Beranda blog Halaman 32

Telantarkan Anak dan Istri, Seorang Pria di Konsel Dilaporkan ke Polisi

0

 

LS, Konsel – Akibat menelantarkan anak dan istrinya serta menikah lagi, seorang pria di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berinisial BN dilaporkan ke polisi oleh keluarga istrinya.

Istri BN menceritakan bahwa sejak menikah, BN sudah tidak pernah lagi peduli dengannya dan langsung meninggalkannya tanpa sebab dan tanpa kabar.

“Saya menikah pada umur 19 tahun dengan seorang lelaki dari Desa Bekenggasu, Kecamatan Andoolo Barat yang berinisial BN. Kami menikah secara resmi baik dari agama maupun pemerintah yang dibuktikan dengan adanya surat nikah sebagai legalitas yang sah secara hukum,” ucap Silviana, istri BN saat ditemui awak media, Kamis (21/9/2023).

“Dari awal pernikahan saya, sampai dengan melahirkan seorang anak pada tanggal 27-5-2023 dengan cara sesar di rumah sakit Konsel, suami saya tidak pernah sekalipun memberi nafkah lahir dan batin,” imbuhnya.

Parahnya lagi, BN ini telah menikah lagi dengan perempuan lain dari Kecamatan Benua, Kabupaten Konsel.

“Dan tanpa alasan yang jelas suami saya menikah lagi dengan perempuan yang berasal dari desa Benua. Tanpa izin dari saya sebagai istri sah,” ungkapnya.

“Mirisnya lagi sampai anak saya sekarang yang berumur 3 bulan dimana saat ini sedang di rawat di RS BLUD Kabupaten Konsel dan didiagnosa oleh dokter infeksi paru-paru yang dirawat di ruang Melati, suami saya tidak pernah datang melihat sebagai bentuk tanggung jawab seorang ayah,” ucapnya dengan wajah sedih.

Dimana sering kita temukan banyak keluarga-keluarga yang sangat menginginkan seorang anak dalam pernikahan tetapi belum diberikan. dan sangat miris sekali ternyata ada manusia yang diberikan amanah seorang anak malah menelantarkannya.

“Dalam hal ini keluarga saya pun tidak terima dengan apa yang telah dilakukan oleh suami saya bersama pihak-pihak yang telah berperan dalam proses pernikahan kedua suami saya. Kami telah melaporkan ke Polsek Andoolo,” ujarnya.

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, BN telah melakukan perbuatan yang dapat dikenai hukum, diantaranya adalah :
1.) menikah tanpa izin istri sah
Sesuai Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan sebagaimana telah diubah dengan  Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019. Disebutkan melakukan poligami tanpa izin istri sah merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana Pasal 279 Ayat 1 KUHP yang berbunyi menyembunyikan kepada pihak lain bahwa perkawinan yang telah ada menjadi penghalang yang sah untuk itu diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.
2.) menelantarkan anak dan istri
Sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yang dimaksud dengan Kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Adapun sanksi bagi pelaku penelantaran tercantum dalam Pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancamam pidana, berupa pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

3.) melaporkan pihak-pihak terkait yang telah berani menikahkan seseorang yang masih dalam status pernikahan yang sah. Sesuai Undang-undang 12 Pasal 10 Ayat 1 berbunyi ‘Setiap orang secara melawan hukum memaksa, menempatkan seseorang dibawah kekuasaannya atau orang lain, atau menyalahgunakan kekuasaannya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perkawinan dengannya atau dengan orang lain, dipidana karena pemaksaan perkawinan, dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Reporter : Chandra Saputra

Siap Amankan Pilkades Serentak, Kapolres Konsel Pimpin Apel Gelar Pasukan

0

 

LS, Konsel – Siap amankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2023, Polres Konawe Selatan (Konsel) lakukan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Polres Konsel, Jumat (22/9/2023).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo dengan Komandan apel Ipda Waris serta diikuti oleh 248 personel Polres Konsel, 30 personel Sat Pol PP Kabupaten Konsel, 30 personel TNI, 30 orang Linmas dan 100 personel BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari Polda Sultra.

Dalam amanatnya, Kapolres Konsel menyampaikan kepada seluruh personel untuk menjaga netralitas sebagai aparat TNI/Polri dalam proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2023 se- Kabupaten Konsel.

“Jaga netralitas aparat kepolisian dalam proses pemilihan, jaga stamina dan kesehatan mental serta fisik dan niatkan sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap AKBP Wisnu.

Kapolres juga mengatakan bahwa dalam Pilkades serentak Kabupaten Konsel tahun 2023 ini diikuti oleh 95 desa, dengan rincian 87 desa berada di wilayah hukum Polres Konsel dan 8 desa berada di wilayah hukum Polresta Kendari dengan pola pengamanan TPS sangat rawan yang melibatkan 2 personel tiap tiap TPS.

Selain itu, Kapolres Konsel juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk melakukan tugas pengamanan dengan profesional dan humanis serta untuk berkoordinasi dengan Calon Kades beserta tim suksesnya untuk selalu menjunjung tinggi azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Setelah selesai pelaksanaan apel , Kapolres Konsel beserta Forkopimda melakukan pengecekan personel dan kelengkapan serta pengecekan sarana kendaraan bermotor.

Reporter : Chanda Saputra

Sekda Konsel Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap RAPBD-P 2023

0

Sekda Konsel (kiri), Ketua DPRD Konsel (tengah), Wakil Ketua II DPRD Konsel (kanan) saat Paripurna pandangan fraksi terhadap RAPBD-P 2023

LS, Konsel – Delapan Fraksi DPRD Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyatakan menerima Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (RAPBD-P) Tahun 2023, untuk dilakukan pembahasan selanjutnya.

Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Konsel tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kendari, Selasa (8/8/2023).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, S.Sos.,M.Si., didampingi Wakil Ketua II Hj. Hasnawati, SE serta turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. St. Chadidjah, S.Sos.,M.Si dan sejumlah SKPD lingkup Pemda Konsel.

Anggota DPRD Konsel Muhammad Yusri mewakili kedelapan fraksi menyampaikan bahwa diskusi pembahasan RAPBD antara eksekutif dan legislatif, memungkinkan terciptanya standar distribusi dan alokasi anggaran secara merata.

Olehnya itu, untuk memenuhi kebutuhan nyata dalam memberi pelayanan publik hingga periode tahun 2023. Melalui pembahasan ini pula akan tecipta kesepahaman agar menghasilkan Perda APBD yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel kepada publik Konawe Selatan.

Jumlah keseluruhan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)-Perubahan Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp. 1.989.327.039.194,24.

Yusri menyebut RAPBD-Perubahan tersebut meliputi, Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.581.967.811.203,00. Belanja Daerah sebesar Rp. 1.984.327.039.194,24. Dan Pembiayaan, senilai Rp. 402.359.227.991,24.

“Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Konawe Selatan yang terdiri dari 8 fraksi, membuat beberapa masukan dan rekomendasi pada bagian yang penting dan mendasar, yang menjadi poin-poin penting untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.

Editor: Agus

Meriahkan HUT RI ke 78, Pemda Konsel Adakan Lomba Gerak Jalan

0

Sekda Konsel (kiri) dampingi Bupati Konsel (tengah) dan Wakil Bupati (kanan) saat saksikan peserta lomba gerak jalan

LS, Konsel – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke- 78, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) menggelar Lomba Gerak Jalan Santai dan Gerak Jalan Indah, Selasa (15/8/2023).

Para peserta pun antusias menampilkan yel-yel dan variasi barisan terbaiknya di hadapan tribun utama yang disaksikan oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Wakil Bupati Rasyid, Sekda Hj St Chadidjah, Kajari Konsel Hj Herlina Rauf, serta para pimpinan OPD.

Ketua Panitia Lomba Erawan Supla Yuda mengatakan lomba gerak jalan santai dan indah ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemda Konsel.

Terdapat 80 peserta dari pelajar tingkat sekolah dasar dan menengah perwakilan dari kecamatan se-Kabupaten Konsel yang mengikuti gerak jalan tersebut. Sedangkan dari OPD lingkup Pemda Konsel sebanyak 36 peserta.

“Peserta benar-benar antusias mengikuti gerak jalan ini, baik itu tingkat pelajar maupun OPD, bahkan kegiatan tersebut selesai hingga malam hari namun para peserta masih tetap semangat,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konsel ini.

Ketua Panitia Kegiatan Budi Yuliarto mengatakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka menyemarakkan HUT RI di tingkat Kabupaten Konsel terdiri dari penanaman pohon di hutan kota, gerak jalan santai, gerak jalan indah, beragam perlombaan, pengukuhan paskibraka dan banyak lagi. Puncaknya pada upacara detik detik proklamasi, penurunan bendera, dan ditutup dengan malam ramah tamah.

Tema HUT RI ke-78 tahun 2023 adalah Terus Melaju untuk Indonesia Maju, tema ini sesuai dengan misi pembangunan Konsel mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat.

“Tentu kita berharap kemeriahan ini tidak sampai disini saja melainkan pada upacara peringatan proklamasi kemerdekaan nanti akan jauh lebih ramai. Sebab hal itu merupakan momen sakral bagi seluruh anak bangsa di tanah air ini,” katanya.

Kegiatan gerak jalan ini dibagi dalam dua sesi, sesi pertama pagi hari untuk gerak jalan santai yang diikuti oleh 36 peserta dari instansi lingkup Pemda Konsel. Sedangkan sesi kedua di sore hari adalah gerak jalan indah yang diikuti pelajar tingkat sekolah dasar dan menengah se- Kabupaten Konsel dengan jumlah peserta sebanyak 80 team.

Reporter : Is One

Sekda Konsel Buka Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

0

LS, Konsel – Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan (Konsel) Hj. ST. Chadidjah membuka pelatihan penyelenggaraan jenazah untuk imam, pengurus dan remaja masjid se- Kabupaten Konsel yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel, bertempat di Islamic Center Konsel, Kamis (25/8/2023).

Sekda Konsel ST. Chadidjah menjelaskan kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan khusus pada pengurus masjid dan imam dalam mengurus jenazah, mulai dari memandikan jenazah, pengkafanan jenazah, mensholatkan hingga pemakaman.

“Dengan kegiatan ini kami sangat berharap pengurus masjid mampu menjalankan peran untuk membantu masyarakat luas, khusus dalam pengurusan jenazah di wilayah masing – masing,” ucap Chadidjah.

Sekda Konsel juga mengajak seluruh umat muslim di daerahnya untuk lebih peduli terhadap tata cara mengurus jenazah karena hal itu merupakan anjuran dan tuntunan agama sekaligus menjadi kebutuhan semua pihak.

“Teknis dan adab mengurus jenazah sudah menjadi kebutuhan karena tidak satupun manusia luput dari kematian,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Konsel Hamlin S Ode Makka menjelaskan pihaknya melatih penyelenggara jenazah itu merupakan bagian terpenting untuk menjawab kebutuhan masyarakat Konsel.

Hamlin menambahkan, disadari atau tidak setiap kehidupan pasti ada kematian dan dalam setiap kematian itu ada kalanya pihak keluarga tertentu masih bingung tentang tata cara mengurus jenazah.

“Pelatihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kehidupan sosial dan beragama, khususnya dalam upaya peningkatan kapasitas pengetahuan para pengurus masjid dan remaja masjid,” jelasnya.

“Inilah perhatian kami terhadap kebutuhan masyarakat muslim, khususnya dalam hal penyelenggaraan jenazah,” imbuhnya.

Reporter : Is One
Editor : Agus

Sekda Konsel Dampingi Bupati dan Wabup Terima Kunker Danlanal Kendari

0

Bupati Konsel (ketiga kanan) berikan cinderamata kepada Danlanal Kendari (ketiga kiri) yang didampingi Wakil Bupati (kedua kiri) dan Sekda Konsel (kiri)

LS, Konsel – Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga menerima kunjungan kerja (Kunker) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari Kolonel Laut (P) A.K. Mulku Zahari di Auditorium Kantor Bupati, Jumat (25/8/2023).

Rombongan pejabat Lanal Kendari itu diterima oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga didampingi Wakil Bupati Rasyid, Sekda Hj St Chadidjah, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami ucapkan selamat datang, sebagai kepala daerah, tentunya kami sangat berterima kasih telah kembali dikunjungi oleh Lanal Kendari, semoga pertemuan ini bisa lebih mempererat silaturahmi,” ucap Surunuddin menyambut kunjungan tersebut.

Surunuddin menjelaskan bahwa Kabupaten Konsel merupakan wilayah yang memiliki garis pantai terpanjang di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Terbukti dengan adanya desa pesisir yang tersebar di Kecamatan Tinanggea, Laonti, Palangga Selatan, Lainea, Kolono, Kolono Timur, Moramo dan Moramo Utara.

“Dengan jumlah desa dan kelurahan sebanyak 351, Konawe selatan termasuk daerah yang terluas di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki segala kultur budaya, suku dan agama yang beragam,” jelasnya.

Karena itu kabupaten dengan tagline ‘Desa Maju Konsel Hebat’ itu termasuk  daerah dengan jalur lintasan yang begitu banyak bagi moda transportasi laut. Dengan adanya Pelabuhan Torobulu, Amolengu, Tinanggea, Lainea, Moramo dan Laonti adalah pelabuhan laut yang ada di wilayah Kabupaten Konsel.

“Kami berharap, dapat terjalin kerja sama dan sinergi yang baik antara Pemkab Konsel dengan Lanal Kendari, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Konsel,” harapnya.

Sementara itu Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) A.K. Mulku Zahari mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemkab Konsel yang sangat luar biasa. Pada kesempatan itu pula dirinya juga memperkenalkan jajaran pejabat Lanal Kendari.

Di hadapan Bupati dan jajarannya, dirinya mengungkapkan wilayah kerja Lanal Kendari terdiri dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara dan salah satunya adalah Kabupaten Konsel.

“Benar yang dikatakan pak bupati Kabupaten Konsel ini sangat luas dengan beraneka ragam suku, budaya dan agama, yang hidup rukun dan damai,” ungkapnya.

Disisi lain, Mulku menyambut baik harapan Pemkab Konsel. Dia mengatakan, kerja-kerja Lanal Kendari dalam membangun daerah, tak lepas dari sinergi dengan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Operasi laut yang kami lakukan, tujuannya untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna moda transportasi laut. Olehnya itu kami wajib mendukung penuh apa yang dilakukan pemerintah daerah, dalam rangka membangun sinergi,” imbuhnya.

Reporter : Is One
Editor : Agus

Lakukan Penjaringan Usulan Penelitian, BRIDA Konsel Gelar Rakor Konsultasi Kelitbangan

0

 

LS, Konsel – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) melaksanakan Rapat Konsultasi dan Evaluasi kegiatan Kelitbangan dengan tema Konawe Selatan menuju One Agency One Innovation melalui kreatifitas, invensi, riset dan inovasi yang aplikatif, bertempat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Konsel, Selasa (29/8/2023).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Sekda Konsel Hj. St Chadidjah, Kepala BRIDA Sultra Hj. Isma, Kepala BRIDA Konsel Hj. Marwiyah Tombili, dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel.

Kepala BRIDA Konsel Dr Hj Marwiyah Tombili menyampaikan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Kelitbangan ini baru kali pertama dilaksanakan BRIDA Konsel dengan tujuan melakukan penjaringan usulan penelitian untuk tahun 2024 serta melakukan evaluasi singkat terhadap pelaksanaan kegiatan penelitian pada tahun-tahun sebelumnya.

“Selain menjaring usulan dari OPD terkait tema penelitian untuk 2024, melalui Rakor ini juga kami mengharapkan adanya usulan atau rencana kegiatan yang inovatif yang dapat diklaim sebagai inovasi daerah dari OPD-OPD yang kemudian akan dianggarkan pelaksanaannya pada APBD 2024,” katanya.

Bupati Konsel H Surunuddin Dangga mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya memberi dorongan kepada seluruh OPD untuk menggalakkan inovasi yang teradministrasikan secara baik. Semua ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan guna memberi kemudahan kepada masyarakat.

“Hal ini sesuai dengan harapan kita sejak transformasi Balitbangda menjadi BRIDA. Salah satunya, semua kebijakan dikaji di BRIDA. OPD tidak bisa terjebak dalam zona nyaman, inovasi ini kan mengikuti perkembangan zaman. Kalau tidak bisa mengikuti maka daerah tidak maju maju,” ucapnya.

Sementara Kepala BRIDA Sultra, Hj Isma mengapresiasi Pemda Konsel dibawah komando Bupati H Surunuddin Dangga dalam hal inovasi. Salah satu bukti nyata, Konawe Selatan daerah pertama yang mentransformasikan Balitbangda menjadi BRIDA.

“Harus diapresiasi komitmen Pemda Konsel dalam meningkatan mutu riset dan inovasi daerah. Karena Pemda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Reporter : Is One
Editor: Agus

Dinas Ketapang Konsel Launching Agro Wisata P2L dan Proyek Inovasi

0

LS, Konsel – Demi mewujudkan daerah yang swasembada pangan, maka Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Pemkab Konsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) terus berupaya melakukan inovasi dalam pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Konawe Selatan.

Baru-baru ini Dinas Ketapang yang dinakhodai oleh Setia Ningsih Mangidi, S.TP,M.AP telah meluncurkan inovasi Proyek perubahan yang diberi nama “Si Abang Tampan Asri”, (Strategi Pengembangan Agrowisata Melalui Pekarangan Pangan Lestari).

Launching proyek tersebut dihadiri oleh Sekda Konsel Hj St Chadidjah S.Sos,M.Si, Asisten I Amran Aras, Ketua TP-PKK Konsel Hj Nurlin Surunuddin SH, Ketua Kadin Konsel Adi Jaya Putra B.Bus,M.Com, Sekcam Andoolo Samrudin, Kades Bumi Raya, Para Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani Wanita (KWT), dan masyarakat, bertempat di Desa Bumi Raya, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel, Rabu,(30/8/2023).

Kadis Ketapang Setia Ningsih Mangidi menjelaskan, program Pengembangan Agrowisata melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kabupaten Konawe Selatan ini, dibuat sebagai upaya medukung program Pemerintah Daerah (Pemda) sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Konawe Selatan.

“Misi pertama yaitu Penguatan dan Pengembangan Perekonomian Berbasis Perdesaan yang Inklusif dan Berkelanjutan, selanjutnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Setia Ningsih, salah satu tujuan dari Ketapang berorientasi untuk pencapaian pemenuhan hak atas pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) ketahanan pangan nasional dan lokal.

“Pihak kami melalui program pengembangan P2L telah dilaksanakan untuk meningkatkan ketersediaan aksebilitas dan pemanfaatan pekarangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung program pemerintah tentang penanganan lokasi prioritas intervensi penurunan stunting,” katanya.

Setia Ningsih menyebut beberapa kendala dalam pengembangan program tersebut salah satunya pemanfaatan lahan pekarangan belum di optimalkan sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga tani.

“Kami berharap dengan adanya terobosan baru Strategi Pengembangan Agrowisata melalui P2L ini dapat meningkatnya pendapatan ekonomi keluarga tani serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan jumlah personal yang cukup,” harapnya.

Editor : Agus

Sekda Konsel Buka Bimtek Penerapan Aplikasi Srikandi

0

Sekda Konsel Hj ST Chadidjah

LS, Konsel – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), di salah satu hotel di Kendari, Selasa (11/9/2023).

Kegiatan yang berakhir pada Jumat (14/9) ini dihadiri oleh 36 perwakilan OPD dan 25 perwakilan kecamatan se- Kabupaten Konsel.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. St. Chadidjah, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dispuspida Syahrin Saudale, Kadis Kominfo Hidayatullah, SP., M.Si., dan seluruh peserta bimtek dengan pemateri Dra. Satriani (Arsiparis Ahli Madya).

Dalam sambutannya, Sekda Konsel Chadidjah mengatakan kegiatan seperti ini jangan dianggap remeh, jangan hanya dijadikan untuk menggugurkan kewajiban, tapi yang perlu diketahui ilmu yang nantinya akan dipelajari disini sangat berharga untuk kita petik.

“Pemkab konsel saat ini sedang mendorong penerapan SPBE sehingga setiap OPD dituntut untuk lakukan digitalisasi dan Alhamdulillah gayung bersambut untuk Dinas Perpustakaan ini sudah melaksanakan e-Arsip atau SRIKANDI,” sebut Chadidjah.

Olehnya itu, mantan Kepala BKPSDM konsel ini mengapresiasi agenda dari Dispusipda yang telah mendukung daerah dalam hal Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Harapan saya kedepannya agar semua bisa terintegrasi, agar kita tidak perlu menggunakan arsip manual lagi, tapi lebih ke digitalisasi sehingga apa yang kita tidak harapkan seperti hilang dan lebih irit dalam hal pembiayaan,” imbuhnya.

Editor : Agus

Sekda Konsel Ajak Masyarakat Lestarikan Alam Saat Penanaman Mangrove Nasional

0

Sekda Konsel (kanan) saat tanam mangrove bersama Pangdam Hasanuddin di Teluk Kendari

LS, Konsel – Penanaman Mangrove serentak dengan mengusung tema ‘Mangrove For Better Life’ yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Pertahanan RI di PIK Jakarta serta diikuti penanaman mangrove serentak di 370 titik yang berada di 37 Provinsi se- Indonesia, Senin (15/5/2023).

Salah satu titik penanaman mangrove tersebut berada di Teluk Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Hj St Chadidjah S.Sos.,M.Si., pun turut melakukan penanaman mangrove serentak tersebut. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Konsel untuk mewujudkan lingkungan hidup demi kelestarian alam.

Mewakili Pemkab Konsel, Sekda Konsel mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI di seluruh Indonesia yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan penanaman Mangrove Nasional secara serentak.

Istimewanya lagi kegiatan ini dihadiri oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi ikuti turun langsung dalam penanaman Mangrove beserta seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sultra, Bupati dan Wali Kota Se- Sultra, serta Organisasi Kemasyarakatan di Sultra.

Menurut Chadidjah, kegiatan Penanaman Mangrove Nasional secara serentak di seluruh Indonesia ini dapat memperbaiki kualitas serta mempertahankan hutan mangrove.

Untuk itu Chadidjah berharap, dengan kegiatan ini dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove, baik secara fisik, ekologi, dan ekonomis.

Mengingat wilayah daratan Kabupaten Konsel dengan luas 451.420 Ha atau sekitar 11,83 persen dari luas wilayah daratan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konsel juga memiliki wilayah perairan (laut) dengan luas kurang lebih 9.368 km2 dengan panjang pantai keseluruhan termasuk pulau-pulau kecil yaitu kurang lebih 200 Km.

“Selain jazirah tenggara Pulau Sulawesi, Konawe Selatan memiliki pulau kecil yang memiliki potensi pengembangan pariwisata yang menjanjikan, antara lain Pulau Hari, Pulau Senja dan kawasan wisata bahari Namu,” terang Chadidjah.

“Olehnya itu, dikesempatan ini saya mengajak masyarakat Konsel dalam membantu program pemerintah dalam mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup, yang bertujuan untuk keseimbangan antara manusia dengan alam serta mengurangi dampak pemanasan global,” imbuhnya.

Mantan Kadis Perindag Konsel ini mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menggaungkan dan juga merealisasikan semangat gerakan menanam pohon.

“Upaya penanggulangan bukan hanya pada tanggap darurat saja, namun yang tak kalah penting adalah hal yang bersifat komprehensif. Olehnya itu langkah menaman pohon saat dini bisa dilakukan pada banyak kesempatan untuk kepentingan masa depan anak cucu kita nantinya,” pesannya.

Editor : Agus