Beranda blog Halaman 14

Gencarkan Edukasi Inklusi Keuangan, Masyarakat Konsel Diajak Kelola Finansial Dengan Bijak

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor keuangan, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berkomitmen mendorong inklusi keuangan yang mudah diakses dan aman

Sehingga diharapkan taraf hidup masyarakat Konsel yang kaya akan sumber daya alam dan potensi ekonomi lokal dapat terus meningkat.

Sebagai langkah nyata, Pemkab Konsel melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Hotel Qubah 9 Kendari pada 11-13 November 2024.

Dalam acara tersebut, Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, H. Maharayu, menekankan pentingnya pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Ia menjelaskan bahwa literasi keuangan akan membantu masyarakat membuat keputusan finansial yang bijaksana serta melindungi mereka dari risiko utang yang merugikan.

“Melalui peningkatan literasi keuangan, masyarakat akan lebih mampu dalam merencanakan keuangan mereka, menghindari jebakan utang, dan memanfaatkan berbagai layanan keuangan yang tersedia,” ujarnya.

Maharayu menambahkan, kegiatan ini melibatkan berbagai narasumber dari sektor keuangan, termasuk OJK yang memiliki peran besar dalam memberikan kebijakan untuk mendukung perkembangan keuangan di daerah. Bursa Efek Indonesia juga hadir untuk memperkenalkan bahwa pasar modal tidak hanya untuk investor besar, tetapi dapat menjadi pilihan investasi bagi masyarakat luas yang ingin meningkatkan pendapatan secara aman.

Selain itu, lembaga perbankan di Konsel turut mendukung dengan menyediakan akses perbankan bagi masyarakat, melalui layanan pembiayaan mikro, kredit usaha rakyat, dan berbagai program tabungan. Dengan kemudahan akses ini, diharapkan semakin banyak warga yang menggunakan layanan keuangan formal untuk mengembangkan ekonomi mereka.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka aktif bertanya mengenai produk keuangan, terutama dari kalangan UMKM dan pedagang lokal. Maharayu mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya layanan keuangan formal dan mendorong mereka lebih aktif dalam mengelola keuangan.

“Kami berharap dari usia dini, anak-anak Konsel terbiasa menabung, sehingga hal tersebut menjadi kebiasaan baik yang terus dibawa hingga dewasa. Dengan peningkatan literasi keuangan, kita bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Konsel,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Konsel, Roslina Ilyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah-sekolah, asosiasi UMKM, dan asosiasi pedagang di Konsel. Acara juga menghadirkan narasumber dari OJK Sultra, Bursa Efek Indonesia Sultra, Bank Sultra cabang Konsel, serta lembaga keuangan lain yang beroperasi di wilayah tersebut.

Roslina menuturkan, acara ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional, termasuk Peraturan Presiden No. 114 Tahun 2020 dan kebijakan daerah, serta Surat Keputusan Bupati Konawe Selatan tentang pembentukan TPAKD.

“Optimalisasi literasi dan inklusi keuangan perlu terus digalakkan agar terbentuk sinergi yang lebih aktif di semua elemen dan pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari program ini, TPAKD juga akan meluncurkan program “Satu Rekening Satu Pelajar” untuk menanamkan disiplin keuangan sejak dini. Program tersebut didukung oleh program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, yang akan diterapkan di seluruh sekolah dasar di Konsel.

Roslina menambahkan bahwa tabungan siswa ini nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, sehingga memberi manfaat jangka panjang bagi para pelajar di wilayah tersebut.”Jelasnya
*Ariansyah*

Ormas Sapati Sukses Melaksanakan Diklatsar Yang ke 3

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com

ORMAS Organisasi Masyarakat adat suku tolaki (SAPATI) Sara Peduluano, sukses melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) bertempat di Kelurahan Ngapaaha Kecamatan Tinanggea kabupaten Konawe selatan. Rabu 13/11/2024)

Kegiatan tersebut dihadiri langsung pakar sejarah budaya suku Tolaki Dr.Basrin Melamba, S.Pd,,MA Dr. M. Sabaruddin Sinapoy, SH., M.Hum.
serta dewan sara Ormas Sapati Abdul Sahir, Babinsa, babinkamtibmas

Ketua Umum ormas tamalaki Sapati Iman Patirangga, dalam sambutannya menegaskan pada semua anggota pentingnya jiwa persatuan dan militansi yang kuat dalam membangun dan membesarkan organisasi ormas adat ‘SAPATI’ menjadikan wadah pemersatu bagi pemuda suku tolaki,
menjadi pasukan TAMALAKI”

pasukan TAMALAKI yang ber adat dan beradab dan menjunjung tinggi nilai nilai prinsip ‘INAE KONA SARA IYEI PINESARA, INAE LIA SARA IYEI PINEKASARA.”tegasnya

Hal senadah Ketua (DPW) dewan pimpinan wilayah kabupaten Konawe Selatan, Aswan Malaba, S.Sos. menyampaikan pada calon anggota pasukan adat tamalaki, yang dibutuhkan dalam sebuah pergerakan ormas adalah kualitas, bukan semata-mata mengandalkan kuantitas belaka.”terangnya

Adapun peserta sebanyak 24 orang, kegiatan Diklatsar diikuti dari berbagai wilayah di antaranya, kecamatan tinanggea, kecamatan buke, kecamatan andoolo, serta kota kendari. dari pukul 09.00 WITA hingga malam harinya sekitar pukul 22.00 WITA.

Bupati Konsel Monitoring Evaluasi kasus Stunting kemiskinan Ekstrem

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com
Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga, ST,MM dalam kegiatan Monev Stunting di kecamatan basala dalam pidatonya menyampaikan khususnya dalam pendataan kemiskinan ekstrim harus betul-betul tepat sasaran.

“Sudah banyak laporan. Masuk ke saya bahwa banyam penerima bantuan sosial itu malah yang sudah ada mobil nya,saya tegaskan agar segera memperbaharui ., insyaallah bulan November nanti saya akan terbitkan SK dan kita akan memberikan bantuan tiap bulan ucap Surunudin Senin,(21/10/2024)

“Lanjut bupati dua periode itu juga menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) agar tidak ada yang terlibat politik.

“Karena tidak lama lagi kita akan menggelar pesta demokrasi,hal ini kembali di tegaskan oleh bupati surunudin secara langsung
saat melakukan Monitoring dan Evaluasi kasus stunting dan kemiskinan Ekstrem di Kecamatan basala yang di tempatkan di pelataran kantor kecamatan.

Hal itu, tentunya tidak terlepas dari kode etik yang harus dipatuhi oleh abdi negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial, terutama pada saat memasuki pemilu atau pilkada,

Baik yang ditunjukkan dengan menjaga ucapan dalam bermedia sosial agar tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu, maupun gestur tubuh bermakna simbolik

Bupati Surunudin dangga juga menyerahkan secara langsung bantuan susu dan beras kepada warga sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani permasalahan stunting di kabupaten Konawe selatan.

Selain itu di dampingi kadis pertanian bupati juga menyerahkan segala simbolik bantuan mesin sedot air untuk 2 kelompok tani.

“Diketahui, kegiatan ini selain kepala OPD dihadiri juga oleh seluruh jajaran pemerintah kecamatan, desa dan TNI, Polri, Kapus, Kader Posyandu, Nakes, TKSK, petugas PKH, penyuluh Pertanian, tokoh adat, tokoh, masyarakat kecamatan basala

“Saya berharap, ASN jangan masuk ke ranah politik dengan jaga netralitas. Jangan sampai memberikan gerakan tangan yang melambangkan angka atau nomor urut calon. Sekalipun dalam pose foto yang tidak disengaja,” ucapnya tegas

Dirinya menyebut, pada itu, membawa sekaligus tiga agenda untuk mengefisienkan waktu dan anggaran yaitu monitoring dan evaluasi stunting,

“Sudah 2 Minggu ini saya turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk monev stunting, kemiskinan ekstrim dan sosialisasikan Netralitas ASN. Tahun ini kita akan melakukan Pesta Demokrasi. Untuk itu, jangan ada lagi ASN diproses oleh Bawaslu, kalau suka dengan salah satu Paslon salurkan hak pilih di TPS nanti, jangan ikut-ikutan kampanye sampai ikut juga pasang baliho,”tegas Surunuddin

Ia berharap dalam masa akhir tugasnya itu agar seluruh masyarakat jangan terpecah belah oleh perbedaan pilihan Pilkada, sebab program pemerintah yang saat ini dijalankan butuh kolaborasi dengan lintas stekholder dan seluruh lapisan masyarakat agar dapat bahu membahu menuntaskan angka kemiskinan Ekstrem dan kasus stunting.

editor: Is one
wartawan: candra

Bupati Konsel Melantik Kades Pengganti Antar Waktu Desa Boro-boro

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Bupati Konawe Selatan (Konsel) H. Surunuddin Dangga ST MM Resmi Melantik Akbar Muhammad Nur sebagai Kepala Desa pengganti antara waktu (PAW) Desa Boro-boro, Kecamatan Ranomeeto.

Pelantikan berlangsung di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ranomeeto yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta warga desa setempat.

Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa yang terjadi sebelum masa pemilihan kepala desa berikutnya.

Akbar Muhammad Nur diangkat untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya hingga berakhirnya masa jabatan kepala desa yang tersisa, yaitu dari tahun 2022 hingga 2028.

Dalam sambutannya, Bupati H Surunuddin Dangga menekankan pentingnya peran kepala desa dalam memimpin dan mengelola pemerintahan di tingkat desa, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Surunuddin mengingatkan keberhasilan suatu desa sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

Dirinya mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif mendukung program-program yang akan dijalankan oleh kepala desa.

“Kepala desa bukan hanya pemimpin, tetapi juga mitra bagi masyarakat. Mari kita bekerja sama untuk memajukan Desa Boro-boro,” ungkapnya

Selain itu, Bupati Surunuddin juga menyampaikan harapannya agar kades dapat segera beradaptasi dan memahami situasi serta kondisi desa yang dipimpinnya.

Bupati dua periode itu juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program yang dilaksanakan.

“Kepala desa harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, serta memfasilitasi partisipasi aktif warga dalam pembangunan,” tegas Bupati

Dengan pelantikan ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga Desa Boro-Boro dapat berkembang dan maju, serta memberikan manfaat nyata bagi warganya.

Sementara Kades Akbar Muhammad Nur, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, serta mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap dapat menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh warga,” jelas Akbar.

Masyarakat Desa Boro-boro menyambut baik pelantikan ini, dengan harapan kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif bagi desa. Beberapa warga menyatakan keyakinan bahwa Akbar Muhammad Nur dapat melanjutkan program-program yang sudah ada, serta merencanakan inovasi baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Candra

publisher: Is one

Bupati Konsel Tegaskan Jelang Pilkada Serentak 2024 ASN Jaga Netralitas

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan di laksanakan tepatnya 27 November 2024.

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga, ST,,MM. menghimbau kepada keluarga besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa menjaga netralitas.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh H. Surunudin Dangga, ST,, MM
saat melakukan Monitoring dan Evaluasi kasus stunting dan kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Buke dan Andoolo Barat. Jum’at,18/10/2024)

Hal itu, tentunya tidak terlepas dari kode etik yang harus dipatuhi oleh abdi negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial, terutama pada saat memasuki pemilu atau pilkada,

Baik yang ditunjukkan dengan menjaga ucapan dalam bermedia sosial agar tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu, maupun gestur tubuh bermakna simbolik.

“Saya minta seluruh ASN bisa bersikap netral. kita semua harus menjaga netralitas, sebagaimana yang sudah diamanatkan oleh Undang-undang. Jangan sampai terlibat di dalam politik praktis. Jangan mendukung calon-calon yang akan maju dalam Pemilu dengan menghindari perbincangan kontradiktif. upayakan di ruang diskusi, mengalihkan pembicaraan Pilkada. Meskipun hanya sekedar analisis saja. Terutama pada ASN. Dan untuk aparat Pemerintah Desa,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan ini selain kepala OPD dihadiri juga oleh seluruh jajaran pemerintah kecamatan, desa dan TNI, Polri, Kapus, Kader Posyandu, Nakes, TKSK, petugas PKH, penyuluh Pertanian, tokoh adat, tokoh, masyarakat kecamatan buke dan masyarakat Kecamatan Andoolo Barat.

Lebih lanjut, Bupati Surunuddin juga mewanti-wanti kepada ASN, baik PNS maupun pegawai non PNS di lingkungan Pemkab Konsel agar benar-benar menjaga ketidak berpihakan kepada calon yang berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2024. Sekalipun melalui pose foto.

“Saya berharap, ASN jangan masuk ke ranah politik dengan jaga netralitas. Jangan sampai memberikan gerakan tangan yang melambangkan angka atau nomor urut calon. Sekalipun dalam pose foto yang tidak disengaja,” tegasnya.

Dirinya menyebut, pada kegiatan hari ke tujuhnya itu, membawa sekaligus tiga agenda untuk mengefisienkan waktu dan anggaran yaitu monitoring dan evaluasi stunting, kemiskinan ekstrem dan Sosialisasi Netralitas ASN.

“Sudah satu minggu ini saya turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk monev stunting, kemiskinan ekstrim dan sosialisasikan Netralitas ASN. Tahun ini kita akan melakukan Pesta Demokrasi. Untuk itu, jangan ada lagi ASN diproses oleh Bawaslu, kalau suka dengan salah satu Paslon salurkan hak pilih di TPS nanti, jangan ikut-ikutan kampanye sampai ikut juga pasang baliho,”tegas Surunuddin

Ia berharap dalam masa akhir tugasnya itu agar seluruh masyarakat jangan terpecah belah oleh perbedaan pilihan Pilkada, sebab program pemerintah yang saat ini dijalankan butuh kolaborasi dengan lintas stekholder dan seluruh lapisan masyarakat agar dapat bahu membahu menuntaskan angka kemiskinan Ekstrem dan kasus stunting.

“Sembilan tahun sudah saya menjabat, tentunya ada banyak hal yang kami sudah persembahkan buat masyarakat Konawe Selatan, kalau dibilang bahwa saya tidak membangun, berarti itu orang lagi tidur,”Tutupnya

*Is One*

Tingkatkan Kecerdasan Bagi Umat, Bupati Surunuddin Buka Jambore BKMT

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunuddin Dangga membuka kegiatan Jambore Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dirangkaikan dengan sejumlah lomba keagamaan.

Bertempat di rumah jabatan bupati pada Kamis, 10 Oktober 2024, kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BKMT Konsel Hj Nurlin Surunuddin, Sekda ST Chadidjah, Kepala OPD, Camat dan seluruh pengurus BKMT serta peserta lomba perwakilan setiap kecamatan se konawe selatan.

Dikesempatan itu, bupati H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya menyampaikan , saat ini peran dan fungsi BKMT memiliki kedudukan penting dalam tercapainya umat Islam yang cerdas, Kegiatan ini juga menjadi momentum penyemangat dalam menjaga ukhuwah islamiah yang diajarkan Rasulullah Saw.

“Ini agenda rutin, tentunya bukan hanya rutinitas melainkan merupakan ajang meningkatkan kecerdasan umat dan menjaga silaturrahmi antar kita sesama,” ucapnya

Umat Islam di Konawe Selatan kurang lebih ada 97 persen maka dari itu, sambung Surunuddin, BKMT adalah salah satu organisasi keislaman yang dapat menunjang diberbagai sektor pembangunan daerah.

“Diakhir masa jabatan ini saya selalu berpesan kepada seluruh masyarakat di Konawe Selatan untuk tidak terpecah belah dengan adanya isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, apalagi pada musim pilkada, mari jaga kekompakan dan amanah yang telah diberikan, fokus pada tingkatkan kapasitas agar lembaga ini jadi tauladan bagi umat lainnya,”pintanya

Sementara itu, Ketua pengurus BKMT Konsel Hj Nurlin Surunuddin mengungkapkan, rasa syukurnya agenda kegiatan hari ini dapat terselenggara berkat kekompakan seluruh pengurus BKMT sekonawe selatan.

Kata Nurlin, sejalan dengan meningkatnya kondisi yang terus berkembang menjelang Pilkada, maka, dirinya berharap BKMT mampu menjadi motivator untuk tumbuh menjadi insan muslim yang beriman, cerdas dan bertakwa.

“BKM tidak akan berjalan sebagaimana mestinya untuk mencapai tujuannya, bila, tidak adanya dukungan dari ulama, unsur pemerintah maupun masyarakat pada umumnya,” jelasnya

Anggota DPRD Provinsi itu juga mengharapkan kerjasama yang baik dapat terjalin agar niat baik dan tujuan BKMT dapat dilaksanakan. Khususnya pemerintah Kabupaten Konsel melalui bupati agar tidak henti-hentinya memberikan dukungan dalam rangka keberlangsungan dan keberlanjutan organisasi BKMT di daerah ini.

“kami berharap kepada bupati kiranya para pemenang lomba jambore BKMT kali ini dan pemilihan Dai-daiyah cilik dapat diikut sertakan lagi dalam program umroh gratis dan program lainnya,”pungkas Nurlin

Untuk diketahui, melalui Ketua Panitia Kegiatan Jambore BKMT, Farida Burhan menjelaskan, ada lima lomba yang diselenggarakan yaitu, lomba Asmaul Husnah, Tilawah, Hafalan Al-Qur’an, Cerdas Cermat dan Daiyah oleh Dai/Daiyah Cilik yang diselenggarakan selama sehari di lokasi berbeda dengan tema ‘Konawe Selatan Hebat Bersama Umat’.

Disela-sela kegiatan, Bupati Surunuddin menyerahkan secara simbolis Al-Qur’an kepada pengurus BKMT kecamatan.

*Is One*

Derita Warga Pulau Kabaena Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel

0

KABUPATEN BOMBANA – lintangsultra.com Praktik pertambangan yang baik dan benar atau good mining practice (GMP) selalu menjadi harapan masyarakat semua pihak
Namun harapan tersebut berbalik menjadi kekecewaan dan kegelisahan.
akibat mengabaikan kaidah – kaidah pertambangan yang baik.

Organisasi Satya Bumi, sebulan yang lalu telah merilis hasil risetnya terkait dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta kerusakan lingkungan di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam riset tersebut, Satya Bumi memotret 10 perusahaan di Pulau Kabaena yang diduga terlibat dalam aksi pelanggaran HAM dan kerusakan lingkungan.

Kini dirasakan oleh warga masyarakat Pulau Kabaena, yang mengharapkan sumber pencaharian mereka pertanian dan nelayan.

keresahan warga mulai bermunculan, pertanian sudah tidak menghasilkan, sejumlah tanaman berlahan banyak yang mati,
diduga akibat aktivitas tambang yang kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Yasmin warga yang memiliki lahan pertanian di Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana. saat ditemui crew wartawan media lintangsultra.com, mengungkapkan kesedihannya, tanaman jambu mete dan kelapa miliknya sudah tidak produktif lagi bahkan sebagian besar mati akibat banjir lumpur dari aktivitas pertambangan yang menggenangi lahannya.

Menurut Yusmin, sejak hadirnya perusahaan, akan menjadi bencana bagi warga. puluhan hektar lahan milik warga di Desa Pongakalaero, gagal panen serta mati diakibatkan Lumpur yang mengenangi.

Pada tahun 2012 PT. Tekonindo, perusahaan yang bergerak bidang pertambangan nikel, mulai ber operasi hingga
ditahun 2021 terjadi banjir lumpur puluhan hektar lahan warga terendam banjir lumpur hingga banyak pohon kelapa dan jambu mete mati.

“Lahan saya ada sekitar 6 hektar yang terdampak banjir lumpur.

kami duga bencana ini akibat aktivitas PT Tekonindo. kejadiannya sejak tahun 2021 kalau keseluruhan lahan petani yang terdampak sekitar puluhan hektar”,ungkap Yusmin

Yusmin juga menjelaskan bahwa selama beraktivitas, PT Tekonindo diduga tidak memperhatikan kaidah-kaidah penambangan yang baik dan benar khususnya dalam proses land clearing atau pembersihan lahan dan stripping top soil atau pengupasan lapisan atas tanah serta penempatan ore nikel yang mana material tersebut diletakkan dekat dengan daerah aliran sungai (DAS).

Sehingga, ketika terjadi hujan lebat mengakibatkan banjir yang membawa material land clearing dan stripping top soil serta ore nikel yang berdampak terhadap tanaman masyarakat yang ada di sepanjang aliran sungai tersebut.

“Lumpur dan material lainnya menutupi lahan kebun kami sehingga tanaman kami terendam banjir dan lumpur serta material lainnya yang mengakibatkan tanaman kami mengalami kematian hingga saat ini. Bahkan lahan kebun kami menjadi DAS baru dan DAS lama mengalami pendangkalan pengeringan”, terang Yusmin.

Yusmin mengaku telah beberapa kali mengadu dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk meminta ganti rugi atas lahan dan tanaman yang rusak akibat banjir lumpur, namun PT Tekonindo selaku pemilik IUP hanya memberikan janji manis dan sampai saat ini belum ada kepastian ganti rugi.

“Saya sudah berkali-kali berkomunikasi dan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk minta ganti rugi, rapi dari pihak perusahaan selalu berjanji dan katanya masih menunggu keputusan pimpinan perusahaan, tapi sampai saat ini belum ada ganti rugi”, tukasnya.

Menanggapi keluhan petani di Pulau Kabaena itu, Lembaga Advokasi Kebijakan Publik (LAPaK) mengecam dan mengutuk keras aktivitas PT Tekonindo yang diduga menjadi penyebab banjir lumpur di Desa Pongkalaero.

“Jika ini benar akibat ulah PT Tekonindo maka pihak perusahaan harus segera bertanggung jawab dan memberikan ganti rugi kepada para petani yang lahannya terdampak dan tanamannya mati”, tegas Pemrin selaku Pimpinan LAPaK.

Pemrin juga menegaskan bahwa jika PT Tekonindo tidak segera bertanggung jawab maka pihaknya akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran dan memboikot semua aktivitas perusahaan.

“Pihak perusahaan harus secepatnya memberikan ganti rugi kepada petani, kalau tidak maka kami akan melakukan aksi besar-besaran dalam waktu dekat ini”, tegasnya.

Sebelumnya, dalam riset yang dilakukan Satya Bumi yang berfokus pada kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kerusakan lingkungan di Pulau Kabaena, PT Tekonindo masuk dalam daftar 10 perusahaan yang diduga pernah melakukan pelanggaran HAM dan kerusakan lingkungan.

Dimana, dalam riset tersebut PT Tekonindo diduga tidak melakukan reklamasi (bekas galian masih terlihat dari pemantauan melalui citra satelit dan drone di lapangan) dan melakukan kegiatan yang tidak sesuai izin.

Selain itu, PT Tekonindo diduga kuat tidak memiliki izin pembuangan air limbah dan sama sekali tidak melakukan pengelolaan air limbah, sehingga menyebabkan banjir yang merendam puluhan rumah warga.

“Hingga berita ini Diterbitkan, pihak media belum terkonfirmasi dengan pihak perusahaan.

Is One

Kuasa Hukum AJP-James Klarifikasi Laporan Tim Hukum Irham–Wahyu

0

Konawe Selatan – LS lintangsultra.com Sehubungan Beredar pemberitaan disalah satu media online netralitas aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan oleh Tim Hukum pasangan Irham-Wahyu melalui Bawaslu Konawe Selatan pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Yang menjadi bahan laporan tim hukum pasangan Irham – Wahyu adanya foto-foto yang diungah melalui aqun facebook pada tanggal 2 Juni 2024.

Menangapi pemberitaan tersebut, Samsudin SH, MH, Cil Selaku kuasa hukum AJP-JAMES yang mana foto tersebut jauh sebelum penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan,

Dan itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan pencalonan Adi Jaya Putra sebagai calon Bupati,” ujar Samsuddin, selaku tim hukum pasangan calon bupati AJP-James.

Samsuddin juga menambahkan bahwa terkait kehadiran istri Adi Jaya Putra di Kantor KPUD Konawe Selatan pada saat pencabutan nomor urut pasangan calon pada 23 September 2024, hal tersebut tidak melanggar aturan,

diizinkan, sesuai dengan surat Bawaslu nomor 405/PM.01.02/K.SG-11/08/2024 tertanggal 26 Agustus 2024, serta izin cuti di luar tanggungan negara yang telah dimiliki oleh istri Adi Jaya Putra, B,bus,,M,com

“Istri AJP memang diperkenankan untuk mendampingi suami pada saat pendaftaran di KPUD, serta menghadiri kegiatan pengenalan dan kampanye.

Adapun, kehadirannya hanya bersifat pasif dan tidak aktif dalam kegiatan tersebut,” jelas Samsuddin lebih lanjut.

*Candra Syaputra*

Publisher: Is One

Warga Desa Lalonggombu Melalui PPWI DPC KONSEL Laporkan Dugaan Korupsi DD Tahun 2023/2024

0

keterangan gambar foto sekretaris PPWI DPC KONSEL Iswan Safar saat menyerahkan laporan .

KONAWE SELATAN – LS lintangsultra.com Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI DPC KONSEL) bersama sejumlah warga masyarakat desa lalonggombu kecamatan andoolo kabupaten konawe selatan, Laporkan Dugaan Korupsi anggaran Dana Desa Ditahun 2023 hingga 2024, melalui Inspektorat daerah kabupaten konawe selatan (Konsel) Senin 23/9/2024)

Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe Selatan
Dalam menjalankan perannya sebagai penjamin mutu (Quality Assurance), bertugas melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah desa, yaitu dengan melakukan audit/pemeriksaan atas pengelolaan keuangan desa,

Inspektorat Lembaga yang memiliki kewenengan untuk mengaudit dan melakukan pengawasan pada lingkup Pemerintah Daerah yang memiliki integritas dan menjalankan tugasnya secara propesional.

Berdasarkan hasil investigasi dilapangan DPC PPWI KONSEL bersama sejumlah masyarakat warga desa lalonggombu, melaporkan secara resmi melalui Inspektorat, nomor surat: 01.26/PPWI DPC KONSEL ./1X/2024.

Adapun yang dilaporkan dugaan korupsi Anggaran yang bersumber melalui Dana Desa TA 2023 hingga 2024, atas pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) yang ada dibeberapa titik dusan 1, dusun 3, dusun 1V.

Sekretaris PPWI DPC KONSEL Iswan Safar menjelaskan, dugaan korupsi anggaran Dana desa(DD)penyalagunaan melalui pekerjaan JUT serta adanya Laporan pertanggung jawaban (LPJ) diduga di manipulasi

“Pekerjaan pembangunan rahabilitasi peningkatan prasarana jalan desa (gorong, selokan dll) tahun anggaran 2023, laporan HOK (harian orang kerja) pekerja sebanyak 70 orang, tukang 30 orang, data piktif/,” Laporan piktif Ungkap Sekretaris PPWI DPC konsel.

Foto tanda serah terima surat laporan

“lanjut Iswan, setelah kami Masukan laporan resmi secara kelembagaan PPWI DPC KONSEL berdasarkan hasil investigasi dilokasi, terlampir foto dokumentasi serta copy salinan LPJ Dan tanda tangan masyarakat.

Saya harapkan agar pihak Inspektorat selaku lembaga yang menjalankan tugas Dan peran sebagai penjamin mutu (Quality Assurance) segera melakukan audit/pemeriksaan kepada kepala desa lalonggombu,

apabila pihak inspektorat lamban menangani laporan ini maka atas nama PPWI DPC KONSEL bersama masyarakat warga desa lalonggombu maka kami akan melakukan aksi demo besar besaran di kantor dinas inspektorat.” tegas Iswan safar.

hingga berita ini diterbitkan crew wartawan lintangsultra.com belum terhubung terkonfirmasi kepala desa lalonggombu.

publiser: Chandra Syaputra

Upaya Dedu Purnomo Ikut Kontestasi Pilkada Kandas Di Masa Injur Time

0

KENDARI – LS lintangsultra.com Dedu Purnomo untuk bisa ikut kontestasi Pilkada di Kabupaten Konawe 2024 kandas di masa injury time, tidak bisa terlaksana, karena form B1 KWK dari 2 partai yang akan mengusungnya, masih belum disertakan dalam dokumen syarat pendaftaran, hingga batas waktu yang ditentukan, Selasa 24/9/2024)

Hal ini diungkapkan pengusaha sukses ini Dedu Purnomo menyadari kenyataan ini menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh relawan, pendukung dan juga masyarakat Kabupaten Konawe yang berharap dirinya bisa maju dalam Pilkada Konawe 2024.

“Saya mohon maaf kepada seluruh pendukung, relawan, simpatisan, tim sukses, keluarga saya, Saya sudah berusaha memenuhi harapan banyak orang untuk maju di pilkada 2024 ini, Namun dinamika grup koalisi dan lainnya, menyebabkan saya tidak dapat mendaftar di KPUD Konawe”, ucap Dedu Purnomo.

Meski di saat terakhir dua partai ingin memindahkan dukungannya ke saya, namun b1kwk asli tidak terburu waktu bisa dibawa ke Konawe, untuk itu saya mohon maaf sekali lagi, saya tidak ambisi jabatan, saya hanya ingin hidup lebih berfaedah,” ujar Dedu Purnomo melalui panggilan telepon via WhatsApp

Lanjut, Dedu Purnomo enggan berpikir negatif dalam kegagalan dirinya untuk maju dalam Pilkada 2024, namun dirinya mengambil sisi positif dari kegagalan ini, dimana sebagai manusia, hanya upaya dan ikhtiar yang bisa dilakukan, dan semua kehendak datang dari Sang Pencipta

“Mungkin Allah melindungi saya dari situasi yang kurang menguntungkan atau pun ada rencana lain bagi kita semua, dan saya juga tidak bisa mengarahkan simpatisan dan pendukung saya untuk berlabuh kepada salah satu calon, silahkan memutuskan sikap politiknya mau mendukung siapa yang dikehendaki,” jelasnya

Ia juga membantah memberikan pesan kepada simpatisan dan pendukung untuk memberikan hak pilihnya kepada salah satu calon kepala daerah.

iyaa, tidak betul itu saya mengarahkan pada salah satu Paslon seperti yang diberitakan Hoax itu, jangan percaya. Pada Perhelatan Pilkada Konawe Dedu Purnomo lebih Memilih Diam atau Netral, tegasnya.

Kenapa saya tidak mengarahkan simpatisan dan pendukung kesalah satu Calon Bupati Konawe karena tidak ada satupun Cakada Konawe yang mendekati visi misi kami dalam membangun konawe, pungkasnya.

Terakhir, harapan sy kepada konstestan Calon Bupati Konawe untuk membawa konsep yang jelas dan terstrukrur untuk membangun konawe dan meninggalkan budaya sosanggelisasi kepada lawan politik, tidak saling menjatuhkan satu sama lain tetapi membangun politik yg adem dan adu ide dan konsep, tutupnya.

Laporan: Tim
Redaktur: Is One