Beranda blog Halaman 15

Miris,! Bantuan Program IBM Staf Ahli Ridwan Bae Minta Uang Pelicin Hingga Puluhan Juta

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Salah satu staf ahli anggota DPR RI Ridwan Bae inisial Laode Murfain diduga meminta sejumlah uang atau pungutan liar (Pungli) hingga puluhan juta di setiap desa dan kelompok tani di Sulawesi Tenggara dengan komitmen bakal memberikan bantuan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM).

Hal ini terbukti dengan adanya pengakuan dari seorang Kepala desa di Konawe Selatan yang telah memberikan uang puluhan juta rupiah sebagai mahar untuk mendapatkan bantuan program tersebut.

“Saya dijanjikan akan diberikan bantuan program IBM diantaranya program P3GTAI, BSPS, PISIEW dengan sarat ada mahar. Makanya saya setor uang Rp80 juta sesuai permintaan Murfain,” kata SJ, salah satu Kades di Kabupaten Konawe Selatan.

SJ mengatakan, uang tersebut diberikan kepada Murfain pada tahun 2023 sebagai mahar untuk mendapatkan sejumlah bantuan program IBM tahun 2024 .

Namun, lanjut SJ, bantuan yang dijanjikan tidak sesuai dengan komitmen sebelumnya.

“Tahun 2024 saya hanya dikasi satu kegiatan program IBM yakni Pisiew, dan ini saya anggap itu tidak sesuai komitmen kita dari awal,” katanya.

SJ juga mengungkapkan, praktek pungli juga dilakukan Murfain kesejumlah Desa dan Kelompok Tani di Konsel dengan komitmen yang tidak jauh berbeda.

“Bukan hanya saya yang dimintai uang, ada juga beberapa Desa dan kelompok tani yang juga dimintai, tapi maharnya mungkin tergantung dengan kesepakan kegiatan yang dijanjikan,” ucapnya.

Karena tidak sesuai komitmen, SJ mengaku bakal membicarakan kembali komitmen dan bahkan meminta kembali uang yang disetorkan kepada staf ahli anggota DPR RI Ridwan Bae itu.

“Yang pastinya saya akan meminta kembali uangku, meski bukan saya langsung yang menemui dia,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD Tamalaki Konsel, Iswan Sapar bakal mengawal dan meminta APH mengungkap dalang persoalan ini. Ia menduga, praktek pungli ini sudah berlangsung lama, dan Murfain tidak bekerja sendiri namun atas perintah pimpinan.

“Praktek pungli pada program IBM ini kami menduga sudah lama mereka lakukan bahkan bukan hanya Murfain. Dia tidak bekerja sendiri, ada arahan bosnya. Karena setiap melakukan persentase kepada setiap kepala desa bahwa program IBM ini merupakan program Salah satu Anggota DPR RI Dapil Sultra Ridwan Bae,” katanya Iswan.

Ditempat terpisah, Ridwan Bae melalui staf ahli nya Asri Salam menyampaikan, bahwa dengan adanya kegiatan program IBM yang diperjuangkan, Ridwan Bae setiap tahunnya mengeluarkan surat edaran menegaskan tidak ada pungutan dalam bentuk apapun dan tidak mentolerir pihak manapun mengatasnamakan Ridwan Bae untuk melakukan pungutan liar (Pungli).

“Pak Ridwan tegas melarang dan tidak membenarkan praktek praktek tersebut. Beliau setiap tahun membuat surat edaran larangan pungli atau pun hal yang serupa,” kata Asri Salam, mengutip pesan Whatsapp nya.

“Ini surat yang terbaru, setiap tahun surat ini disampaikan ke mitra kerja dan desa desa penerima manfaat program juga disampaikan,” tambahnya.

Diketahui, Program infrastruktur berbasis masyarakat adalah pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku utama, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengelolaan. Dan program ini turun secara gratis tanpa mahar. Tujuannya adalah memastikan infrastruktur yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat, serta memastikan keberlanjutan dan manfaatnya. (wan)

Ketua Tamalaki DPD Konsel Minta Polda Sultra Usut Peredaran Rokok Ilegal di Andoolo Barat

0

KONSELLintangsultra.com, Ketua DPD Konsel (Ormas) Tamalaki Wonua Ndolaki Sultra meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut dan membongkar peredaran rokok yang diduga ilegal di Kecamatan Andoolo Barat, desa watumokala, kabupaten konawe selatan, yang dilakukan oleh seorang oknum warga Desa Watumokala inisial AS.

“Kami minta APH segera turun tangan membongkar peredaran rokok yang kami duga ilegal di Kecamatan Andoolo Barat dan menangkap seorang warga inisial AS sebab ini sudah sangat meresahkan dan juga merugikan negara,” kata ketua DPD Tamalaki Konsel, Iswan Sapar saat ditemui dikediamannya, Sabtu, (7/6/2025).

Ia mengungkapkan, peredaran rokok yang diduga ilegal oleh AS warga Desa Watumokala sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara terang-terangan dengan menyalur disetiap kios diwilayah konawe selatan

Bahkan menurutnya, penyalurannya sudah lakukan hampir disemua wilayah konawe selatan dengan sistem kampas menggunakan mobil dan motor.

“Kami sangat menyayangkan banyak rokok ilegal beredar. Peredaran rokok ini ke kios kios dan sudah berlangsung cukup lama,”ungkapnya.

Iswan Safar menduga, kegiatan ilegal ini ada campur tangan oknum APH sebab penyalurannya seperti barang legal.

“Kami duga ada oknum aparat yang membekingi barang ini,” ucap Iswan.
Karna hingga saat ini oknum AS masih aman aman saja tidak tersentuh hukum.”

Oleh karena itu, kata Iswan, akan terus mengawal kasus ini dengan akan melakukan aksi demonstrasi di Polda Sultra dan Kantor Wilayah Bea Cukai Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kita akan kawal kasus ini dan dalam waktu dekat saya bersama kawan kawan Ormas akan melakukan aksi demonstrasi di Polda dan Kanwil Bea Cukai Sultra menyampaikan aspirasi ini,” terangnya.

Editor:Wan

Sengketa Lahan Antar PT MS dan Warga Angata Berujung Pembacokan, Tiga Orang Luka Serius

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Konflik lahan antar PT Marketindo Selaras (MS) dan warga kelompok tani Motaha-Lamoen di Kecamatan Angata kembali terlibat cekcok dan berujung saling bacok pada Jum’at, (6/6/2025).

Peristiwa berdarah itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius. Ketiganya adalah DN, TMD merupakan warga Motaha-Lamoen dan MD merupakan karyawan PT MS. Dari informasi yang dihimpun, Korban DN dirujuk di RSUD Kabupaten Konawe Selatan, dan Maulid dirujuk di RS Kota Kendari, sementara TMD dilarikan di Puskesmas Motaha.

Berdasarkan keterangan dari keluarga korban DN yang ditemui di RSUD Konsel, kejadian itu bermula saat warga turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi adanya aktifitas penggusuran perusahaan PT MS.

“Sekitar pukul 16.30 WITA kita naik ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi apakah ada aktifitas disana. Kita berangkat dari rumah tidak ada niat kita bawa parang temui orang disana mau baku potong,” kata keluarga korban DN yang enggan menyebutkan namanya.

Ia mengatakan, peristiwa naas itu terjadi begitu cepat bermula saat kedua kelompok itu berpapasan, dilanjutkan adu mulut hingga situasinya memanas berujung saling bacok.

“Usai memastikan ada aktifitas dilahan, kami kemudian balik pulang, namun diperjalanan bertemu sekelompok orang yang katanya pengamanan PT MS, seketika terjadi adu mulut, tiba-tiba saling bacok dan om ku terluka diperut akibat tebasan parang. Saya tidak tau jelas siapa yang melakukan penyerangan lebih dulu karena kejadiannya sangat cepat,” katanya.

Sementara itu, ditempat terpisah karyawan PT Marketindo Selaras inisial AL menjelaskan bahwa peristiwa berdarah ini bermula saat kelompok Framatal yang di pimpin oleh Inisial TN melakukan penyerangan kepada salah satu karyawan kebun PT MS. Akibatnya karyawan yang diketahui bernama MD itu mengalami luka bacok.

“Tadinya saya balik kerumah ada urusan sedikit lalu balik lagi. Baru tiba di TKP ada kericuhan dan ternyata sudah ada korban yakni kami punya danton (MD). Diserang dan dikeroyok sekitar sepuluh orang. kami  membantu dan mengamankan teman kami yang terluka,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya.

Insiden itu mengakibatkan satu karyawan PT MS jadi korban pembacokan dan dua warga kelompok Framatal juga alami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

“Danton kami alami luka serius tapi saat ini sudah dirawat di RS Kota Kendari. Dan saya baru tahu kalau ternyata ada juga korban dari pihak kelompok Framatal. Info yang saya dapat katanya dua orang dan sudah dibawa di rumah sakit,” ucapnya.

Terkait peristiwa berdarah itu, AL menegaskan, karyawan kebun PT MS tidak melakukan penyerangan kepada warga, melainkan hanya bertugas menjaga lahan kebun agar tidak dirusak warga.

Ia menambahkan, sementara ini pihak kepolisian telah mengamankan dan mensterilkan lokasi kejadian dan kantor PT MS.(Wan)

Ketua Umum PPWI Nasional Silahturahmi ke Kediaman Habib Muhammad Rizieq Shihab

0

Jakarta – lintangsultra.com Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) mengadakan kunjungan silahturahmi ke salah satu Tokoh Ulama Indonesia, Dr. H. Muhammad Rizieq Shihab, di kediamannya di bilangan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, 05/5/ 2025)

Dalam kunjungan tersebut, selain Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, Tim PPWI juga terdiri atas Wasekjen Julian Caisar, Wakil Bendahara Mbak Wina, Ketua PPWI Jakarta Utara Siti Ida Iryani, dan anggota PPWI Jakarta lainnya.

Tim PPWI diterima langsung oleh Dr. H. Muhammad Rizieq Shihab, atau yang lebih akrab disapa Habib Rizieq, didampingi sejumlah jajaran pengurus Markaz Syariah Petamburan. Di antara para pengurus Markaz, terlihat Ustadz Ali (Sekjen) dan Ustadz Azis (Ketua Divisi Hukum).

Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 10.30 WIB itu, Tim PPWI disambut penuh kekeluargaan dan kehangatan oleh tuan rumah. Bahkan, karena begitu akrabnya penyambutan tersebut, Ketum PPWI merasa seperti bertemu sahabat lama saja layaknya. Hal itu juga dirasakan oleh seluruh anggota Tim PPWI Nasional yang ikut dalam rombongan tersebut.

“Saya sangat terkesan atas penyambutan Habib Rizieq yang terasa begitu akrab, hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Ini seperti pertemuan sahabat lama sama layaknya,” ungkap Wilson Lalengke kepada media usai pertemuan silahturahmi itu.

Secara kebetulan, rupanya pada saat yang sama Markaz Syariah Petamburan juga kedatangan tamu dari kalangan tokoh-tokoh nasional. Mereka antara lain Jenderal TNI (Purn) Sunarko, Marwan Batubara, Muhammad Said Didu, Rismon Sianipar, dan Damai Hari Lubis.

Atas kehadiran para tokoh tersebut, Tim PPWI Nasional sekaligus bersilahturahmi juga dengan mereka. “Sangat kebetulan pada saat yang sama ada tamu juga yang datang ke tempat Habib Rizieq, ya kita silahturahmi sekalian semuanya di tempat Pak Habib,” tutur Wasekjen Julian Caisar.

Dalam pengantarnya, Ketum PPWI menyampaikan maksud kedatangannya yakni hendak membangun hubungan silahturahmi dengan keluarga besar Markaz Syariah Petamburan yang lokasinya tidak seberapa jauh dari kantor Sekretariat PPWI Nasional. Secara singkat Wilson Lalengke menerangkan tentang PPWI dan pewarta warga serta tantangan informasi saat ini dan ke masa depan.

Tidak hanya itu, tokoh pers nasional ini juga menyampaikan bahwa PPWI siap membantu setiap elemen masyarakat Indonesia, terutama dalam peningkatan kemampuan jurnalistik warga. “Apabila jajaran pengurus dan jama’ah Pak Habib Rizieq berkeinginan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik, seperti menulis berita, fotografi, membuat video, mengelola media online, media sosial, dan membuat konten yang bermuatan informasi yang benar, baik, dan bermanfaat, kita PPWI siap membantu Pak Habib,” jelas Wilson Lalengke.

Sebelum acara ditutup, Ketum PPWI memberikan Plakat Penghargaan kepada Dr. H. Muhammad Rizieq Shihab atas dedikasi Habib Rizieq dalam membimbing umat dan membela kaum marginal. Acara yang diliput oleh berbagai media nasional itu kemudian ditutup dengan makan siang bersama, foto-foto, dan wawancara. (APL/Red)

UHO di Ambang Krisis, Tuduhan Intervensi Rektor dalam Pilrek Mengguncang Kampus

0
  1. Ketgam: Rektor UHO Prof Zamrun saat bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tahu. 2022 dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar.

 

SULAWESI TENGGARA – lintangsultra.com Kendari, Universitas Halu Oleo (UHO) Sulawesi Tenggara, tengah menghadapi badai. Proses pemilihan rektor (Pilrek) yang seharusnya menjadi momentum peneguhan demokrasi kampus, justru dibayangi oleh tuduhan serius terhadap Rektor petahana, Prof. Zamrun.

Ia dituduh melakukan intervensi dan mengarahkan dukungan untuk calon tertentu, mengabaikan prinsip-prinsip adil, transparan, dan demokratis.

Berdasarkan jadwal, tanggal 8-hingga 9 Mei 2025. Pilrek putaran pertama menuju penjaringan tiga besar akan dilaksanaka. UHO akan memasuki tahap krusial Pilrek, yakni pemilihan tiga besar calon rektor. Namun, suasana kampus jauh dari kondusif.

Berbagai pihak, termasuk Aktivis Muda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Jaringan Mahasiswa Progresif Sulawesi Tenggara (Jamprof Sultra), menyatakan keprihatinan dan kecaman atas dugaan manipulasi suara yang dilakukan oleh Rektor.

Erit dari Aktivis Muda Sultra mengungkapkan kekhawatirannya akan upaya sistematis Rektor untuk melanggengkan kekuasaannya.

Ia menuding Rektor telah menunjuk calon tertentu dan mengorganisir dukungan anggota senat untuk mencapai ambang batas suara yang dibutuhkan, mengalahkan bobot suara Menteri. Proses ini, menurut Erit, jauh dari nilai-nilai akademik yang menjunjung tinggi kebebasan berpikir dan integritas.

Lebih jauh, Erit menambahkan bahwa tekanan dan intimidasi terhadap dosen telah terjadi sejak tahap awal pemilihan anggota senat, menciptakan iklim akademik yang mencekam.

Beberapa dosen mengaku mengalami tekanan halus hingga ancaman agar tidak mencalonkan diri atau mendukung kandidat tertentu.

Senada dengan Erit, Fardin Nage dari Jamprof Sultra, dalam aksi unjuk rasa di Gedung Rektorat UHO pada Jumat, 2 Mei 2025, menegaskan bahwa Pilrek seharusnya mencerminkan nilai-nilai luhur pendidikan, bukannya praktik politik yang tidak etis.

Ia menilai keterlibatan Rektor aktif dalam Pilrek merupakan intervensi yang mencederai demokrasi kampus. Fardin juga menyinggung adanya calon rektor dengan rekam jejak yang dipertanyakan, menambah kompleksitas masalah yang dihadapi UHO.

Tuduhan intervensi Rektor ini semakin menguat dengan adanya informasi bahwa salah satu calon yang didukung adalah dari unsur jajaran pimpinan. Meskipun ada yang menganggap hal tersebut wajar, kekhawatiran akan dominasi kekuasaan tertentu tetap menjadi perhatian serius.

Pengalaman Rektor petahana dalam kontestasi Pilrek selama dua periode sebelumnya, tidak serta merta membenarkan tindakan yang dianggap sebagai upaya mempertahankan dominasi politik di kampus.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan tercederanya otonomi kampus dan menurunnya kepercayaan publik terhadap integritas dunia akademik. UHO, yang seharusnya menjadi contoh praktik demokrasi dan meritokrasi, justru terjebak dalam pusaran politik kekuasaan.

Oleh karena itu, masyarakat akademik hanya berharap kepada Presiden melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memastikan bahwa UHO tidak dikendalikan secara personal oleh rektor petahana dengan memastikan bahwa Pilrek berlangsung adil, transparan, dan demokratis. Harapannya, UHO dapat kembali menjadi pilar peradaban dan kemajuan bangsa, bebas dari intervensi dan praktik-praktik yang merugikan. Negara harus memastikan bahwa rektor UHO terpilih merupakan representasi Jakarta, bukan representasi Prof. Zamrun seorang.

Keenam (6) kandidat rektor yang telah mendaftar hingga 28 April 2025 adalah nama nama dibawah ini

-Prof. Ruslin
-Prof. Yusuf Sabilu
-Prof. Takdir Saili
-Prof. Edy Karno
-Dr. Muhammad Zein Abdullah
-Prof. Armid

Empat di antaranya merupakan pejabat aktif di UHO yang akan menentukan masa depan kampus ini, kini tengah berada di ujung tanduk.(**)

Red: Her

Hermawan Pimpin DPD Rekin Sultra, Dipusat Dinahkodai Adik Mendikti Saintek 

0

JAKARTA – lintangsultra.com Hermawan Lambotoe (HL) Diberikan amanah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Kita Indonesia (Rekin) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penunjukan tersebut tertuang pada Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Kita Indonesia No: 04/SK/DPP-RKI/III/2025.

Ketua DPP Rekin, Henry Baskoro yang juga adik Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menekankan perlunya pengurus daerah berkontribusi terhadap Pembangunan daerah.

“Kita dorong anggota Rekin daerah untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah,”ujar Henry Baskoro, usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Provinsi Aceh dan Sultra di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Henry, pengurus daerah harus aktif menjemput peluang atau membangun Kerjasama dengan pemerintah.

“Misalnya ada pembentukan koperasi merah putih. Maka kita dorong anggota kita yang di daerah untuk masuk dan berkontribusi memajukan koperasi merah putih, yang digagas Presiden Prabowo Subianto,”terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD Rekin Sultra, Hermawan Lambotoe (HL), menyampaikan, ada tiga focus utama perjuangan Rekin.

“Jadi tugas utama Rekin ini ada tiga. Pertama mobilitas vertikal, kedua ekonomi politik, dan yang ketiga pemberdayaan,”paparnya.

Hermawan juga menagtakan, Organisasi Masyarakat (Ormas) Rekin ini beranggotakan dari semua unsur.

“Jadi ini murni Ormas. Anggotanya dari semua kalangan. Ada dari politisi, pengusaha, tokoh muda, dan profesi lainnya,”urainya.

Sekedar Informasi, dijajaran pengurus DPP Rekin, khusus untuk posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB), digawangi oleh tokoh yang sudah malang melintang di dunia organisasi. Ketua DPP Rekin sendiri adalah organisatoris dan juga adik kandung Mendikti Saintek, sementara Sekjen DPP Rekin Sutriyono merupakan eks anggota DPR RI, dan Bendahara DPP Rekin Arif Priambodo merupakan tokoh yang sudah lama terjun didunia organisasi. Arif Priambodo juga merupakan kakak kandung dari Mendikti Saintek.

*Is One*

HUT Kabupaten Konawe Selatan Ke-22 Wagub Sultra: Konsel Semakin Maju Melalui Program Unggulan SETARA

0

Konawe Selatanlintangsultra.com Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) konsel ke-22 dihadiri para pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda mendapat apresiasi dari bapak Hugua Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Jum’at (02/05/2025)

‎Wakil gubernur Sultra Mengatakan.” Konsel merupakan salah satu daerah yang masuk kategori daerah dengan index pembangunan yang cukup pesat pasalnya kabupaten Konsel baru 22 tahun mekar dari kabupaten Konawe.

‎”Kabupaten Konawe Selatan telah menunjukkan progres luar biasa dari masa ke masa, kepemimpinan dari para bupati sebelumnya hingga saat ini telah membawa daerah ini semakin maju, terutama melalui implementasi program unggulan SETARA – (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera) yang menjadi pondasi pembangunan daerah,” ungkap Hugua.

‎Hugua juga menyoroti pentingnya menjaga dan memberdayakan potensi lokal, termasuk kekayaan sumber daya alam serta keberagaman suku, agama, dan budaya yang dimiliki daerah tersebut.

‎‎“Masyarakat Konawe Selatan patut berbangga karena hidup di wilayah yang majemuk, penuh toleransi, dan kaya akan potensi. Inilah kekuatan sosial kita dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Hugua juga menyinggung isu infrastruktur, terutama jalan-jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat di beberapa kecamatan.

‎‎“Pemerintah Provinsi tidak tinggal diam. Kami terus mengawal realisasi janji pembangunan, termasuk perbaikan ruas jalan di wilayah Tinanggea, Lalembuu, Angata, dan kawasan lainnya. Prosesnya tengah berjalan. Kami mohon masyarakat tetap bersabar dan terus memberikan dukungan,” tandasnya

‎Perayaan HUT ke-22 kali ini diwarnai dengan berbagai kegiatan, seperti penampilan seni budaya lokal, tarian tradisional, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Konawe Selatan dan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta.

‎Adapun MoU tersebut mencakup program bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), penyediaan pakaian sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, layanan jaminan kesehatan gratis, serta penyerahan satu unit ambulans dari perusahaan tambang kepada Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan.

‎Perayaan HUT Konsel yang Ke 22 turut di hadiri Sejumlah tokoh penting dalam perayaan tersebut, termasuk mantan Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, serta anggota DPRD Sultra dari Daerah Pemilihan Konawe Selatan – Bombana, dan masih banyak lagi tokoh tokoh yang pernah memegang peranan penting di Konsel.

‎Laporan: Fn

Pub: Is One

Yonif 400 Banteng Raiders Adakan Giat Cukur Rambut Gratis, Pererat Kebersamaan Rakyat

0

PAPUA PEGUNUNGAN – Lintangsultra.com dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Yonif 400/Banteng Raiders melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan bintertas (pembinaan territorial), sekaligus memberikan layanan cukur rambut gratis kepada warga di sekitar pos satuan tugas.

Giat yang dilakukan kesatuan Yonif 400/Banteng Raiders mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, hal itu disambut antusias warga, terkhusus bagi anak-anak dan usia remaja, merasa terbantu dengan adanya layanan tersebut.Sabtu, 26/4/ 2025

Komandan Titi Kuat wilayah Dal, Nduga, Letda Inf Sugeng menyampaikan”, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.”

Komunikasi sosial dan bintertas seperti ini sangat penting, karena selain meningkatkan hubungan baik antara TNI dan warga, juga membantu meringankan beban masyarakat, di wilayah yang lebih terpencil seperti Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran kami bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang ada di wilayah Papua khususnya di Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan,” tambah Sugeng.

Layanan cukur rambut gratis ini, meskipun terdengar sederhana, bisa memberikan dampak besar bagi warga, terutama anak-anak dan remaja yang mungkin sulit mendapatkan akses ke layanan serupa. Aktivitas seperti ini juga menunjukkan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya terbatas pada tugas-tugas keamanan, tetapi juga pada upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan mempererat ikatan persaudaraan antara TNI dan rakyat. (TIM/Red)

Publiser: Is One

Bupati Konsel Tegaskan Tidak Ada Jabatan Karena Kedekatan atau Uang, ASN Harus Disiplin Serta Totalitas

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Bupati Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo, menegaskan dalam pemerintahan daerah yang ia pimpin, tidak ada jabatan yang diberikan karena kedekatan, hubungan keluarga, apalagi melalui praktik bayar-membayar.

Penegasan itu disampaikan Irham saat memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di pelataran Kantor Bupati Konsel, Senin (28/4).

Dalam arahannya, Irham Kalenggo menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

“Saya ingatkan, untuk mendapatkan jabatan tidak ada karena kedekatan, tidak ada karena keluarga, apalagi dengan cara bayar-membayar. Kalau ada yang mencoba, saya pastikan tidak akan dilayani. Semua harus melalui mekanisme dan kinerja yang nyata,” tegas Irham di hadapan ratusan ASN yang hadir.

Selain itu, Bupati Irham juga menekankan pentingnya kedisiplinan, khususnya kehadiran dalam apel pagi. Ia menegaskan mulai hari ini, akan dilakukan pencatatan terhadap ASN yang tidak mengikuti apel.

“Mulai hari ini, setiap apel akan dibacakan nama-nama yang tidak hadir. Ini bagian dari pembinaan disiplin kita bersama. ASN harus menunjukkan teladan kedisiplinan, karena itu cerminan pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Irham juga mengingatkan seluruh ASN untuk merawat dan menjaga aset-aset milik Pemerintah Daerah dengan sebaik-baiknya.

“Aset daerah adalah milik kita bersama, milik rakyat. Rawatlah dengan baik, jangan dirusak atau disia-siakan. Ini bentuk tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” tambahnya.

Bupati Konsel juga mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki saat ini, dengan terus berkarya, giat bekerja, dan menunjukkan totalitas tanpa pamrih.

“Syukuri apa yang sudah kita miliki. Tunjukkan bahwa kita bisa berkarya dan berprestasi. Bekerjalah dengan giat, rajin, dan penuh totalitas, tanpa pamrih,” pesan Irham.

Menutup arahannya, Irham Kalenggo mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan dan menyukseskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Konawe Selatan SETARA yang akan datang.

“Mari kita bersama-sama semarakkan dan sukseskan HUT Konsel SETARA. Ini momen kita menunjukkan kebersamaan, kekompakan, dan rasa cinta terhadap daerah kita tercinta,” pungkasnya.

Apel pagi tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas.
*Is One*
Laporan: Tim

HUT Konsel ke-22 Bertepatan Hari Pendidikan Nasional, Menjadi Momen Istimewa

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Dalam Rangka perayaan HUT Kabupaten Konawe Selatan Yang ke 22 tahun tepatnya di hari jumat 2 Mei 2025 akan menjadi momen istimewa bertepatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Hari jumat .

Diungkapkan oleh (Sekda) Sekretaris Daerah Konsel, Hj. St Chadidjah, S,sos,, M,si usai mengikuti rapat pemantapan perayaan HUT Konsel Yang ke 22 tahun bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat.

“Alhamdulillah, HUT Konsel ke-22 ini bertepatan dengan Hari Jumat Berkah dan juga Hari Pendidikan Nasional. Ini menjadi momentum yang sangat baik bagi seluruh masyarakat Konsel,” Ucap Siti Chadidjah Selasa 28/4/ 2025)

Menurut Chadidjah, perayaan tahun ini tetap dilaksanakan dengan penuh semarak, meski dengan konsep sederhana adanya efisiensi anggaran.

“Dalam rangka efisiensi anggaran, kegiatan HUT Konsel akan berlangsung seadanya. Namun demikian, kita tetap berusaha agar seluruh masyarakat dapat menikmati kemeriahannya,” jelasnya.

“Sejumlah hiburan seperti artis ibu kota dan event organizer (IO) akan difasilitasi berkat bantuan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR).

“Sejumlah artis dan IO dibantu oleh Gubernur ASR. Ini tentunya sangat membantu kita dalam menghadirkan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Panitia HUT Konsel ke-22 telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan acara, di antaranya bazar kuliner, jalan sehat, hiburan rakyat, festival budaya, dan berbagai lomba menarik lainnya. Masyarakat juga bisa mendapatkan kupon gratis untuk menikmati sajian kuliner di bazar yang telah disiapkan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Konsel dapat turut berpartisipasi dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan ini. Kami ingin semua kalangan bisa merasakan kebahagiaan di hari jadi daerah kita tercinta,” tutup Chadidjah.

Diketahui, acara puncak HUT Konsel ke-22 ini rencananya akan dipusatkan di lapangan kantor Bupati Konsel sedangkan pameran dan hiburan dipusatkan di lapangan Islamik Center Andoolo. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat serta perangkat daerah di Konawe Selatan. *Is One*

Laporan:tim