Beranda blog Halaman 25

Halal Bi Halal yang di Inisiasi 3 Karang Taruna Desa Ruksamin Turut Hadir

0

Lintangsultra.Com – Karang Taruna Desa Matabura Lalobonda Dan Wawohine, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, menggelar acara Halabihalal sebagai kegiatan tahunan secara bersama dalam rangka menyabut Idul Fitri 1445 Hijriah, sebagai wahana sambung silaturahmi antara pemuda dan warga tiga desa.Minggu(21/04/2024).

Kegiatan yang bertempat didesa wawohine, dihadiri oleh beberapa tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama, bahkan berdasarkan pantauan awak media nampak kehadiran Bupati Konawe Utara Bapak Dr.Ir.H Ruksamin,ST.,M.Si.,IPU.,ASEAN.Eng, yang akrab dengan sapaan Ruksamin.

Dalam sambutannya Ruksamin menuturkan bahwa kehadirannya dalam Acara halalbihalal karang taruna desa Matabura,lalobonda dan wawohine sebagai bentuk sambung silaturahmi dan memenuhi undangan karang taruna, mengingat di kecamatan Amonggedo juga terdapat beberapa keluarga yang telah disambangi.

Terlebih dari itu Ruksamin juga menyampaikan banyak Trimakasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Amonggedo terkhusus Desa Matabura, lalobonda dan wawohine karena telah memenangkan kader Partai Bulan Bintang(PBB), yaitu ibuk Nur Ponirah,S.sos.,M.Si sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Usai menyampaikan sambutan, Ruksamin mewakili Nurponirah, S.sos., M.Si. yang tidak berkesempatan hadir, menyerahkan secara simbolik cinderamata seperangkat alat kesenian musik kepada karang taruna desa Matabura, lalobonda dan wawohine sebagai sarana pengembangan sumberdaya manusia dibidang kesenian musik.

Dalam kesempatan tersebut Ruksamin berharap agar kiranya pemuda yang aktif dalam lembaga karang taruna dapat terus mengambangkan potensi sumberdaya manusia dan potensi sosial, menjadi pelopor pengembangan daerah sehingga kedepannya bisa selaras dengan program-program pemerintah.

Laporan. Nandar

Red.  Bung Her

Pemerintah Desa Watudemba Resmi Salurkan BLT-DD 37 KPM.

0

Lintangsultra.Com,Konsel –  Pemerintah Desa Watudemba Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe selatan resmi menyalurkan Bantuan langsung tunai (BLT) Kepada 37 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berlangsung di Balai Desa Watudemba beberapa Minggu lalu saat dikonfirmasi oleh Media Lintangsultra.Com pada hari ini Minggu, (21/4/2024).

Kegiatan Penyaluran BLT oleh Pemerintah Desa Watudemba Turut hadir dari Unsur Pemerintah Kecamatan,Pendamping Lokal Desa, BPD dan Perangkat Desa lainnya serta Masyarakat.

Penyaluran BLT di laksanakan dalam 1 Tahun terhitung mulai bulan Januari sampe Bulan Desember 2024, serta besaran nominal BLT dalam setiap bulannya adalah Rp. 300.000.

Sementara Pemerintah Desa Watudemba Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan telah usai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhitung Januari, Februari,maret. Kepada sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total nominal Rp. 900.000 Per KPM. Terhitung dari Januari, Februari dan Maret.

Sementara Pihak Pemerintah Kecamatan Palangga saat di wawancara oleh media LS melalui Via Watsap kepada Kasi Pemerintahan yang akrabnya sdr. Andri menyampaikan bahwa proses Penyaluran BLT Dana Desa ini harus benar-benar telah tervalidasi datanya dan jelas penerima manfaat serta betul-betul tepat sasaran. “Terangnya.

Kemudian dari pada itu”Untuk Desa Watudemba telah menyalurkan BLT Dana Desa sebelum lebaran kami dapat pastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah membelanjakan Dananya untuk kebutuhan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Tahun 2024.” Pungkasnya.

Ditempat terpisah Ketua BPD Desa Watudemba Irpan Nuzul Salim, berharap kiranya pendistribusian BLT Dana Desa ini sekiranya mereka dapat terbantuhkan untuk kebutuhan mereka dan dapat menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.” Tutupnya.

Laporan. Bung Her

Halal Bi Halal Bupati Konsel Serahkan Bantuan Ratusan Juta Terhadap PP Minhajut Thullab.

0

Lintangsultra.Com – KONAWE SELATAN – Hadir dalam acara Halal Bi Halal Bupati Konawe Selatan (Konsep) H Surunuddin Dangga Menyerahkan Bantuan uang sebanyak 150 juta kepada Pondok Pesantren (PP) Minhajud Thullab Andoolo Utama Kecamatan Buke. Sabtu, 20/4/2024.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pembina PP Minhajud Thullab KH Wildan Habibi yang disaksikan oleh ketua Nahdlatul Ulama Konsel Samsul Huda beserta para undangan dalam kegiatan tersebut.

Bupati Konawe Selatan H Surunuddin Dangga menyampaikan, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah Konawe Selatan dalam mendukung peningkatan pendidikan disektor keagamaan pihaknya akan terus berupaya memaksimalkan dukungan terhadap pesantren yang ada di Konawe Selatan.

“Pemerintah daerah hari ini menyerahkan bantuan ke pondok pesantren Minhajud Thullab, pesantren ini adalah satu dari 20 pondok pesantren yang telah resmi terdata di Konawe Selatan dan kita bantu, untuk pesantren yang lain nanti kita agendakan tersendiri penyerahannya,” Ucap Surunuddin sembari menyerahkan bantun secara simbolik.

Dihadapan masyarakat bupati dua periode ini menjelaskan daerah Konsel yang terdiri dari beragam etnis yang mendiaminya akan terus terjaga bilamana kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam merawat keberagaman terjalin dengan harmonis.

“Konawe Selatan adalah wilayah terluas di Sulawesi Tenggara dengan beragam etnis, pandai-pandai kita bersyukur untuk merawat keberagaman dan kebersamaan ini, dalam momen ini saya sampaikan untuk pondok pesantren di Sultra, Konawe Selatan lah terbanyak sehingga komitmen kami untuk membantu pendidikan guna menciptakan generasi penerus yang unggul selalu kami utamakan,”katanya

Diketahui juga, selain bantuan pondok pesantren, pemerintah daerah setiap tahunnya juga memberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Konawe Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Bupati Konawe Utara Ruksamin, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, Ketua Muslimat NU Sulawesi Tenggara dan sejumlah tokoh masyarakat dan ulama.

Laporan. Chan

Red. Bung Her

Kelompok Pedagang Kuliner MTQ Kendari Melakukan Aksi Protes atas Kebijakan Pemerintah Kota Kendari.

0

Lintangsultra.com-Kendari, Ketidakpastian pengelolaan terhadap kawasan MTQ Kota Kendari kini mulai berdampak pada ratusan pedagang yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di lokasi tersebut. Mata pencaharian pedagang terancam mati.

Selasa, 16 April 2024, para pedagang bersatu menyuarakan ketakutan mereka atas tindakan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang meminta para pedagang untuk mengehentikan aktivitas perdagangan dan jasa di Kawasan MTQ.

Parahnya lagi, Pemkot Kendari melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol Pp) meminta kepada setiap pedagang untuk membongkar bangunan mereka karena terindikasi melakukan pembangunan tanpa Persetuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Keterangan Rencana Kota (KRK), Persetujuan Lingkungan, dan Persetujuan Bangunan Gedung pada lokasi sekitaran Lapangan Eks MTQ Kendari Jalan Abunawas, Jalan Tebaununggu, dan Jl. Abdulah Silondae berupa bangunan kios.

Langkah Pemkot Kendari tersebut tertuang jelas pada surat berkop Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan ditandatangani Kabid Penataan Ruang Abdi Prawira ST MT, yang diberikan ke setiap pedagang.

Olehnya itu, para pedagang mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, meminta keadilan.

Mengapa Pedagang ke Dewan Sultra?

Bukan tanpa alasan, para pedagang langsung mendatangi para wakil rakyat yang duduk di Dewan Sultra itu. Sebab, sepengetahuan pedagang pengelolaan dan kewenangan atas kawasan MTQ berada ditangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Ketua Asosiasi Pedagang Kuliner Tugu Religi Kota Kendari, Adiyanto Saputra mengatakan di tahun 2017 lalu, Pemprov Sultra pernah melakukan penertiban dan penataan kawasan tugu religi. Dimana dalam surat bernomor 002.4/3525 yang ditujukan kepada Pengurus Asosiasi Pedagang Kuliner Tugu Religi tertuang beberapa point, diantaranya ialah para pedagang kuliner yang berada diluar pagar agar segera masuk kedalam kawasan tugu religi, serta dalam penertiban dan penataan pedagang kuliner mengikuti petunjuk Sat Pol Pp Sultra.

“Ini surat tahun 2017 yang ditandatangani Wakil Gubernur saat itu Pak H M Saleh Lasata, itu membuktikan bahwa kewenangan berada di Provinsi, bukan di kota,” Ujarnya.

Untuk itu, kata Adiyanto Saputra kedatangan mereka ke Dewan Sultra untuk mengadu dan meminta solusi.

“Kita bukan tidak mau, tapi harus jelas ini mau dibuat apa kawasan MTQ, kami minta solusi, ” Katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sultra, Sudirman mengatakan Dewan Sultra akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan ini dengan mengundang Pemerintah Kota Kendari, dan Pemprov Sultra.

“Selasa depan (23, April 2024) kita akan gelar RDP, kita akan undang Asosiasi Pedagang, Pemkot Kendari, Pemprov Sultra, kita akan diskusikan persoalan MTQ, ” katanya.

Sudirman menambahkan Dewan akan mencarikan solusi terbaik dari persoalan ini sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Intinya yakin dan percaya kami (Dewan) akan hadirkan solusi yang terbaik. Kami ingin yang berjualan tetap berjualan, dan MTQ di tata dengan bagus,” Tuturnya.

Ditanya mengenai kewenangan atas pengelolaan Kawasan MTQ, Sudirman mengatakan sepengetahuan Dewan berada ditangan Pemprov Sultra.

“Setahu kami kawasan tugu religi masih kewenangan Provinsi Sultra,” Ungkapnya

Laporan. Chan

Red. Bung Her

Asmawa Tosepu – Yudhianto Mahardika Kompak Ambil Formulir Calon Wali Kota Kendari di Partai Demokrat

0

Kendari – lintangsultra.com Bakal Calon Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika resmi mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Demokrat Kota Kendari di CitraLand, Senin (15/04/2024).

Pengambilan berkas formulir pendaftaran masing-masing diwakili Liasion Officer (LO) La Ode Muhrim Bay (LO Asmawa Tosepu) dan Sastra Alamsyah (LO Yudhianto Mahardika).

La Ode Muhrim Bay selaku LO Bacalon Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, pengambilan berkas pendaftaran Bacalon Wali Kota Kendari merupakan bentuk kesiapan bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Kendari November 2024.

“Asmawa siap maju untuk bertarung di Kota Kendari. Saat ini kami baru (ambil formulir) di Partai Demokrat. Sebentar jam satu (Hari Ini 15/04) kita ambil (formulir pendaftaran) di PDI Perjuangan,” ungkap La Ode Muhrim Bay.

Terkait pencalonan (koalisi) Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika pada Pilwali Kendari, La Ode Muhrim Bay mengaku saat ini kedua bacalon masih saling menjajaki dan masih menunggu hasil survei. “Kami masih saling menjajaki. Nantikan ada lembaga survei yang lihat,” ujarnya.

Senada, Sastra Alamsyah selaku LO Bacalon Wali Kota Kendari Yudhianto Mahardika mengatakan, pengambilan formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Demokrat menjadi sebuah penegasan bahwa Yudhianto Mahardika siap tarung di Pilwali 2024.

“Ini (pengambilan formulir pendaftaran) menegaskan kembali bahwa Yudhianto Mahardika siap untuk bertarung di Pilwali tahun ini,” ungkap Sastra Alamsyah.

Lanjut dia, saat ini Yudhianto Mahardika sudah membangun komunikasi dengan beberapa Partai Politik (Parpol) untuk memantapkan kesiapannya bertarung di Pilwali Kota Kendari.

“Kita sudah komunikasi dengan beberapa parpol dan sudah ada 14 kursi yang membackup kita. Kami optimis bisa memenangkan Pilwali,” pungkas Sastra Alamsyah.

Rilis:Tim
Reporter: Eki Edriawan

Polda Sultra Amankan 1 Paket Ganja Kering, siap Edar dengan Berat 3 Kg di Kantor JNT Potoro Konawe Selatan

0

Lintangsultra.Com Konawe Selatan – Pemerintah terus mensosialisasikan potensi berbahaya dari penyalahgunaan narkotika dan bahan berbahaya (narkoba). Karena berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan menjelaskan bahwa Narkotika dan sejenisnya adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Anggota polda sulawesi tenggara menyita 1 bal paket ganja kering yang di bungkus rapi berbentuk kotak dalam kondisi tersegel senin, (8/4/2024)

Pemeriksaan isi kotak tersebut dilakukan ditempat pengiriman barang yaitu kantor JNT Potoro Konawe Selatan.

Menurut keterangan Jumbrin pada Media Lintangsultra.Com selaku supervisor JNT, paket ini salah alamat karena yang tercantum dalam keterangan tulisannya tujuannya Palangga Goa Makassar,” entah mengapa bisa tercecer sampai ke JNT cabang Potoro.”Tuturnya

Lanjut Ia Sampaikan masih Jumbrin Paket tersebut ini dikirim dari Medan. Untuk seseorang di daerah Palangga Goa, kemungkinan karena di sini ada nama wilayah kecamatan Palangga sehingga tercecer sampai kesini,”Terangnya

Paket tersebut yang berisi Ganja kurang lebih 3 Kg telah diamankan oleh Petugas Kepolisian,”Tutupnya

Berita ini terbit belum dapat dikonfirmasi oleh Pihak Kepolisian.

Laporan. Chan
Red. Bung Her

Jelang Hari Raya Idul Fitri Pemdes Asembu Mulia Salurkan Kepada 8 Orang KPM.

0

Lintangsultra.com – Konawe Selatan, Pemerintah Desa Asembu Mvulia melaksanakan program pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2024 untuk 3 bulan berjumlah sebesar RP. 1.200,000 (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah), kepada 8 Orang KK penerima manfaat (KPM), dilaksanakan tepatnya dibalai Desa Asembu Mulya Kecamatan Buke Kabupaten Konawe selatan (Konsel) rabu,5/4/2024.

Penyaluran BLT ini bertujuan agar Dana Desa dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu, khususnya untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sesuai program pemerintah pusat.

Yudhi Haji Ismoyo selaku kepala Desa Asembu Mulya, Menyampaikan kepada masyarakat penerima Dana Bantuan BLT agar Dapat dipergunakan membantu meringankan beban keluarga dijelang hari raya idul fitri 1445H, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan.

Kegiatan ini dihadiri , Pemerintah Desa Asembu Mulia, Babinkantibmas,pendamping Desa dan Keluarga Penerima Manfaat.”Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Yhudi haji ismono S.Sos selaku kades.”Mungkin perlu di ketahui, bahwa untuk menetapkan
Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa ini dibahas melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan ditetapkan dengan peraturan Kepala Desa.”Tutupnya

Laporan. Chan

Red. Bung Her

FMWKM Sesalkan Dugaan Penyalah Gunaan Dana Desa Oleh Kades Wonua Kongga Tak di Proses Hukum.

0

Lintangsultra.Com – Konsel, Fron Masyarakat Wonua Kongga Menggugat (FMWKM) minta kejelasan kepada Aparat Penegak Hukum(APH), Mengenai proses penegakan hukum dugaan penyalah Gunaan Dana Desa (DD) di desa Wonua Kongga, kecamatan Laeya, kabupaten Konawe Selatan.

Sekelompok masyarakat desa Wonua Kongga terpantau telah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa hingga pelaporan di kantor Inspektorat dan kantor kejaksaan negeri kabupaten Konawe Selatan atas dugaan penyalah Gunaan Dana Desa oleh kepala desa Wonua Kongga dengan nominal kurang lebih 161.929.709(seratus enam puluh satu juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus sembilan ripiah).

Pasalnya aksi unjukrasa masyarakat Wonua Kongga di dasari oleh keresahan masyarakat yang menduga banyak terjadi penyalahgunaan Dana Desa, yang mana hasil laporan pertanggung jawaban Desa tidak sesuai realisasi ataupun fakta dilapangan.

La diyamu selaku jendaral lapangan aksi menuturkan bahwa, pihaknya telah melakukan investigasi lapangan terhadap program Desa Wonua kongga tahun Anggaran 2020 sampai 2022, terdapat beberapa temuan seperti program Padat Karya Tunai Desa(PKTD) yang diduga Fiktif, pembangunan Jalan Usaha Tani(JUT), program Ketahanan Pangan yang tidak sesuai antara LPJ dan realisasinya.

Berdasarkan temuan tersebut pihaknya lalu berinisiatif untuk melaporkan dan meminta Audit khusus kepada pihak inspektorat Konawe Selatan, namun setelah 4 bulan berproses belum ada kejelasan mengenai kasus tersebut, sehingga masyarakat yang mengatas namakan FMWKM melakukan aksi unjukrasa meminta tindak lanjut hasil audit khusus.

berdasarkan dari hasil investigasi atau audit khusus oleh Tim Aaparat Pengawasan Internal Pemerintah(APIP), La diyamu membeberkan ada kerugian negara atau daerah sebesar kurang lebih 161.929.709(seratus enam puluh satu juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus sembilan ripiah).

Namun sangat di sayangkan pihak kejaksaan tidak melanjutkan proses hukum dengan dasar pihak Kades telah melakukan pengembalian ke kas Desa sebelum di lakukannya penyelidikan, hal tersebut dikarenakan inspektorat telah memberi rekomendasi pengembalian sebelum dilakukan nya penyidikan oleh kejaksaan negeri Konawe Selatan.

“saya menyayangkan padahal sudah terbukti adanya kerugian negara atau daerah tetapi pihak APH sampai hari ini tekesan lemah dalam menegak proses hukum di Konawe selatan selain dugaan penyalah Gunaan Dana Desa masih ada kami duga penyalah Gunaan Dana dari perusahaan atau (CSR) yang belum direalisasikan secara penuh oleh Kades Wonua Kongga”.Tandasnya

Sampai berita ini terbit pihak Kepala Desa tersebut belum bisa terkonfirmasi.

Laporan. Nandar

Jelang Idu Fitri, Bupati Surunuddin Pimpin Apel Gelar Pasukan ‘Ketupat Anoa 2024’

0

Lintangsultra.Com – Konawe Selatan Dalam rangka persiapan mengamankan perjalanan arus mudik dan balik selama momentum hari raya Idul Fitri, Bupati H Surunuddin Dangga Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat yang diselenggarakan Polres Konawe Selatan bersama seluruh stakeholder terkait.

Pelaksanaan operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dilakukan di lapangan Kantor Bupati, Rabu (3/4/2024).

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, Dandim 1417 Kendari, Kajari Konsel, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Petugas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Bupati H Surunuddin Dangga selaku pimpinan apel, membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

“Survei Indikator menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 meningkat menjadi 89,5%, naik 15,7% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan apresiasi masyarakat atas upaya bersama dalam pengamanan arus mudik yang harus dipertahankan dan ditingkatkan”, katanya.

Operasi ini melibatkan 5.784 pos, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, yang tersebar di jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. Pelayanan prima dan pengamanan optimal diharapkan dapat diberikan melalui pos-pos tersebut.

Surunuddin menambahkan, selain mengamankan lalu lintas dan kamtibmas, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga harus terjaga. Koordinasi antar-stakeholder harus ditingkatkan untuk menjaga stok dan harga tetap stabil. Komunikasi publik yang efektif juga menjadi fokus, dengan menyediakan informasi yang diperlukan melalui berbagai saluran komunikasi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan nyaman.

“Semua upaya tersebut diharapkan dapat menghasilkan “mudik aman, ceria, penuh makna”, serta mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat selama momentum hari raya Idul Fitri,” harapnya.

Kepada seluruh personel pengamanan dan stakeholder terkait, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam mendukung Operasi Ketupat 2024. Sinergi antar-stakeholder terkait diharapkan menjadi kunci keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia juga mengucapkan “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H” kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga kita mampu mendapatkan ampunan dan menyambut hari kemenangan dengan hati yang suci.

Mengakhiri amanat Kapolri tersebut, bupati dua periode itu mengatakan, sinergisitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.

Sementara itu, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo mengatakan, untuk Konawe Selatan akan ada 4 pos pengamanan yang tersebar di titik keramaian seperti pelabuhan dan wilayah pariwisata.

“Satu pos di punggaluku dan di anduna, kemudian 1 pos pelayanan pariwisata di Air terjun moramo dan 2 pos pelayanan terpadu di pelabuhan torobulu dan pelabuhan amolengo, ” jelasnya

AKBP Wisnu juga menerangkan jumlah personil yang akan dilibatkan dalam operasi Ketupat ini sebanyak 112 dari Polri dan 60 orang dari stekholder terkait.

“Sebanyak 112 orang personil Polri kami siapkan dan 60 orang dari stekholder terkait seperti TNI, Dishub, BPBD, Damkar, Satpol-PP dan Pihak Nakes serta pihak dari masyarakat,” terangnya

Dirinya berharap, arus mudik dan balik untuk wilayah Konawe Selatan dapat diminimalisir keamanannya terutama di dua pelabuhan.

“Untuk para pemudik kami Imbau untuk mencari informasi yang benar agar tidak mendapatkan kendala di jalan, jika ada permasalahan jangan sungkan untuk segera hubungi kami, Polres selalu presisi dalam melayani, ” Pungkas Wisnu Wibowo dalam wawancara di media ini.

Laporan. CHAN

RED. Bung Her

Ketua DPW Partai Perindo Tuai Apresiasi Dari Sejumlah Masyarakat Kota Kendari.

0

Lintngsultra.com – Sejumlah masyarakat kota Kendari apresiasi beberapa program unggulan dan kinerja Ir. Afdal.ST sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah, Sulawesi Tenggara, Partai Persatuan Indonesia(PERINDO).(03/04/2024)

Apresiasi tersebut di bahas dalam agenda buka bersama, oleh beberapa tokoh masyarakat yang bertempat di salah satu rumah warga, tepatnya di Kota Kendari, Ke camatan Wua-Wua, Kelurahan Wua-Wua.

pasalnya dalam agenda buka bersama tersebut beberapa masyarakat mengungkapkan apresiasinya mengenai program pembangunan Jalan Usaha Tani(JUT) yang telah terealisasi di beberapa daerah itu membuktikan bahwa pak Afdal betul-betul memprioritaskan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat tani.

selain itu program pendidikan kepada sejumlah mahasiswa menggunakan dana pribadi pak Afdal, yang telah terealisasi di beberapa daerah telah membuktikan bahwa beliau peduli terhadap pengembangan sumberdaya manusia di Sulawesi tenggara.

sehingga sosok pemimpin seperti ini yang sangat di butuhkan oleh masyarakat Sulawesi tenggara, muda, visioner dan memahami tentang kebutuhan kesejahteraan masyarakat terkhusus di kota Kendari.

masyarakat pun mengharapkan agar kiranya pak Afdal dapat terus menjadi sosok pemimpin yang amanah dan bisa menjembatani setiap aspirasi masyarakat Sulawesi tenggara, terkhusus, kota Kendari di kecamatan wua-wua kelurahan wua-wua.”Tandasnya

Laporan. Nandar

Red. Bung Her