebilitas dan pemanfaatan pekarangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung program pemerintah tentang penanganan lokasi prioritas intervensi penurunan stunting,” katanya.

Setia Ningsih menyebut beberapa kendala dalam pengembangan program tersebut salah satunya pemanfaatan lahan pekarangan belum di optimalkan sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga tani.

“Kami berharap dengan adanya terobosan baru Strategi Pengembangan Agrowisata melalui P2L ini dapat meningkatnya pendapatan ekonomi keluarga tani serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan jumlah personal yang cukup,” harapnya.

Editor : Agus

Sekda Konsel Buka Bimtek Penerapan Aplikasi Srikandi

0

Sekda Konsel Hj ST Chadidjah

LS, Konsel – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), di salah satu hotel di Kendari, Selasa (11/9/2023).

Kegiatan yang berakhir pada Jumat (14/9) ini dihadiri oleh 36 perwakilan OPD dan 25 perwakilan kecamatan se- Kabupaten Konsel.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. St. Chadidjah, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dispuspida Syahrin Saudale, Kadis Kominfo Hidayatullah, SP., M.Si., dan seluruh peserta bimtek dengan pemateri Dra. Satriani (Arsiparis Ahli Madya).

Dalam sambutannya, Sekda Konsel Chadidjah mengatakan kegiatan seperti ini jangan dianggap remeh, jangan hanya dijadikan untuk menggugurkan kewajiban, tapi yang perlu diketahui ilmu yang nantinya akan dipelajari disini sangat berharga untuk kita petik.

“Pemkab konsel saat ini sedang mendorong penerapan SPBE sehingga setiap OPD dituntut untuk lakukan digitalisasi dan Alhamdulillah gayung bersambut untuk Dinas Perpustakaan ini sudah melaksanakan e-Arsip atau SRIKANDI,” sebut Chadidjah.

Olehnya itu, mantan Kepala BKPSDM konsel ini mengapresiasi agenda dari Dispusipda yang telah mendukung daerah dalam hal Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Harapan saya kedepannya agar semua bisa terintegrasi, agar kita tidak perlu menggunakan arsip manual lagi, tapi lebih ke digitalisasi sehingga apa yang kita tidak harapkan seperti hilang dan lebih irit dalam hal pembiayaan,” imbuhnya.

Editor : Agus

Sekda Konsel Ajak Masyarakat Lestarikan Alam Saat Penanaman Mangrove Nasional

0

Sekda Konsel (kanan) saat tanam mangrove bersama Pangdam Hasanuddin di Teluk Kendari

LS, Konsel – Penanaman Mangrove serentak dengan mengusung tema ‘Mangrove For Better Life’ yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Pertahanan RI di PIK Jakarta serta diikuti penanaman mangrove serentak di 370 titik yang berada di 37 Provinsi se- Indonesia, Senin (15/5/2023).

Salah satu titik penanaman mangrove tersebut berada di Teluk Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Hj St Chadidjah S.Sos.,M.Si., pun turut melakukan penanaman mangrove serentak tersebut. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Konsel untuk mewujudkan lingkungan hidup demi kelestarian alam.

Mewakili Pemkab Konsel, Sekda Konsel mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI di seluruh Indonesia yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan penanaman Mangrove Nasional secara serentak.

Istimewanya lagi kegiatan ini dihadiri oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi ikuti turun langsung dalam penanaman Mangrove beserta seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sultra, Bupati dan Wali Kota Se- Sultra, serta Organisasi Kemasyarakatan di Sultra.

Menurut Chadidjah, kegiatan Penanaman Mangrove Nasional secara serentak di seluruh Indonesia ini dapat memperbaiki kualitas serta mempertahankan hutan mangrove.

Untuk itu Chadidjah berharap, dengan kegiatan ini dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove, baik secara fisik, ekologi, dan ekonomis.

Mengingat wilayah daratan Kabupaten Konsel dengan luas 451.420 Ha atau sekitar 11,83 persen dari luas wilayah daratan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konsel juga memiliki wilayah perairan (laut) dengan luas kurang lebih 9.368 km2 dengan panjang pantai keseluruhan termasuk pulau-pulau kecil yaitu kurang lebih 200 Km.

“Selain jazirah tenggara Pulau Sulawesi, Konawe Selatan memiliki pulau kecil yang memiliki potensi pengembangan pariwisata yang menjanjikan, antara lain Pulau Hari, Pulau Senja dan kawasan wisata bahari Namu,” terang Chadidjah.

“Olehnya itu, dikesempatan ini saya mengajak masyarakat Konsel dalam membantu program pemerintah dalam mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup, yang bertujuan untuk keseimbangan antara manusia dengan alam serta mengurangi dampak pemanasan global,” imbuhnya.

Mantan Kadis Perindag Konsel ini mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menggaungkan dan juga merealisasikan semangat gerakan menanam pohon.

“Upaya penanggulangan bukan hanya pada tanggap darurat saja, namun yang tak kalah penting adalah hal yang bersifat komprehensif. Olehnya itu langkah menaman pohon saat dini bisa dilakukan pada banyak kesempatan untuk kepentingan masa depan anak cucu kita nantinya,” pesannya.

Editor : Agus

Setelah Resmi Dibentuk, Pengurus PWI Konsel Serahkan Salinan SK di Kesbangpol

0

Ketua PWI Konsel (kiri tengah) serahkan SK kepada Kepala Kesbangpol (kanan tengah)

LS, Konsel – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menerima salinan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe Selatan, Rabu (20/09/2023).

Penyerahan salinan SK pengurus PWI Kabupaten Konawe Selatan oleh Ketua PWI Herman didampingi Sekretaris Sopyan Hadi dan sejumlah jajaran pengurus yang diterima langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Konsel Muh Taufiq Amin Lar didampingi Kepala Bidang Sospol Khalik Sondeng.

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, salinan SK Pengurus PWI Kabupaten Konawe Selatan resmi kami terima untuk selanjutnya dicatat dan menjadi organisasi resmi yang terdaftar di Kantor Kesbangpol Konsel,” ucap Muh Taufiq Lar.

Menurut Taufiq dengan adanya salinan SK Kepengurusan PWI Konsel akan menjadi bagian dari mitra pemerintah dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemerintahan dan pembangunan di Konsel.

“Ini merupakan langkah maju dengan adanya organisasi wartawan melalui PWI Kabupaten Konsel. Tentunya dengan adanya wadah ini, akan menjadi salah satu lembaga yang dapat bekerjasama dengan seluruh stake holder, khususnya dalam menyampaikan informasi atau berita melalui media,” katanya.

Mantan Kepala Bagian Humas Setda Konsel ini juga menambahkan, kemitraan ini akan terus ditingkatkan dan menjadikan daerah Konsel akan lebih dikenal melalui informasi dan berita yang disampaikan wartawan dan PWI.

“Tentunya kami sangat mendukung dengan kinerja wartawan, termasuk kepengurusan PWI Konsel melalui program kerjanya,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua PWI Konsel Herman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Konsel melalui Badan Kesbangpol yang telah resmi menerima dan mendukung keberadaan Organisasi PWI Konsel.

“Terima kasih atas penerimaan kami sebagai salah satu organisasi di Badan Kesbangpol Konsel. Tentunya, kami juga akan memberikan yang terbaik bagi Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

(Redaksi)

PPWI dan LSP Pers Indonesia Teken MoU di Kantor DPD RI

0

 

LS, Jakarta – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) bakal menggelar Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) di seluruh Indonesia melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Indonesia. Pada tahap pertama PPWI menargetkan 1000 anggotanya sebagai peserta.

Menindaklanjuti rencana tersebut,  Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PPWI Wilson Lalengke dan Ketua LSP Pers Indonesia Hence Mandagi meneken Memorandum of Understanding  atau kesepakatan kerjasama pada Selasa (19/9/2023) di Ruang Rapat Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Senayan, Jakarta.

Penandatanganan MoU antara PPWI dan LSP Pers Indonesia ini difasilitasi Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi yang juga menjabat Sekretaris Jenderal DPN PPWI. Senator asal Aceh ini mengatakan, pihaknya baru saja mengadakan rapat dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie dan telah memaparkan tentang PPWI, perkembangan citizen journalism, dan LSP Pers Indonesia terkait sertifikasi wartawan.

“Beliau mendukung rencana PPWI melaksanakan SKW di LSP Pers Indonesia. Namun Pak Menteri juga meminta kita memberi ruang bagi pelaksanaan UKW (versi Dewan Pers) yang sudah jalan selama ini,” ujar Fachrul saat membuka acara penandatanganan MoU PPWI dan LSP Pers Indonesia.

Usai penandatanganan MoU, Ketum PPWI Wilson Lalengke mengatakan bahwa PPWI siap melaksanakan sertifikasi terhadap wartawan dan pewarta warga, baik anggota PPWI maupun pewarta warga dari masyarakat umum lainnya. “Asesor penguji dari LSP Pers Indonesia berlisensi BNSP harus siap karena peserta yang akan mengikuti cukup banyak,” tutur Wilson Lalengke.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LSP Pers Hence Mandagi yang didampingi Ketua Dewan Pengarah  Soegiharto Santoso, General Manager Meytha Kalalo, dan Manajer Administrasi LSP Pers Indonesia Tri Cahyandi, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan PPWI memilih LSP Pers Indonesia mensertifikasi anggota PPWI di seluruh Indonesia.

“Kami siap bekerja sama dengan PPWI melaksanakan SKW bagi angggota dan pengurus PPWI. Terima kasih juga kepada Fachrul Razi dan DPD RI yang sudah menyiapkan tempat terhormat bagi kami untuk teken MoU bersama PPWI,” ujar Hence Mandagi yang juga menjabat Ketum DPP Serikat Pers Republik Indonesia.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia menyampaikan salut dan bangga kepada Fachrul Razi yang mau menyampaikan aspirasi wartawan dan LSP Pers Indonesia kepada Menkominfo Budi Arie terkait permasalahan pers dan sertifikasi wartawan.

Selain Ketum PPWI, pada kesempatan ini juga hadir jajaran PPWI Pusat, Eva Susanti (Sekretariat PPWI), Ujang Kosasi, SH dan H. Alfan, SH (Tim PH PPWI). Selain itu terlihat hadir juga pengurus dan anggota PPWI dari beberapa daerah anatra lain Dede Nurcahya dan Neneng JK (PPWI Karawang), Asriel Johan Tatande (PPWI Sangihe), Edwin Waturandang, Dedy Nahli, dan Eva Andryani (PPWI Jakarta), serta Rahmat Pangabean dan Desi Ani Ginting (PPWI Riau). Sementara itu dalam acara ini juga hadir menyaksikan penandatanganan MoU dari pihak luar, yakni Herry Setiawan, SH (Dewan Pendiri Aliansi Keluarga Pers Indonesia ), D. Setiawan dan Nawawi (warga Karawang).

Reporter : Chandra Saputra

Resmi Terbentuk, Pengurus PWI Kabupaten Konawe Selatan Dikukuhkan

0

Pengurus PWI Konsel

LS, KONSEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) resmi terbentuk dan dikukuhkan oleh Ketua PWI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), bertempat di Hotel Wonua Monapa, Ranomeeto, Senin (18/9/2023).

Pengukuhan dan pelantikan tersebut dihadiri oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, para pimpinan OPD Kabupaten Konsel, dan jurnalis.

Ketua PWI Sultra Sarjono menyampaikan bahwa tujuan terbentuknya PWI Kabupaten Konsel ini untuk mendorong iklim informasi yang sehat dan baik di kalangan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan.

Penyerahan Pataka PWI Konsel oleh Sarjono (kanan) kepada Ketua PWI Konsel Herman (kiri)

Oleh karena itu, PWI Konsel harus membangun kolaborasi bersama pihak manapun, baik stakeholder yang ada di Konsel maupun masyarakat.

“PWI harus bisa mewadahi aspirasi teman-teman, tidak hanya pada pemerintah atau DPRD tapi juga menjalin komunikasi baik dengan masyarakat,” ucapnya.

Sarjono menyampaikan tantangan profesi wartawan adalah membantu memberikan informasi yang valid dan masyarakat lebih mempercayai media mainstream ketimbang informasi yang ada di sosial media.

“Tantangan kita bagaimana kebenaran informasi yang diterima oleh masyarakat. Kita berharap dengan hadirnya organisasi PWI Konsel, bisa meningkatkan kapasitas wartawannya. Jika anda menemukan berita itu di media maka itulah yang benar, bukan kemudian lebih mempercayai sebaran informasi melalui sosial media,” imbuhnya.

Penyerahan SK Pengurus oleh Ketua PWI Sultra (kanan) kepada Ketua PWI Konsel (kiri)

Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo mengatakan, pengukuhan pengurus PWI Konawe Selatan ini perlu mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Daerah dan stakeholder di Konawe Selatan.

“Karena dengan adanya wadah wartawan melalui PWI, tentunya sudah ada lokus tempat seluruh wartawan berhimpun untuk membantu pemerintah dalam membangun Konsel melalui berita yang disajikan,” kata Irham.

“Sebagai Ketua DPRD Konsel, tentunya sangat mendukung terbentuk dan dikukuhkannya organisasi PWI di Kabupaten Konawe Selatan. Kami siap menjadi mitra dan saling bantu membantu dalam membangun Konsel,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konsel Surunuddin Dangga menyampaikan, jurnalis merupakan mitra strategis pemerintah daerah.

Para jurnalis yang tergabung dalam kepengurusan PWI Konsel ini adalah rekan kerja yang membantu pemerintah dalam membangun daerah Konsel yang berbasis ekonomi.

“Kepada Ketua PWI, sesungguhnya kita ini saling membutuhkan. Sebenarnya kita ini adalah mitra strategis,” katanya.

Di era digitalisasi sekarang ini, peran media sangat besar. Oleh karenanya, Bupati dua periode itu mengajak kepada PWI Konsel untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam hal-hal yang positif.

“Pemerintah pusat mendorong daerah untuk selalu melakukan inovasi demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

(Redaksi)

14 Hari Operasi Zebra Anoa 2023 di Wilayah Hukum Polres Konsel, Berikut Paparan Kabag Ops

0

Kabag Ops AKP Ismail Pali

LS, Konsel – Operasi Zebra Anoa 2023 telah berakhir pada 17 September 2023 yang lalu. Diketahui bahwa Operasi Kepolisian tersebut dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 4 sampai dengan 17 September 2023.

Kabag Ops Polres Konsel AKP Ismail Pali, SH, MM selaku Pengendali Operasi saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa hasil pelaksanaan Operasi Zebra 2023 Polres Konsel meliputi : 23 pengendara di lakukan tindakan tilang , 145 pengendara diberikan teguran secara lisan oleh petugas pelaksana operasi dilapangan.

Sementara itu dalam penjelasanya , Kabag Ops mengatakan bahwa untuk kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi yakni terjadi 8 Kasus dengan Korban Meninggal Dunia tidak ada, Korban luka berat 4 orang, korban luka ringan 6 orang dengan kerugian material sekitar Rp. 11.900.000, ( Sebelas Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah ).

” Dari 8 Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut didominasi pengendara kendaraan roda dua dengan jumlah 11 pengendara sedangkan untuk kendaraan roda 4 sebanyak 4 kendaraan ” Ujar Kabag Ops.

Selain itu, Mantan Kasat Resnarkoba tersebut menyampaikam bahwa selain tindakan tilang dan teguran, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Anoa 2023 Polres Konsel juga memberikan imbauan kepada warga masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Selama pelaksanaan Operasi Zebra Anoa 2023, Personel yang terlibat dalam operasi juga memberikan imbauan kepada pelajar dan masyarakat berkaitan dengan pentingnya keselamatan berkendara ” Ujar Kabag Ops.

Reporter : Is One