Beranda blog Halaman 11

Polres Konsel Gandeng PEMDA Gelar Pasar Murah Dibulan Suci Ramadan

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Polres Konawe Selatan (Konsel) menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) menggelar operasi pasar murah (OPM) di bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M kepada masyarakat, dengan menyediakan bahan pokok dan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Hal ini dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi kebutuhan bahan pokok di bulan suci Ramadan tahun 2025.

Operasi pasar murah tersebut dilaksanakan di Halaman Mako Polres Konawe Selatan, pada Selasa (18/3/2025).

Pasar murah ini dibuka langsung oleh Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam SIK M.Si didampingi Wakapolres Kompol Dedi Hartoyo S.Pi SH MH, yang dihadiri Kabid Pasar Disperindag Kabupaten Konawe Selatan, Yusrin SE M.Si, para Pejabat Utama Polres, para personel, Bhayangkari Cabang Konawe Selatan, dan masyarakat Konawe Selatan.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam mengatakan, bahwa operasi pasar murah tersebut menyediakan paket bahan pangan pokok masing-masing Beras 124 karung, Terigu 120 Kg, Gula Pasir 200 Kg, Minyak Goreng 228 Botol, dan Telur 40 Rak

“Harga penjualannya Paket 1 (Beras) dengan harga Rp. 55.000/Karung, Paket 2 (Terigu, Gula Pasir, Minyak Goreng) dengan harga Rp. 35.000, dan Paket 3 (Telur) dengan harga Rp. 45.000/Rak,” jelas Febry Sam.

Untuk sistem penjualannya, lanjut Febry Sam, dibagi tiga jenis. Paket 1 (Gula Pasir, Minyak, Terigu), Paket 2 (Beras), Paket 3 (Telur)

“Terdapat 3 (tiga) jenis paket, namun warga masyarakat atau konsumen hanya dapat membeli dan memilih salah satu dari paket tersebut. Bagi masyarakat yang datang untuk membeli paket sembako tersebut wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga,” ungkapnya.

PT Puspita Prima, Lakukan Pemutusan Kontrak Pada ‎Agen Gas Mustamin LPJ 3 Kg, Tidak Prosedural

0

Surat pemutusan kerja PT. dewi puspita prima kepada agen mustamin

‎KONAWE SELATAN – lintangsultra.com – Sejumlah warga Bekenggasu, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) keluhkan kelangkaan gas LPG 3 kilo gram di desa mereka, akibat pemutusan hubungan kerja antara agen Gas LPG 3 Kg Mustamin dan PT Dewi Puspita Prima,” Sabtu, (15/03/2025)

‎Menurut pengelola Pangkalan Gas LPJ 3 Kg Mustamin mengatakan, Kelangkaan tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari akibat pemutusan sepihak dari agen penyuplai.


‎”Memang benar di desa kami ini gas langka disebabkan Pemutusan Hubungan Usaha secara sepihak dari PT. Dewi Puspita Prima tempat kami langganan gas di pangkalan kami,” ujar Mustam

‎Lebih lanjut, Bustamin mengeluhkan pemutusan hubungan usaha yang dialaminya secara semena-mena, dan cacat secara prosedur yang dilakukan oleh PT. Dewi Puspita Prima.

‎Tidak hanya itu, Bustamin juga mengatakan, dirinya sebelumnya pernah disuruh untuk mengisi progres penerimaan Kouta LPJ 3 Kg padahal dirinya tidak pernah menerima.

‎”Kami disuruh meng-upload progres penjualan sedangkan tabung gasnya belum datang bahkan kadang tidak datang. Kadang disuruh meng-upload sebulan 50 tetapi tabungnya kadang tidak cukup.”

‎Bustamin juga sangat menyesalkan kontak, yang ia tandatangani mestinya mendapatkan 4 kali pengiriman dalam sebulan namun faktanya ia hanya mendapat 1 kali sebulan.

‎”sebulan tabung datang hanya 1 kali, sedangkan dalam kontrak seharusnya 4 kali dalam sebulan, bahkan pangkalan sering merugi disebabkan tabung yang bocor tidak pernah diganti oleh perusahaan,” pungkasnya

‎Semetara itu, saat di konfirmasi melalui via whatsaap Aprijayadi salah satu admin PT Dewi Puspita Prima mengatakan .” Tidak ada pemutusan pak., saya sudah WA pangkalan Mustamin terkait persoalan ini, amanji semua, z cuman butuh jastivikasi dari Mustamin kendalaanya apa biar saya bisa teruskan di pertamina,”Ungkapnya lewat telepon WA.

*Aswan Malaba*

Abaikan Somasi Samsudin, SH,,MH Resmi Lapor Kepolda Sultra

0

KENDARI – lintangsultra.com Mendebet rekening adalah proses mengurangi saldo rekening bank. Debit dapat dilakukan untuk berbagai keperluan, seperti membayar tagihan kartu kredit, membayar premi asuransi, atau membeli barang.”(Contoh mendebet)

Pasal 22 ayat (3) huruf e POJK 1/2013 melarang ketentuan dalam perjanjian baku yang mengurangi harta kekayaan konsumen.
Bank hanya dapat mendebit atau mengkreditkan rekening atas persetujuan pemilik rekening.

Tindak pidana pembobolan rekening nasabah dapat dijerat dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atas tindak pidana pencurian.

Pendebetan dana nasabah tindakan sepihak yang merugikan nasabah dan melanggar hukum selain itu pendebetan adalah wanprestasi dari bank terhadap perjanjian yang dibuat dengan nasabah.

Samsudin,SH,,MH Lawyers yang cukup popular
Di wilayah Kabupaten Konawe Selatan, provinsi sulawesi tenggara (Sultra)menjadi korban autodebet sepihak oleh PT Asuransi BRI Life Dana yang ada direkening miliknya terdebet secara otomatis sejak lima (5) bulan lalu.
mengetahui saldo dana direkeningnya berkurang pada tanggal 7 maret 2025.
atas kejadian tersebut Samsudin mengalami kerugian materi sebanyak 3 000 000 (Tiga Juta Rupiah)

Berprofesi pengacara Samsudin melayangkan surat somasi kepada PT Asuransi BRI Life pada tanggal 10 maret 2025, Namun pihak PT Asuransi BRI Life tidak merespon somasi tersebut.

Kamis 14 maret 2025 Samsudin secara resmi buat laporan dipolda Sultra dengan Nomor : TBL/180/III/2025/Ditreskimsus polda Sultra

Saya sudah Laporkan tadi sore, sepenuhnya saya serahkan kepada Polda Sultra biar kasus ini tangani secara profesional,

Saya harapkan agar Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera memanggil pihak PT BRI Life agar di mintai keterangan atas kejadian yang merugikan nasabah yang menitipkan uangnya pada rekening BRI,” tutup nya

(Is One)

POLRES Konsel Mengelar Buka Puasa Bersama Media, Untuk Perkuat Sinergi Wujud Polri Untuk Masyarakat

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) menggelar buka puasa bersama awak media secara serentak di lakukan seluruh Indonesia pada Kamis, 13/3/ 2025)

Kabupaten konawe selatan (KONSEL) Provinsi sulawesi tenggara(SULTRA) Polres konsel menggelar Polri Buka Puasa Bersama Media.

Kegiatan yang ber tema Buka Puasa Polri bersama Media dihadiri langsung kapolres konsel AKBP Febry Sam, SIK,,M.Si serta sejumlah wartawan dan para pimpinan redaksi media, menunjukan sinergi antara rekan rekan media dan Polres konawe selatan.

Febry Sam, mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi positif dan membangun ikatan dengan masyarakat

“Serta keterlibatan publik dalam menyampaikan informasi akurat dan mendukung tugas-tugas kepolisian untuk menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.”

Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik,
Ia menekankan pentingnya pemberitaan yang objektif dan berimbang dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.”ujar orang nomor satu di lingkup polres konsel

“Kami berharap media dapat terus menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang benar, mendukung edukasi kepada masyarakat, serta membantu menciptakan suasana yang kondusif, terutama di bulan suci Ramadan ini,.

Turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Konsel diantaranya Kabag SDM, Kabag Log, Kasat Lantas , Kasipropam , PLH Kasihumas dan Kapolsek Atari Jaya.

Acara di tutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan dalam menjalani ibadah Ramadan. Momen ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polres Konsel dan insan pers dalam mendukung tugas kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Konsel. (Red)

Is.One

Istri Bupati Konsel Nurlita Jaya Dilantik Jadi Ketua Dekranasda Masa Bakti 2025-2030

0

Foto istimewa Ny. Nurlita Jaya, S.Sos.,M.Kes

KONAWE SELATANlintangsultra.com Ny. Nurlita Jaya, S.Sos.,M.Kes resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe Selatan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Arinta Nila Hapsari bersama 15 ketua Dekranasda kabupaten/ kota lainnya. pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara Ny. Nurlita Jaya didampingi Suami Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, S.Sos.,M.Si.Rabu, 12/3/2025)

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Dekranasda, para bupati dan Wali Kota dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Giat pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara oleh Sekretaris Dekranasda Provinsi. tertuang dalam Surat Keputusan Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 02/Dekranasdaprov/SK/III/2025 tentang pengesahan dan pemberhentian Ketua serta pejabat Ketua Dekranasda di 17 Kabupaten/Kota, sekaligus pengangkatan Ketua Dekranasda di 16 Kabupaten dan Kota.

Melalui pidato sambutannya, Ketua Dekranasda Sultra, Ny. Arinta Nila Hapsari, menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang baru dilantik. Ia berharap para Ketua yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program unggulan untuk meningkatkan industri kerajinan di Sulawesi Tenggara.

“Peran Dekranasda Kabupaten/Kota sangat penting sebagai perpanjangan tangan Dekranasda Provinsi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dengan OPD masing-masing daerah agar program pengembangan sektor kerajinan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program Dekranasda harus berorientasi pada pemberdayaan perajin, bukan hanya sekadar seremonial. Program yang dijalankan diharapkan mampu menghadirkan inisiatif dengan dampak nyata dan meningkatkan kapasitas perajin di daerah.

Nila Hapsari juga mengungkapkan bahwa saat pelantikannya di Istana Wakil Presiden oleh Selvi Ananda Gibran, ditampilkan berbagai program Dekranasda tahun 2025. Beberapa program nasional tersebut akan diadopsi di tingkat provinsi, salah satunya adalah perayaan Hari Ulang Tahun Dekranasda yang rencananya akan digelar di Kalimantan Timur dalam bentuk expo.

“Pada expo tersebut, setiap provinsi diharapkan menampilkan produk unggulan masing-masing. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota untuk mulai mempersiapkan tenun Sulawesi Tenggara agar lebih dikenal secara nasional dan internasional,” jelasnya.

Selain itu, berbagai program dari pusat akan disesuaikan dan diadopsi di daerah untuk mendukung kreativitas dalam pengembangan motif-motif baru pada tenun Sulawesi Tenggara.

Di akhir sambutannya, Ketua Dekranasda Sultra juga berharap agar para Kepala Daerah dapat memberikan dukungan penuh kepada istri mereka yang menjabat sebagai Ketua Dekranasda di Kabupaten/Kota masing-masing.

“Dengan dukungan tersebut, para Ketua Dekranasda dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya, baik dalam rumah tangga maupun untuk kemajuan daerah,” tutupnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan di Sulawesi Tenggara.* (Red)

Sidak Pasar, Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri

0

KONSELlintangsultra.com Tindaklanjuti hasil rapat teknis yang disampaikan Bupati konawe selatan Irham Kalenggo bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

Sekertaris Daerah (Sekda) Hj ST Chadidjah pimpin Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Tradisional Andoolo Utama (DU), Gudang Bulog dan Pangkalan Gas Elpiji.

Sidak dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok dan mengantisipasi potensi kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Selasa, 11 Maret 2025.

Selama sidak, Sekda ST Chadidjah turun langsung ke lapangan dengan membeli beberapa bahan pokok sekaligus berdialog dengan para pedagang.

Ia mendengarkan berbagai masukan terkait harga barang dan distribusi kebutuhan pokok.

Dari hasil pemantauan, harga-harga bahan pokok di pasar Andoolo Utama (DU), Kecamatan Buke terpantau stabil.

Beberapa kali ST Chadidjah selalu Ketua TPID berdialog dengan pedagang untuk mengetahui harga jual dan stok barang di pasaran saat Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Ia ingin memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok serta mencegah adanya spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

Sekda juga mengatakan jika kondisi pasar pada pekan pertama Ramadhan ini stabil.

“Tadi kami melihat langsung para pedagang, dan alhamdulillah harga-harga masih stabil dan pasokan bahan pokok tercukupi,” katanya.

Ia juga berharap stabilitas harga dan stok bahan pokok bisa bertahan hingga Lebaran nanti, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang terjangkau.

Selanjutnya ST Chadidjah bersama rombongan TPID, bertolak ke Gudang Bulog Andoolo yang terletak di Desa Lalobao, Kecamatan Andoolo, diikuti juga oleh personil TNI, Polri serta pihak terkait lainnya.

Disana juga pihaknya memastikan ketersediaan bahan pokok beras stabil.

Kepala Bulog Andoolo, Yusran Sudini saat ditemui menjelaskan, jumlah ketersediaan beras Bulog sebanyak 1600 ton.

“InsyaAllah stok ini aman sampai sepuluh bulan kedepan, artinya bulan ramadan dan Idul Fitri beras di Konsel tidak akan kekurangan,” terang Yusran

Yusran mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan harga beras di masyarakat, pihaknya telah dan akan bekerjasama dengan Pemda untuk melakukan kegiatan operasi pasar murah jelang idul Fitri tahun ini.

Ditempat yang sama juga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Setya Ningsi membenarkan adanya kegiatan operasi pasar murah jelang lebaran nanti.

“Operasi pasar murah akan dimulai pada minggu depan tanggal 22 Maret yang tersebar di 25 kecamatan,” kata Setia Ningsi

Ia membeberkan jumlah kesediaan bahan pokok yang akan di pasarkan yaitu beras sebesar 5 ton/kecamatan, ditambah lagi dengan gula pasir dan minyak goreng.

“Pastikan masyarakat mendapatkan informasi dan manfaat melalui operasi pasar murah nanti,” Ujarnya

Berbeda dengan Pangkalan Gas Elpiji yang berada di Desa Wawonggura, Kecamatan Palangga, melalui sidak sebagai sampel di hari yang sama Sekertaris TPID Konsel, Roslina Iljas menemukan kelangkaan pada gas elpiji 3 kg.

“Melalui sidak ini, kami menemukan memang sudah ada kelangkaan gas elpiji, menurut pemilik pangkalan gas elpiji sebelumnya stok diantarkan dua kali seminggu, namun saat ini hanya sekali dalam seminggu, itupun hanya 150 tabung,” Ucap Roslina

Pihaknya berharap dengan suasana HBKN semoga sifatnya hanya temporer dan pihaknya akan selalu melakukan pengawasan, sidak untuk kebutuhan pokok, gas elpiji dan lainnya.

“Masyarakat jangan gelisah, karena mekanisme pasar itu kadang kalau masyarakat gelisah otomatis harga akan naik, tetap ada alternatif, kalau habis gas bisa pakai arang atau kayu bakar,” Tutupnya
(Red)

Bupati Konsel Irham Kalenggo  Pimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi

0

KONAWE SELATAN –  lintangsultra.com Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar rapat teknis Pengendalian Inflasi Daerah. Bertempat di ruang rapat kantor bupati. Senin, 10/3/2025)

Pimpinan Rapat Bupati Konsel Irham Kalenggo, S.Sos.,M.Si didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, SH bersama TPID diikuti dan dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Irham Kalenggo menjelaskan, rapat ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab Konsel dalam rangka mengidentifikasi lonjakan harga bahan pokok jelang hari besar nasional (Idul Fitri). Rapat ini juga dilakukan guna membahas dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengendalian inflasi di Konsel.

“Rapat kali ini sebagai koordinasi awal antar OPD teknis terkait TPID untuk memastikan efektivitas kebijakan pengendalian inflasi dan fokus dengan menjaga kestabilan harga bahan pokok.
Memastikan kelancaran distribusi bahan pokok kemudian mendorong produksi lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar, mengoptimalkan peran Satgas pangan serta mendorong serapan anggaran melalui belanja APBD,” terang Irham

Mantan Ketua DPRD itu juga menginstruksikan agar masing-masing OPD terkait dapat memperkuat peran TPID. Lebih lanjut diuraikan dalam waktu dekat pihaknya harus ada aksi nyata dalam mengendalikan laju inflasi yang dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi.

Senada dengan hal itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekertariat Daerah, Roslina Iljas yang juga Sekretaris TPID Konsel melaporkan pada beberapa kategori kebutuhan bahan makanan terdapat gejala kenaikan harga, hal ini dilihat dari laporan data OPD berdasarkan hasil survey di beberapa pasar di Konawe Selatan.

“Menyikapi hal tersebut, perlunya untuk mengambil Langkah strategis dengan melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, demi menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting lainnya,” Ujar Roslina

Lebih lanjut pihaknya juga memamapatkan soal pelaksanaan pencanangan Gerakan menanam, dan melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait serta melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang dan merealisasikan belanja tidak terduga untuk dukungan pengendalian inflasi,” Katanya

Selanjutnya paparan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Setya Ningsih Mangidi, STP.,MP menjelaskan, salah satu aksi dalam pengendalian inflasi adalah melaksanakan Gerakan pangan murah seperti yang telah dilaksanakan tahun 2024 lalu. Namun, dalam pelaksanaannya harus didukung dengan ketersediaan anggaran, pembentukan tim, dokumentasi dan publikasi, serta regulasi yang jelas.

“Olehnya itu, kami berharap segala formulasi untuk pengendalian inflasi yang kita akan lakukan sebelum lebaran ini, agar segera diputuskan dan dapat disegerakan pasalnya aksinya,” Pungkas Setya

Untuk diketahui, Kabupaten Konawe Selatan merupakan daerah produsen bahan-bahan pokok seperti beras, cabai, dan tanaman hortikultura lainnya. Komoditas bawang merah juga sudah mulai dikembangkan di beberapa kecamatan. Namun, untuk stabilitas harga dipasaran masih fluktuatif ditambah lagi dengan hari-hari besar yang layaknya penggunaan atau pembelian bahan pokok tersebut meningkat.

Sehingga rapat ini bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025

0

KONAWE SELATANlintangsultra.com Demi mewujudkan komitmen kinerja perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan,

melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2025. Bertempat di Auditorium lantai lll kantor bupati. Rabu, 5/3/ 2025)

Dipimpin langsung oleh Bupati konawe selatan Irham Kalenggo bersama Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Dihadiri Ketua DPRD, Hamrin, PLH Sekda, Amran Aras, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan Kepala Bagian-Setda Konawe Selatan.

Gelaran ini mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Perpres Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah, dan Permenpanrb Nomor 53 Tahun 2014 tentang Juknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)

Bupati Irham Kalenggo mengatakan, perjanjian kinerja merupakan dokumen wajib tahunan yang ditandatangani di awal tahun.
serta Penandatanganan ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan wujud komitmen bersama dalam menjalankan pemerintahan yang profesional, efektif, dan efisien menuju cita-cita Konsel Setara,” ujarnya

Sambung, Bupati Irham Kalenggo menyebut hal ini menjadi dasar jaminan ketercapaian perencanaan strategis OPD yang terimplementasikan ke tingkat individu ASN dan akan menjadi penilaian evaluasi kinerja OPD.

“perjanjian kinerja ini berisikan penugasan dari pimpinan tertinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program kegiatan yang disertai dengan sanksi ataupun punishment serta penghargaan bagi OPD atau ASN yang memiliki kinerja baik.

“Dengan perjanjian ini maka, pimpinan akan selalu melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan kemajuan kinerja teman-teman pimpinan OPD,” jelasnya

Pentingnya kegiatan ini juga, sambung mantan Ketua DPRD itu, dalam membuktikan visi Setara akan menjadi tolak ukur penilaian kinerja OPD.

“Saatnya kita kerja yang profesional dan terukur serta mutunya jelas tidak hanya menggugurkan kewajiban, kami butuh tim work yang kuat dan profesional dalam mewujudkan visi misi kami untuk lima tahun kedepan menuju Konawe Selatan yang sehat, cerdas dan sejahtera,” terang Bupati Irham.

Dalam kesempatan itu juga, Irham Kalenggo menguraikan vis misi Setara dihadapan seluruh peserta kegiatan dengan pola pengimplementasiannya yang menurutnya dianggap lebih mudah untuk direalisasikan. Pasalnya, dirinya menyebut, program yang ia canangkan itu sejalan dengan asta cita presiden Prabowo Subianto sehingga komitmen dirinya bersama Wakil Bupati Wahyu dapat menuntaskan program tersebut dengan bertahap.

“Dalam menyongsong cita-cita bersama sebagai bentuk komitmen profesionaitas kerja penandatanganan perjanjian kerja ini, seluruh target kinerja kita dapat terpenuhi sehingga dapat mendongkrak kinerja kita yang lebih baik lagi,” Ungkapnya

Ia menekankan pentingnya seluruh pimpinan OPD untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap kondisi jajarannya, sebab, dirinya masih mendapatkan keluhan soal ketimpangan soal hak-hak pegawai yang tidak diselesaikan.

“Olehnya itu, di bulan ramadan yang penuh dengan keberkahan ini, saya berharap kepada seluruh pihak mari bergandengan tangan dengan tekad satu tujuan mensukseskan program Konsel Setara, agar apa yang kita lakukan ini menjadi ladang pahala yang kelak akan kita pertanggungjawabankan,” pungkasnya

Diketahui selain Kepala OPD dan Kepala Bagian kegiatan ini juga turut dihadiri Sekretaris OPD, Irban Inspektorat, Kepala Bagian Setwan, Kepala Bidang dan Kepala Seksi/Kepala Sub Bagian OPD lingkup Pemkab Konawe Selatan. (**)
(Is)

AMT Kecamatan Angata, Sebut Peryataan PT.MS Hanya Sebuah Penyesatan Pembohongan Publik

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Aliansi Masyarakat Tani (AMT – Kecamatan Angata) Angkat bicara atas keterangan beberapa Petinggi PT.Marketindo Selaras (MS) melalui media online

Bahwa pernyataan Pihak MS telah mengakuisisi seluruh Aset’ PT. Sumber Madu Bukari yakni HGB 66,24 Hektar dan termasuk Floating Lokasi 1.300 Hektar.

Menanggapi hal tersebut, Kadir Massa Tokoh Masyarakat Tani warga Kecamatan Angata,” apa yang di sampaikan perwakilan PT. Marketindo selaras (PT. MS) hanya sebuah penyesatan dan pembohongan Publik.

Hal senada di sampaikan Saiman Saranani, bahwa salah satu sebab Pailitnya PT. Sumber Madu Bukari perusahaan tebu di tahun 1996 adalah gejolak Rakyat, Akibat adanya pembebasan ganti rugi tanah dan tanaman tumbuh masyarakat yang telah digusur Paksa oleh perusahaan sebelum adanya pembayaran ganti rugi pada masyarakat.

Ditimpali pa Kadir Masa, Akibatnya tahun 1999 kantor dan perkebunan tebu PT. Sumber Madu Bukari dibakar masyarakat sehingga aktivitas perusahaan jadi lumpuh total.

“Waktu itu Ada beberapa tokoh masyarakat ditangkap karena dianggap sebagai aktor intelektual

Artinya, Peristiwa ditahun 1999 ada sejumlah persoalan yang ditinggalkan oleh PT. Sumber Madu Bukari, yang mana sangat merugikan masyarakat, persoalan yang ditimbulkan PT. Sumber Madu Bukari tidak selesai hingga sekarang.

Dari Tutun Ketua Konsorsium Masyarakat Petani Kecamatan Angata menambahkan, Kami sudah melakukan dialog dan gelar data mulai tingkat Kecamatan Angata sampai tingkat Kabupaten Konawe Selatan nyatanya hingga saat ini MS tidak bisa menunjukkan Dokumen Akuisisi dari PT SMB, PT BMP ke PT MS. Apalagi Flotting Lokasi 1.300 Ha.

Bahkan salah satu bukti yang menguatkan Aliansi Masyarakat Tani Kecamatan Angata adanya Grafik Kronologis yang di buat oleh Dirjen Pemetaan dan Pengukuran ATR BPN RI tahun 2020 berdasarkan dokumen yang di ajukan sebagai sebagai syarat proses Penerbitan HGU

Diuraikan, Salah satu poin yang disebutkan dalam grafik kronologis Bahwa yang menjadi hak MS dalam Proses Akuisisi sebagaimana Aset yang disebutkan dalam putusan pengadilan Niaga No.33/pailit/JKT pusat /2003/PN.Niaga jkt. Pusat 18 Nopember 2003 hanya HGB 66,24 hektar beserta Mess dan kendaraan.

Sehingga kesimpulan dari Dirjen Pengukuran dan Pemetaan ATR BPN RI bahwa Flotting 1.300 tidak termasuk Aset’ SMB karena tidak adanya dokumen sebagai dasar Kepemilikan Aset oleh PT. Sumber Madu Bukari sebagaimana yang di klaim PT. Marketindo Selaras, bebernya

Kemudian pada bulan Maret 2024 pihak Marketindo Selaras mengundang beberapa teman yang tergabung dari Aliansi Masyarakat Tani Kecamatan Angata untuk menandatangani surat pernyataan dukungan dan kerjasama secara Sepihak untuk memuluskan pengurusan Proses Penerbitan HGU, bahkan dijadikan sebagai dasar Penggusuran Paksa lahan dan tanaman tumbuh masyarakat serta pengrusakan Rumah warga.

Hal senada diungkapkan Habil Mokora salahsatu petani, justru dengan adanya permintaan MS untuk menandatangani surat pernyataan dukungan dari masyarakat di bulan Maret 2024 di jakarta itu menunjukkan bahwa tidak adanya dokumen akuisisi yang dimiliki Oleh MS pada Flotting 1.300.ha

Dalam Rapat Dengar Pendapat di DPRD Sultra 25 Februari 2025, Surat Pernyataan itu dibantah oleh Sugi ST. MSc

“Itu pernyataan saya dimanipulasi, lembaran pertamanya diganti, jadi tidak benar saya menyerahkan lokasi 1300 ke pihak MS.”terangnya

Begitupun Pirman Saranani, salahsatu anggota Framatal menyatakan, peta Bidang yang dikeluarkan oleh BPN tahun 2023 yang di ajukan, BPN pusat tahun 2023 telah di anulir pada saat audiensi antara Aliansi Masyarakat Tani Kecamatan Angata dengan pihak kementerian ATR BPN RI di Jakarta, karena diduga ada kongkalikong antara PT. MARKETINDO SELARAS dan pihak tim ukur ATR BPN. tutupnya. (Laporan tim)

Bupati Konsel Irham Kalenggo Sampaikan Pidato Perdana

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Bupati Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo, S. Sos.,M.Si menyampaikan pidato sambutan pertamanya dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Konsel pada Selasa, 4/3 2025)

Sidang paripurna turut dihadiri Wakil Bupati H Wahyu Ade Pratama Imran, SH, serta Plh Sekretaris Daerah, dan sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), serta unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Konsel.

Melalui Pidatonya, Irham Kalenggo mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berperan mensukseskan proses pemilihan kepala daerah, seperti KPU, TNI, Polri, Kejaksaan, instansi vertikal lainnya, insan pers, serta seluruh masyarakat Konsel.

“Proses politik pemilihan kepala daerah telah usai dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati oleh Presiden pada tanggal 20 Februari lalu, kini saatnya kita bekerja sama kembali dalam membangun kabupaten Konawe Selatan,” ujar Irham.

Lanjut, Irham Kalenggo memperkenalkan visi kepemimpinannya, yaitu “Konsel Setara”. SETARA ialah sejajar dengan wilayah kabupaten lain yang telah maju, tumbuh dan berkembang di Provinsi Sulawesi Tenggara, serta kesamaan terhadap wilayah dan antar komunitas yang majemuk dalam kesempatan akses dan hak sebagai masyarakat Konawe Selatan, untuk berperan dan berpartisipasi serta menikmati hasil pembangunan.

“Program yang kami maksud, ‘SETARA’ sehat, cerdas dan sejahtera sangat mudah untuk diingat dan di implementasikan pasalnya progam ini sejalan dengan Asta cita presiden Prabowo Subianto dan program kesejahteraan yang dicanangkan oleh Gubernur Sultra,” terangnya.

Irham Kalenggo menegaskan bahwa visi dan misi tersebut akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029. RPJMD akan menjadi rujukan utama dalam menetapkan tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan Konsel dalam lima tahun ke depan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjalankan visi dan misinya. “Banyak pekerjaan rumah yang harus kami lakukan, namun itu semua tidak akan bisa kami wujudkan tanpa dukungan dari semua elemen, yaitu Pentahelix yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan masyarakat Konawe Selatan” ungkapnya.

Di akhir pidatonya, Irham Kalenggo menekankan pentingnya sinergi dengan DPRD Kabupaten Konsel dalam membangun daerah. “Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Konawe Selatan ini, tidak ada kata kunci lain selain kebersamaan,” tutupnya. (Red