Beranda blog Halaman 31

Satu Unit Mobil Truck Terbalik di Ruas Jalan Sanggi-Sanggi, Diduga Sopir Dalam Pengaruh Alkohol

0

Lakalantas tunggal, sebuah truk terguling di jalan Desa Sanggi-Sanggi, Kabupaten Konsel. (Foto: Chandra)

LS, Konsel – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal, sebuah kendaraan truck roda enam terbalik di jalur dua Desa Sanggi-Sanggi, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Rabu malam (27/9/2023) sekitar pukul 21.00 Wita.

Dalam insiden kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Diduga kecelakaan mobil truck yang terbalik ini diakibatkan pengemudi yang diketahui identitasnya berinisial (f) dalam keadaan mabuk.

“Saya dari Kiaea mau pulang ke Alangga, ada motor yang saya hindari makanya saya banting satu kali setir, eh ternyata langsung terbalik,” ucap si pengemudi yang masih dalam keadaan mabuk.

Warga setempat pun menahan mobil truck yang melintas untuk meminta tolong membantu menarik truck yang terbalik agar kembali berdiri dan dapat dipindahkan di tepi jalan, agar jalan tersebut bisa kembali dilewati.

Reporter : Chandra Saputra

KPU Konsel Mulai Laksanakan Tahapan Pencermatan Daftar Calon Tetap Caleg

0

 

LS, KONSEL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan partai politik meningkatkan koordinasi pada masa pencermatan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT).

Terhitung mulai 24 September hingga 3 Oktober 2023, KPU Konsel melaksanakan tahapan pencermatan Daftar Calon Tetap (DCT) bagi calon legislatif di Kabupaten Konsel untuk Pemilu 2024 mendatang.

Ketua KPU Konawe Selatan, Muh. Yunan melalui Ketua Divisi Teknis Penyelenggaran KPU Konsel, Eko Hasmawan Baso menjelaskan dalam tahapan tersebut partai politik atau peserta Pemilu 2024 diperkenankan untuk mengubah nama, nomor urut hingga Dapil dan foto bakal calon legislatif yang diajukannya.

“Ada kemungkinan berubah nama, nomor urut dan foto serta Dapil Bacaleg masih bisa terjadi berdasarkan persetujuan Ketua Umum dan Sekjen masing masing partai politik. Namun, dengan catatan semua persyaratan harus dipenuhi atau dinyatakan memenuhi syarat,” jelas Eko saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/9/2023).

Eko mengatakan jika terdapat nama baru yang diajukan parpol sebagai bakal calon legislatif, maka pihaknya bakal memverifikasi administrasi seluruh persyaratannya, termasuk validasi di lapangan untuk memastikan keabsahannya.

Begitu juga terhadap Bacaleg dari kepala daerah maupun kepala desa, TNI/Polri dan PNS harus memenuhi syarat yang disertakan SK keputusan pemberhentian dari pihak yang berwenang, jika tidak ada sampai tanggal 3 Oktober maka akan dinyatakan gugur.

“Pengajuan perubahan ini dapat dilakukan selama rentang waktu tahapan pencermatan DCT Pemilu 2024 selama 10 hari melalui Sistem Informasi Calon (Silon),” imbuhnya.

Sementara Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Konsel, Anton Roberto mengatakan bahwa tahapan pencermatan DCT merupakan masa-masa penting dan menentukan yang akan digunakan pada tahapan selanjutnya.

“Kami berharap parpol dapat berkoordinasi dan meningkatkan komunikasi dengan KPU perihal hal-hal yang dilaksanakan pada masa pencermatan rancangan DCT sebelum DCT ditetapkan,” ujarnya.

Anton memastikan KPU memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Pemilu 2024 terkait pencermatan DCT sekaligus mengingatkan berhati-hati dan fokus guna menghindari potensi persoalan.

“Setelah tahapan pencermatan DCT, kami akan melaksanakan tahapan penyusunan DCT pada 4 Oktober – 3 November 2023, kemudian menetapkannya pada 4 November 2023,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Konsel telah menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) sebanyak 429 orang masuk daftar lolos Bacaleg yang terdiri dari 271 laki – laki dan 158 perempuan dari 17 partai politik.

Editor : Agus

Penyelenggaraan Pilkades Aman dan Sukses Mendapat Apresiasi dari Ketua DPRD Konsel

0

Irham Kalenggo Ketua DPRD Konsel

LS, Konsel – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah selesai serta berlangsung aman dan sukses. Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo mengapresiasi atas terselenggaranya Pilkades dengan sukses tanpa adanya riak riak di masyarakat.

“Alhamdulillah, Pilkades serentak di Konsel berlangsung aman dan sukses tanpa adanya riak riak di tengah masyarakat, baik dari pendukung pemenang dan yang belum terpilih,” kata Irham Kalenggo kepada awak media, Selasa, (26/9/2023).

Menurut Irham Kalenggo, suksesnya penyelenggaraan Pilkades tentu sesuai harapan pemerintah daerah untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di desa masing masing. Kepada pemenang Pilkades di 96 desa yang melaksanakan Pilkades untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan seluruh masyarakat, termasuk rivalnya saat Pilkades.

“Diharapkan semua Kades yang memenangkan Pilkades untuk tetap merangkul seluruh masyarakat di desanya, termasuk calon kades yang belum berhasil. Juga kepada calon Kades yang belum berhasil untuk tidak mengajak pendukungnya memisahkan diri atau berniat untuk memekarkan desa,” harapnya.

Irham yang juga Ketua DPD Partai Golkar Konsel ini menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Selatan, khususnya yang baru menyelenggarakan Pilkades untuk tetap menjaga kamtibmas menjelang Pemilu dan Pilpres tahun 2024 mendatang.

“Ber-euforia boleh, tetapi untuk tidak berlebihan. Apalagi saling mengganggu kepada pendukung Cakades yang menang atau yang kalah. Mari jaga daerah tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Editor : Agus

Viral Di Sosmed! Salah Satu Cakades di Konsel Minta Kembali Uang Serangan Usai Kalah di Pilkades

0

Gambar hasil tangkapan layar di video viral

LS, Konsel – Tengah viral unggahan video berdurasi 28 detik di media sosial yang menampilkan salah seorang ibu warga Desa Ambakumina, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tengah mengembalikan uang serangan salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) yang diduga tidak lolos di pertarungan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 24 September 2023 kemarin.

Melalui rekaman video tersebut, seorang ibu ini didatangi tim sukses salah satu Cakades bersama rekannya dengan menggunakan kendaraan bermotor matic warna hitam kuning.

Di dalam unggahan video durasi pendek 28 detik itu, ibu tersebut mengatakan dengan ucapan, “Inimi uang lima ratus ribu dengan gula dan teh yang dorang datang bawa saya kembalikan, saya tidak pernah juga meminta, mereka yang datang bawa sendiri, inimi yang harus di jadikan contoh untuk kedepan, ini mereka orang orang suruhannya,” ungkap ibu-ibu dengan geram melalui rekaman video yang viral.

Dari unggahan video tersebut terlihat seorang perempuan mengembalikan uang pecahan seratus ribu sebanyak lima lembar serta di dalam kantong kresek yang berisi gula dan teh yang diterima oleh seorang pemuda dan bersama rekannya yang duduk menunggu menggunakan kendaraan motor matic berwarna hitam kuning, selanjutnya setelah menerima uang tersebut mereka kemudian pergi dengan menggunakan motor.

Reporter : Candra Syaputra

Sinergi PLN Bersama Damkar Kabupaten Konsel Dalam Pembekalan Tentang Bahaya Listrik

0

 

LS, KONSEL – Bertepatan dengan program perekrutan Relawan Pemadam Kebakaran Desa, PT. PLN (Persero) ULP Konawe Selatan melaksanakan sosialisasi dan pembekalan tentang bahaya listrik, Kamis (15/9/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan yang dihadiri oleh Pejabat K3L PLN Konawe Selatan, Sekcam Andoolo, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Andoolo, Perwakilan dari Dinas Pemadam Kebakaran, masing masing perwakilan desa.

Manager PLN ULP Konawe Selatan Tri Cahyono, ST., menyampaikan, dalam kegiatan ini peserta relawan pemadam kebakaran desa diajak untuk lebih peduli terhadap aset PLN dan instalasi ketenagalistrikan yang berada pada rumah serta lingkungannya.

“Harapannya dari kegiatan ini peserta lebih mengerti dan memahami terkait bahaya listrik serta menghindari bermain layang-layang di dekat kabel jaringan listrik PLN 20.000 volt sehingga dapat menggunakan listrik secara aman dan nyaman,” ucapnya.

Salah satu peserta pembekalan mengaku mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh PLN bekerjasama dengan Damkar Kabupaten Konawe Selatan ini.

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami dalam penggunaan listrik yang benar dan dapat kencegah terjadinya kebakaran akibat penggunaan listrik yang tidak aman,” ungkap salah satu warga yang mengikuti sosialisasi tersebut.

Reporter : Is One

Pilkades di Andoolo Barat, Incumbent Desa Puundoho Kembali Terpilih untuk Periode Ketiganya

0

Calon Kades Puundoho, Nomor urut 1 (kanan) Ahmad Amiruddin bersama istri dan Nomor urut 2 Shodiq (kiri) bersama istri.

LS, Konsel – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2023 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaksanakan hari ini, Minggu (24/9/2023).

Pilkades serentak yang diikuti oleh 272 Calon Kepala Desa (Cakades) dari 96 desa yang tersebar di 25 kecamatan se- Kabupaten Konawe Selatan ini berjalan secara aman dan kondusif.

Salah satu kecamatan yang menyelenggarakan Pilkades serentak tahun 2023 yakni Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konsel.

Perolehan suara Pilkades di Desa Puundoho, Minggu (24/9/2023)

Camat Andoolo Barat Muhammad Sofyan Mansyah mengatakan di Kecamatan Andoolo Barat hanya satu desa yang menyelenggarakan pemilihan kepala desa, yakni Desa Puundoho. Dengan dua calon, incumbent dan pendatang baru.

“Pelaksanaan Pilkades yang begitu demokratis dengan pemilih-pemilih cerdas dan tidak lepas dari peran rekan-rekan kepolisian, TNI dan semua unsur stakeholder yang terus mengawal ketat dari proses pencoblosan sampai perhitungan semuanya berjalan aman dan lancar,” ucap Sofyan.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Puundoho Agus Hadi Suranto menyampaikan jumlah DPT di Desa Puundoho sebanyak 450 wajib pilih.

“Semua wajib pilih menyalurkan hak suaranya dengan baik. Dari total 450 DPT, suara sah sebanyak 450 dan 5 suara batal,” rincinya.

Berikut hasil perolehan suara Pilkades di Desa Puundoho, Kecamatan Andoolo Barat.

1. Nomor urut (1) atas nama Ahmad Amiruddin dengan perolehan suara di Dusun I sebanyak 82, Dusun II sebanyak 48 dan Dusun III 71 dengan total perolehan suara sebanyak 201.

2. Nomor urut (2) yang juga incumbent atas nama Shodiq memperoleh suara di Dusun I sebanyak 79, Dusun II sebanyak 84 dan Dusun III sebanyak 81 sehingga total perolehan suara sebanyak 244.

Reporter : Chandra Saputra
Editor: Agus

Sekda Konsel Buka Pelatihan Manajerial Pengelolaan Koperasi

0

Sekda Konsel (kiri depan) berikan hibah laptop kepada koperasi di Konsel

LS, Konsel – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar pelatihan Dasar-dasar Manajerial Pengelolaan Koperasi bagi para pengelola koperasi di Kabupaten Konsel.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari itu dimulai sejak Kamis, 5-7 Juli 2023, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel Hj St Chadidjah, S.Sos., M.Si., didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Agustiana Melamba, SH,M.AP, Sekdis Koperasi Jimmy Nurman, S.Sos., bertempat di hotel Kubra Kendari, Kamis (5/7/2023).

Sekda ST Chadidjah mengatakan manajemen koperasi adalah suatu proses untuk mencapai tujuan melalui usaha bersama, berdasarkan azas kekeluargaan. Untuk mencapai tujuan itu, perlu diperhatikan adanya sistem manajemen yang baik.

Chadidjah menyampaikan sebagai badan usaha, koperasi membutuhkan manajemen yang baik agar tujuan koperasi tercapai dengan baik dan benar.

“Jadi hal yang membedakan koperasi dengan badan usaha lainnya terletak pada unsur manajemen organisasi yang menggerakkan operasional koperasi serta pengurus, pengawas, pengelola dan anggota,” ucap Chadidjah.

Selain itu, operasionalisasi koperasi berjalan sesuai dengan AD/ART yang diputuskan dalam Rapat Akhir Tahun (RAT) yang merupakan bagan tertinggi dalam struktur organisasi koperasi.

Pada RAT, keputusan-keputusan strategis diputuskan, seperti membuat kebijakan umum, mengangkat dan memberhentikan pengurus dan pengawas.

Olehnya itu, Chadidjah mengimbau kepada para pengurus koperasi untuk bertugas memimpin jalannya koperasi sedangkan pengawas tugasnya mengawasi jalannya koperasi.

“Saya berharap koperasi-koperasi yang ada di Konsel dapat lebih meningkat dan berkembang. Pemkab Konsel telah berkomitmen untuk terus memberikan support kepada para pengelola koperasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konsel Agustiana Melamba berharap dengan kegiatan tersebut dapat meningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM para pengurus koperasi melalui program dan kegiatan pelatihan.

“Dalam hal manajemen pengelolaan koperasi yang efektif dan efisien, maka dipandang perlu untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini,” ucapnya.

Outputnya diharapkan dengan diadakannya pelatihan ini akan tercipta manajemen pengelolaan kelembagaan koperasi yang handal dan baik sesuai dengan aturan dan kaidah perkoperasian sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya peningkatan pertumbuhan usaha koperasi yang maju, mandiri dan profesional.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Sadjaruddin, selaku panitia pelaksana kegiatan menjelaskan para peserta dalam kegiatan tersebut merupakan para pengurus koperasi yang baru di bentuk dan dikukuhkan serta pengurus yang baru terpilih melalui RAT koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Konsel.

Adapun narasumber pada kegiatan ini dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra Bidang Kelembagaan, Bidang Pengembangan, Kabid Hukum, Kabid Usaha dan Pembiayaan Koperasi, serta akademisi lainnya.

Untuk diketahui usai pembukaan pelatihan juga dirangkaikan dengan pemberian reward berupa bantuan hibah barang (laptop) kepada koperasi berprestasi di Konsel.

Koperasi tersebut diantaranya KPRI Masagena (Kelurahan Konda, Kecamatan Konda), KSU Mitra Sekawan (Kelurahan Ranomeeto, Kecamatan Ranomeeto), KSP Gotong Royong (Desa Sukamukti, Kecamatan Lalembuu) dan Kopwan Sri Rejeki (Desa Lapoa Indah, Kecamatan Andoolo Barat).

Sekda Konsel Dampingi Wabup Terima Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi di Asembu Mulya

0

Sekda Konsel (kanan) dampingi Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sultra (tengah)

LS, Konsel – Di ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) diwakili oleh Desa Asembu Mulya, Kecamatan Buke.

Desa Asembu Mulya berhasil menjadi terbaik pertama dari 336 desa yang ada di Kabupaten Konawe Selatan.

Desa digital yang menerapkan sistem pelayanan pemerintahan berbasis Elektronik (SPBE) ini dinilai langsung oleh Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dr. Ir. I Gede Panca, M.Pd bersama rombongan, Sabtu (8/7/2023).

Kedatangan rombongan tim penilai diterima langsung oleh Wakil Bupati Konawe Selatan Rasyid, S.Sos., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. ST Chadidjah S.Sos., M.Si, Kepala DPMD Konawe Selatan Drs. Annas Mas’ud, M.Si dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Konsel.

Wakil Bupati Konsel Rasyid mengungkapkan kegiatan penilaian merupakan tahapan dari perlombaan desa sebagai implementasi dari Permendagri No 81 tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, atau yang lebih kita kenal dengan lomba desa.

Menurut Rasyid, lomba desa merupakan ajang evaluasi dan kompetisi untuk menentukan status desa.

“Efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan hasil pembangunan serta partisipasi melalui pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakat dengan menekankan kebersamaan dan keswadayaan gotong-royong dalam dua tahun terakhir,” ucapnya.

“Dengan kata lain, lomba desa dan kelurahan ini untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan desa dan kelurahan, kemajuan, kemandirian,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, ajang lomba desa dan kelurahan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi desa dalam melakukan pembangunan desa, sehingga kita dapat mewujudkan dan memantapkan ‘Desa Maju Konsel Hebat’ di Kabupaten Konawe Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan pada saat ini memprioritaskan implementasi System Pemerintahan Berbasis Eletronik (SPBE). Baik pada tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Rasyid, pemerintah daerah mulai memperkenalkan pelayanan digital online kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Konawe Selatan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya mulai memperkenalkan pelayanan digital pada tingkat desa melalui pembangunan 336 website desa yang terintegrasi.

“Kami yakin eletronik goverment desa dapat kita wujudkan di Kabupaten Konawe Selatan. Sehingga kita juga mendorong dan mendukung Desa Asembu Mulya menjadi percontohan Desa Digital, yang secara bertahap dapat mewujudkan penerapan eletronik government dalam pengelolaan pemerintahan desa dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Rasyid memaparkan Desa Asembu Mulya berdasarkan Indeks Pembangunan Desa tahun 2022 berstatus berkembang. Indeks Desa Membangun tahun 2022 berstatus berkembang, dan hasil Evaluasi Desa dan Kelurahan tahun 2021 dan 2022 masuk kategori cepat berkembang.

“Yang menarik di Desa Asembu Mulya ini dan tentunya beberapa desa lainnya di Konawe Selatan adalah sudah aktif mengelola website desa. Sehingga mewujudkan tranparansi pengelolaan pemerintahan desa, pelayanan eletronik persuratan yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan desa,” paparnya.

Termasuk mengakses data pemerintah desa secara online. Disisi lain BUMDESA di Asembu Mulya ini salah satu unit usahanya adalah pelayanan internet yang menjadi salah satu sarana pendukung mewujudkan desa digital.

“Kita berharap karakteristik inovasi pembangunan desa ini dapat memberikan nilai tambah tersendiri pada penilaian yang dilaksanakan,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berharap dengan inovasi pembangunan di Desa Asembu Mulya ini dan kekompakan masyarakat dalam partisipasi pembangunan desa, akan mendapatkan penilaian terbaik dan dapat mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di level nasional.

 

PHDI Konsel Gelar Festival Budaya yang Cukup Meriah

0

Bupati Konsel buka festival budaya (ditandai dengan pukul gong) yang diselenggarakan PHDI Kabupaten Konawe Selatan

LS, Konsel – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sukses menggelar Festival Budaya ke 2 yang bertemakan ‘Bersama Melestarikan Budaya Sebagai Warisan Lintas Generasi Dalam Rangka Memperkokoh Keberagaman di Kabupaten Konawe Selatan’.

Festival Budaya tersebut dilaksanakan di Alun alun Pemda Konsel, Minggu (6/8/2023). Tampak ribuan masyarakat khususnya dari suku Bali se- Kabupaten Konsel membanjiri acara tersebut. Keindahan sejumlah budaya Bali ditampilkan. Bahkan tersaji tarian kolosal Rejang Teratai Putih oleh 1008 ibu WHDI se- Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam festival ini dibuka oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga, dan turut hadir Wakil Bupati Konsel Rasyid, Sekda Hj St Chadidjah bersama jajaran OPD, Anggota DPRD Konsel, Ketua Kadin Konsel Adi Jaya Putra, Ketua FKUB, Pemerintah tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, instansi vertikal, dan sejumlah lembaga dan tokoh yang ada di Sultra utamanya Konawe Selatan, serta pihak terkait lainnya.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat menjahit oleh Pemda Konsel melalui Disnakertrans Kabupaten Konsel secara seremonial yang diterima oleh sejumlah Ketua WHDI Kecamatan yang ada di Konsel.

Tarian kolosal oleh ribuan ibu-ibu WHDI

Ketua Panitia Festival Budaya 2 PHDI Konsel Wayan Suliadnya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai semangat untuk melestarikan kebudayaan dan identitas bangsa Indonesia khususnya budaya Bali.

“Juga untuk mempererat semangat persatuan atau dalam bahasa Bali disebut “menyame braye” di kalangan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan secara umumnya,” ucap Wayan Suliadnya.

Peserta kegiatan adalah warga masyarakat Kabupaten Konawe Selatan khusus etnis Bali yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Konawe Selatan dengan total peserta lebih kurang 1963 orang.

“Festival ini menampilkan lomba Baleganjur atau dikenal dengan kesenian musik Bali, lomba Gebogan, tarian kolosal serta fashion show busana adat Bali,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua PHDI Konsel I Gusti Adi Suwantara. Dijelaskannya, festival budaya ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan. Pertama digelar di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat pada 2018 lalu, dan yang kali kedua digelar di Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel.

“Agenda ini disepakati digelar tiga tahun sekali, namun pada tahun 2021 kita terkendala pandemi Covid-19 sehingga baru tahun ini bisa dilaksanakan lagi,” jelas Gusti yang juga merupakan Kadis Nakertrans Kabupaten Konsel ini.

Lebih lanjut dirinya mewakili seluruh warga Bali di Konsel berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Konawe Selatan yang dipimpin Bupati H Surunuddin Dangga dan Wakil Bupati Rasyid, dan seluruh pihak terkait yang senantiasa mendukung berjalannya kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah dan seluruh masyarakat Konawe Selatan atas perhatian dan dukungannya selama ini. Terima kasih atas rasa aman dan damai yang kami rasakan. Dan saya mengajak kepada seluruh masyarakat Bali di Konsel mari kita bersama-sama membangun daerah kita Konawe Selatan. Bersama mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat,” ucapnya.

Ia menambahkan, harapannya kedepan semakin intens digelar festival antar budaya di Konsel.

“Jadi dalam festival antar budaya nantinya menjadi ajang sinergi dan kolaborasi antar sesama masyarakat di Konawe Selatan,” tambahnya.

Pembimas Hindu Sulawesi Tenggara, I Komang Sukeyasa mengapresiasi kegiatan itu. Ia menyampaikan, festival budaya sangat bagus untuk mengingatkan dan membangkitkan kembali rasa cinta generasi muda terhadap budayanya.

“Momen yang baik, apalagi kegiatan ini dilaksanakan pada saat bulan kemerdekaan, tentu ini menjadi penyelarasan antara dharma agama dan dharma negara,” jelasnya.

Ketua PHDI Sultra, I Nyoman Sudiana berterima kasih kepada Pemda Konsel. Menurutnya dukungan Pemerintah Daerah sangat luar biasa. Dirinya bersyukur, keamanan dan kedamaian masyarakat sangat kental di Sulawesi Tenggara khususnya di Kabupaten Konsel.

“Mari kita berbudaya tanpa rasa paling baik sendiri. Kami pun masyarakat Bali belajar banyak dengan beragam budaya yang ada di daerah. Olehnya itu melalui wadah festival antar budaya nantinya jadi ajang kolaborasi yang memperkokoh persatuan dan kesatuan,” terangnya.

Secara khusus dirinya meminta kepada Pemda khususnya Bupati Konsel untuk tak lelah ikut membina masyarakat Bali di daerah.

“Karena terbukti, di bawah kepemimpinan bapak Bupati H Surunuddin Dangga, kehidupan bermasyarakat di Konsel sangat tentram dan damai,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Konawe Selatan H Surunuddin Dangga dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan itu mengapresiasi festival yang digelar PHDI Konsel. Beragam budaya yang dilombakan atau bahkan ditampilkan sangat baik.

“Pemda Konsel menyambut baik dan mengapresiasi festival budaya yang digelar di Alun alun ini. Kami juga siap mendukung kedepan digelar festival antar budaya yang ada di daerah. Sehingga menjadi momentum merawat silaturahmi dan rasa persaudaraan antar masyarakat Konsel,” ungkapnya.

Sejak Konawe Selatan lahir sudah dibingkai dengan persatuan. Perbedaan suku ras dan agama bukanlah soal, tetapi menjadi keindahan yang harus dirawat dan dijamin kedamaiannya.

Dirinya menegaskan, pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder memiliki tanggung jawab merawat kebhinekaan di Konawe Selatan.

“Alun alun yang digunakan untuk kegiatan ini masih sementara dibenahi dan akan saya jadikan sebagai alun alun persatuan. Seluruh sudut di Konsel adalah milik semua elemen masyarakat. Dan alun alun ini menjadi simbol persatuan, semua boleh menggunakannya,” imbuhnya.

Empat Desa di Kecamatan Andoolo Selenggarakan Pilkades, Berikut Hasilnya!

0

 

LS, Konsel – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2023 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaksanakan hari ini, Minggu (24/9/2023).

Pilkades serentak yang diikuti oleh 272 Calon Kepala Desa (Cakades) dari 96 desa yang tersebar di 25 kecamatan se- Kabupaten Konawe Selatan ini berjalan secara aman dan kondusif.

Salah satu kecamatan yang menyelenggarakan Pilkades serentak tahun 2023 yakni Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel.

Camat Andoolo Arshyl Silondae, STP., mengatakan dari total 8 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kecamatan Andoolo, terdapat 4 desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak, yakni Desa Alengge Agung, Desa Ataku, Desa Punggapu dan Desa Bumi Raya.

Di Desa Punggapu terdapat 3 Calon Kepala Desa, dimana diantaranya ada calon incumbent yang kembali ikut memperebutkan jabatan Kades. Begitu juga di Desa Alengge Agung incumbent pun turut serta mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Desa periode mendatang dengan melawan 2 Calon Kades pendatang baru.

Tak mau kalah dengan Desa tetangga, incumbent Desa Ataku juga kembali ikut memperebutkan posisi Kades dengan head to head, melawan Calon Kades pendatang baru. Lain halnya dengan Desa Bumi Raya dimana 4 Calon Kades yang berkompetisi semuanya adalah petarung baru dikarenakan kepala desa sebelumnya sudah tidak ikut mencalonkan diri.

“Pelaksanaan Pilkades yang begitu demokratis dengan pemilih-pemilih cerdas dan tidak lepas dari peran rekan-rekan kepolisian yang terus mengawal ketat dari proses pencoblosan sampai perhitungan. Terkhusus di Kecamatan Andoolo di 4 desa yang melangsungkan kegiatan demokrasi Pilkades semua disimpulkan berjalan lancar dan kondusif,” ucap Camat Andoolo.

Berikut hasil perolehan suara di 4 desa Kecamatan Andoolo.

1. Desa Punggapu kembali di menangkan oleh incumbent dengan
nomor urut (2) atas nama Safar Alhabat dengan perolehan suara 275, disusul dengan nomor urut (1) atas nama Lonas dengan perolehan suara 221, dan nomor urut (3) atas nama Kaola mendapatkan suara 5.

2. Desa Ataku dimana incumbent dikalahkan oleh lawan tunggal dengan nomor urut 1 atas nama Nanang Mulyono dengan perolehan suara 230, sedangkan incumbent atas nama Alhamsah dengan nomor urut 2 mendapatkan suara 144.

3. Desa Alengge Agung berbanding terbalik dengan Desa Ataku, dimana incumbent Desa Alengge Agung atas nama I Gusti Putu Pindah Jaya dengan nomor urut (2) kembali terpilih menjadi Kades untuk Periode 2024-2030 dengan mendapatkan suara 232, disusul oleh nomor urut (3) atas nama Muhammad Bakri dengan perolehan suara 177 dan yang terakhir nomor urut (1) atas nama Putu Desel Mastama Suta dengan perolehan suara 59.

4. Desa Bumi Raya pada perebutan jabatan kepala desa di periode 2024-2030 ini terjadi persaingan yang sangat sengit dimana selisih suara dari ke 4 calon Kades sangatlah tipis. Dimana Bio Habri Oktora nomor urut (1) tampil sebagai pemenang dengan perolehan suara 213, disusul dengan nomor urut (2) atas nama Iron dengan perolehan suara 201, selanjutnya nomor urut (4) atas nama Titus dengan jumlah suara 187 dan nomor urut (3) atas nama Agus Sugiarto, SP., MP., dengan memperoleh suara 112.

Reporter : Chandra Saputra
Editor: Agus