LS, Konsel – Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (L-K.P.K) Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaporkan Kepala Desa Wonua Kongga, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel atas dugaan indikasi korupsi.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua L-KPK Konsel Yusdar, Rabu (10/5/2023) usai memasukkan laporan di Polda Sultra dan telah diterima laporan tersebut dengan Nomor : STPL/173/V/2023/Ditreskrimsus.
“Pelaporan hari ini di Polda Sultra kami lakukan untuk mencari titik terang terkait dana CSR yang dikelola oleh Kepala Desa Wonua Kongga,” jelas Yusdar.
Karena menurut Yusdar, Kepala Desa Wonua Kongga dalam mengelola dana CSR tersebut diduga tertutup tanpa memberikan informasi yang jelas kepada masyarakatnya.
Pelaporan yang dilakukanya ini bermula saat dirinya menerima aduan masyarakat Wonua Kongga yang diterimanya pada 15 April 2023, lalu dirinya mengumpulkan beberapa bukti pendukung hingga berujung pada pelaporan di Polda Sulawesi Tenggara.
“Saya menerima aduan masyarakat bahwa ada dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pengelolaan dana CSR ini. Dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah makanya laporan tersebut saya teruskan ke Polda Sulawesi Tenggara,” ucap Yusdar.
Pihaknya sebagai lembaga kontrol berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polda Sultra, untuk segera mengungkap perihal dana CSR ini yang bersumber dari PT. Integra Mining Nusantara.
“Sehingga apabila terbukti ada indikasi korupsi yang diduga kuat dilakukan oleh Kades Wonua Kongga, agar Kades tersebut diberikan sanksi sesuai Undang-undang yang berlaku,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum terkonfirmasi dengan yang bersangkutan.
LS, KONSEL – Dalam rangka semarakkan HUT Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang ke- XX, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menyelenggarakan Pawai Budaya yang diikuti oleh puluhan kelompok pawai yang berasal dari berbagai instansi di lingkup Kabupaten Konsel hingga kecamatan, desa/kelurahan, sekolah dan instansi lainnya se-Kabupaten Konsel.
Pawai Budaya tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga, ST., MM., yang didampingi Wakil Bupati Rasyid, S.Sos., M.Si., Sekda Hj. ST. Chadidjah, S.Sos., M.Si., para pimpinan OPD serta pejabat lingkup Kabupaten Konsel serta tamu undangan lainnya, Minggu (7/5/2023).
Rute Pawai Budaya tersebut mengambil star di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konsel dan finish di panggung kehormatan yang terletak di depan kantor Kejaksaan Negeri Konsel.
Perayaan HUT Konsel yang ke- XX ini berlangsung sangat meriah dan antusias masyarakat begitu tinggi mengikuti berbagai kegiatan yang digelar untuk menyemarakkan hari jadi Kabupaten Konsel yang telah berumur 20 tahun ini.
Peserta pawai pun tak ketinggalan untuk berkompetisi dengan menampilkan berbagai kerajinan, busana dan seni yang terbaik dari masing-masing peserta devile.
Kreatifitas dan kepiawaian yang ditampilkan dari setiap peserta karnaval, menjadi seni dan keindahan yang sangat luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Konawe Selatan yang telah genap berusia 20 tahun ini telah dihuni dari berbagai macam suku, adat istiadat dan budaya, serta selalu hidup rukun berdampingan satu dengan yang lainnya.
Perbedaan dari masing – masing suku, bahasa, budaya, dan adat istiadat menjadikan Konawe Selatan menjadi lebih kuat sehingga persatuan dan kesatuan selalu terjalin dan tetap terjaga dalam kehidupan sehari – hari.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga menyampaikan, perayaan HUT Konawe Selatan yang ke- XX tahun ini merupakan momentum untuk memperkenalkan dan memperlihatkan busana dan kesenian dari setiap suku bangsa yang mendiami daratan Konawe Selatan.
Selain itu, dalam karnaval budaya tahun ini juga mendapatkan penilaian lomba sebagai bentuk dorongan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan agar seni budaya dari setiap suku tetap eksis dan lestari di tengah perkembangan zaman modern saat ini.
“Karnaval Budaya tahun ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, baik dari Ormas, Lembaga Adat, OPD dari Lingkup Pemda Konsel, Kecamatan, Kelurahan/Desa dan Lembaga lainnya yang membentuk barisan dan menjadi peserta karnaval budaya, dengan mengangkat tema Bersama Kita Hebat, Konsel Kita Maju,” ucapnya.
LS, KONSEL – Di hari keenam sejak dibukanya tahapan pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang mulai dibuka sejak 1 Mei 2023 hingga hari ini, Sabtu 6 Mei 2023, belum ada partai politik (parpol) yang mendaftarkan Bacalegnya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Kordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Konsel, Asriani S.Kep, Ns., mengatakan tahapan pengajuan Bakal Calon Anggota Legislatif pada Pemilu serentak 2024 dibuka mulai tanggal 1 hingga 14 Mei 2023.
“KPU Konsel membuka pelayanan pendaftaran Bacaleg tanggal 1 sampai 13 Mei mulai pukul 08.00 – 16.00 WITA. Sedangkan di hari terakhir 14 Mei pendaftaran dibuka sejak pukul 08.00 WITA sampai 23.00 WITA,” ucap Asriani, Sabtu (6/5/2023).
Meski belum terdapat partai yang melakukan pendaftaran calegnya, Asriani mengatakan sudah ada empat partai politik yang melakukan konfirmasi untuk jadwal pendaftaran Bacalegnya.
“Ada empat parpol yang telah mengkonfirmasi jadwal pendaftaran Bacalegnya, yaitu partai Nasdem akan mendaftar di tanggal 10 Mei, partai Golkar dan PAN di tanggal 12 Mei, serta PDIP di tanggal 13 Mei 2023,” imbuhnya.
Asriani menyebutkan, sesuai PKPU Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, sejauh ini tidak terdapat perpanjangan pendaftaran.
Dari 18 parpol peserta Pemilu, jika sampai tanggal ditetapkannya batas pendaftaran tidak melakukan pendaftaran, maka dianggap tidak mengajukan Bakal Calon Legislatif.
“Kemungkinan proses pendaftaran Bacaleg oleh beberapa parpol akan dilakukan di akhir-akhir batas pendaftaran,” kata Asriani.
LS, Konsel – Komunitas warga Desa Bumi Raya, Desa Mataiwoi dan Desa Wunduwatu (Komunitas BMW) melaksanakan kegiatan Festival Takbir dan Lomba Tabuh Beduk untuk memeriahkan malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Mataiwoi, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Jum’at malam (21/4/2023).
Festival Takbir dan Lomba Tabuh Beduk ini dibuka oleh Ketua Komunitas BMW Syarif Hafandi, S. Kom yang ditandai dengan tabuhan beduk.
Dalam sambutannya Syarif menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan kegiatan Festival Takbir dan Lomba Tabuh Beduk tahun ini.
“Ucapan terima kasih kami haturkan, ini adalah bukti kekompakan kita semua mulai dari rekan-rekan pengurus Komunitas BMW, pemerintah dari 3 desa dan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ditambahkan pula kegiatan yang telah dilaksanakan untuk kedua kalinya ini merupakan bentuk ekspresi dan kerinduan akan kampung halaman khususnya warga BMW yang selama ini berdomisili diluar desa.
Festival Takbir dan Lomba Tabuh Beduk tahun ini diikuti oleh 9 tim yang berasal dari perwakilan masjid dan mushalla yang berasal dari Desa Bumi Raya, Mataiwoi dan Wunduwatu.
Keluar sebagai juara 1 perwakilan mushalla Darussalam Desa Bumi Raya.
LS, Konsel – Sebanyak 22 warga Desa Lapoa Indah, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2023, yang disalurkan langsung oleh Pemerintah Desa Lapoa Indah bertempat di Balai Desa Lapoa Indah, Rabu (19/4/2023).
Penyaluran tersebut dihadiri Kepala Desa Lapoa Indah Sugeng Suryawan, Sekretaris Desa Yulianto, Ketua BPD Lapoa Indah Indra Irawan, tokoh masyarakat dan warga penerima BLT.
Kepala Desa Lapoa Indah Sugeng Suryawan mengatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga seseorang dapat masuk dalam kriteria penerima BLT DD tahun 2023.
“Setelah melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) maka yang memenuhi kriteria sebanyak 22 warga penerima BLT,” ucap Sugeng.
Sugeng menambahkan, penggunaan Dana Desa di tahun 2023 ini ada beberapa item yang harus dipenuhi terlebih dahulu, diantaranya adalah BLT dan ketahanan pangan.
“Jika kedua item ini telah dipenuhi maka Dana Desa bisa digunakan untuk item kegiatan lainnya sesuai dengan usulan yang telah disampaikan oleh masyarakat dalam Musdes,” terangnya.
Ketua BPD Lapoa Indah Indra Irawan mengatakan, setelah dilakukan penyaringan bersama Pemerintah Desa, BPD dan tokoh masyarakat, maka dihasilkan sebanyak 22 warga yang layak untuk menerima BLT DD tahun 2023 ini.
“Sebelumnya kami telah bermusyawarah bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk menentukan siapa saja warga yang layak dan memenuhi kriteria sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam penyaluran BLT ini,” ucap Indra.
“Dan 22 warga penerima BLT ini benar-benar warga yang kami anggap sangat layak untuk menerima BLT. Kami mengupayakan penyaluran BLT ini benar-benar tepat sasaran,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, salah satu warga penerima BLT mengucapkan rasa syukur dan terima kasih karena mendapatkan bantuan tersebut sehingga dapat membantu meringankan beban hidupnya.
“Saya sangat bersyukur sekali dapat menerima BLT ini. Sangat bermanfaat sekali dengan adanya bantuan ini. Apalagi saat ini jelang lebaran, kebutuhan hidup semakin banyak namun keadaan ekonomi saya yang pas-pasan sehingga terasa berat. Dan Alhamdulillah dengan adanya bantuan BLT ini dapat meringankan saya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ucap salah satu warga yang tidak mau disebut namanya.
LS, Konsel – Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunuddin Dangga kembali melakukan penyegaran sejumlah pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan.
Pelantikan kali ini dipandang orang nomor satu di Konawe Selatan bagian dari penyegaran aparatur birokrasi. Targetnya, kata Surunuddin, sebagai kebutuhan organisasi dalam melaksanakan gerak cepat pelayanan dan kinerja aparatur.
“Pelantikan sebagai penyegaran. Dibutukan kolaborasi, kinerja, dan target pelayanan dan kinerja yang perlu dicapai,” ujar Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga ST MM saat memberikan sambutan di Pendopo Rumah Jabatan, Jumat (17/3/2023).
Dikatakannya, pergeseran dalam suatu jabatan adalah hal yang biasa dalam reformasi birokrasi.
“Yang bergeser terima kasih atas kinerjanya. Yang nonjob bersabar karena ini kebutuhan organisasi. Pergeseran ini bukan suka atau tidak suka, tetapi kita ingin kinerja kita lebih baik lagi. Bagi yang sudah dilantik agar tingkatkan kinerjanya,” pesan Surunuddin.
Dua pejabat eselon II yang bergeser dalam pelantikan kali ini. Yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Konawe Selatan, Mujahidin S.Pd SH MH bergeser menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Posisi Kepala BKAD Konawe Selatan diisi oleh Nisbahnurrahim yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konawe Selatan.
Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid S.Sos M.Si, Sekretaris Daerah, Hj ST Chadidjah S.Sos M.Si, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah Asparatur Sipin Negara (ASN) lingkup Pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan.
LS, Konsel – Pasca melakukan do’a dan Zikir serta pembagian bonus pelatih dan atlet berprestasi hingga kuliner gratis bagi masyarakat digelar dalam acara tutup tahun 2022, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) juga menggelar lulo bersama masyarakat di pelataran Kantor Bupati, Sabtu malam (31/12/2022).
Hadir dalam kegiatan ini Sekda Konsel Hj. St. Chadidjah, S.Sos., M.Si, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, SH., SIK dan unsur Forkopimda.
Sebelum melakukan lulo bersama kemeriahan malam itu juga menampilkan tari dari Sanggar Seni Martatilaras yang menampilkan tari Hanoman dengan perpaduan tari budaya jawa dan tolaki.
Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, ST., MM dalam sambutannya menyatakan kesyukuranya karena bisa menyelanggarakan kegiatan tanpa batasan protokol Covid 19.
Kata Bupati, kegiatan tutup tahun baru lagi dilaksanakan pasca pandemi, untuk itu apa yang telah dicapai di tahun 2022 lebih ditingkatkan lagi pada tahun 2023.
“Tentunya kita patut bersyukur karena selama tiga tahun tidak perna kita melaksanakan acara seperti ini disebabkan Pandemi Covid-19, olehnya itu saya berharap ditahun 2023 untuk terus meningkatkan atas apa yang telah dicapai ditahun 2022,” harap Surunuddin.
Di momen itu, Surunuddin dengan tegas mengajak seluruh aparaturnya dalam menyambut tahun 2023 untuk meningkatkan kinerja dengan berinovasi dalam meraih prestasi setial OPD.
“Ini yang perlu kita tingkatkan untuk menjadi PR kita,” tegas Surunuddin.
Selain itu Bupati Konsel dua periode ini, mengajak para OPD yang berprestasi untuk mempertahankan capaian itu.
Karena tanpa prestasi daerah kita tidak adakan perna diperhitungkan di tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Konsel dr. Boni menerangkan, kuliner dan makanan gratis bagi masyarakat umum disediakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konsel, dimana sebelumnya kuliner itu dinilai sebelum disantap.
“Jadi pada acara ini juga dilakukan lomba kuliner bagi OPD lingkup Pemda Konsel,” pungkas Boni.
LS, Konsel – Dalam rangka menjamin ketersediaan, distribusi dan stabilitas harga pangan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menjelang bulan Ramadan 1444 Hijriah tahun 2023 Masehi, Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel Hj St Chadidjah bersama Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan (Ketapang) melaksanakan operasi pasar.
Dalam operasi pasar tersebut, Sekda Konsel didampingi oleh Kadis Ketahanan Pangan Setia Ningsih Mangidi, Tim Satgas Ketahanan Pangan dan aparat TNI-Polri melakukan pengecekan harga bahan pokok pangan di pasar Desa Ambololi, Kecamatan Konda, Minggu (19/3/2023).
Operasi pasar ini dilakukan untuk memantau ketersediaan serta memastikan bahan pokok kebutuhan sehari-hari dalam keadaan stabil. Terlebih lagi menjelang bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari lagi.
Menurut mantan Kadis Perindag Konsel ini, dari hasil pantauan tersebut harga berbagai macam bahan pokok tidak ada yang mengalami kenaikan secara signifikan. Hanya saja kendalanya, para pedagang mengeluhkan kurangnya minat beli masyarakat terhadap beberapa komoditas pangan.
“Alhamdulillah untuk ketersediaan stok sembako selama bulan puasa dipastikan aman, meski ada sedikit kenaikan harga seperti cabe rawit namun masih bisa dijangkau oleh masyarakat. Dan kenaikan itu akan kami pantau terus perkembangannya,” ucapnya.
Chadidjah menghimbau kepada seluruh pedagang maupun distributor agar tidak menaikkan harga bahan pangan yang tidak sesuai dengan ketentuan hingga dapat merugikan masyarakat dan pihaknya menegaskan agar tidak ada aksi penimbunan sembako oleh oknum manapun.
Chadidjah juga mengingatkan kepada pedagang takjil dalam membuat jajanan atau makanan buka puasa untuk tidak menggunakan bahan-bahan berformalin atau sejenisnya.
“Pada prinsipnya kegiatan ini tentunya untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mengendalikan harga dan inflasi sehingga tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kadis Ketapang Konsel Setia Ningsih Mengidi mengatakan, kegiatan operasi pasar yang dilakukan Tim Satgas Ketahanan Pangan ini dilaksanakan sejak Jumat kemarin dengan menyusuri pasar-pasar yang ada di setiap kecamatan.
“Alhamdulillah dari data-data yang kami temukan di lapangan bahwa ketersedian pangan di Kabupaten Konsel surplus,” ungkapnya.
Ningsih mengatakan untuk mengantisipasi serta menekan terjadinya inflasi, ia terus berkoordinasi dengan Tim Satgas agar harga pangan tetap stabil.
Selain itu, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai mitra Satgas Ketahanan Pangan, seperti Badan Usaha Milik Petani, distributor serta mitra-mitra OPD lainnya.
“Sejak Januari kami bersama tim Satgas Ketahanan Pangan melakukan koordinasi di semua sektor terkait,” terangnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Ambololi, Desi yang sedang berbelanja berharap agar operasi pasar yang dilakukan oleh Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Konsel ini dapat memberikan dampak positif untuk ketersediaan bahan pangan selama bulan puasa nanti,
“Kami selaku masyarakat berharap dengan operasi pasar ini dapat memberikan dampak positif terhadap ketersediaan pangan dan dapat memonitor stabilitas harga bahan pokok yang tidak memberatkan masyarakat,” harapnya.
LS, Konsel – Pawai ta’aruf dalam rangka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke- 17 Tingkat Kabupaten, bertempat di lapangan sepak bola Moramo Utara (Morut), diikuti oleh ribuan warga, Selasa (14/3/2023).
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Wakil Bupati Rasyid, Sekda Hj St Chadidjah, Pimpinan DPRD, seluruh OPD, unsur Forkopimda, perwakilan NU, Muhammadiyah, MUI Konsel dan ormas lainnya.
Kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) serta Lomba Seni Qasidah Indonesia (LASQI) itu akan berlangsung mulai 14 hingga 17 Maret 2023 yang dipusatkan di ibu kota Kecamatan Moramo Utara.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, diawali dengan pawai ta’ruf yang diikuti oleh ribuan masyarakat atau kafilah dari 25 kecamatan se- Kabupaten Konsel dan turut diramaikan gamelan seni umat Hindu Bali.
Usai pawai ta’aruf, kegiatan ini ditutup dengan pengambilan sumpah dewan juri STQH serta pengukuhan Ikatan Persaudaraan Qori dan Qori’ah (IPQA) Konsel.
Dalam sambutannya, Bupati Konsel Surunuddin Dangga menjelaskan, suksesnya pembangunan daerah tidak lepas dari peran dan kontribusi meningkatnya pemahaman agama dengan baik yang tercermin dalam pola sikap pada masyarakat selama ini.
“STQH ini tidak hanya sekedar menjadi ajang lomba, melainkan dapat menjadi jembatan silaturrahmi serta syi’ar agama di tengah kemajemukan kehidupan kita dan tentu saja pemahaman dalam beragama menjadi bagian utama tujuan pembangunan daerah,” jelas Surunuddin.
Bupati dua periode ini juga mengungkapkan, dalam Al Qur’an pertama Allah SWT berfirman adalah Ikro atau Bacalah yang bertujuan agar semua umat Islam mampu membaca, mengkaji dan meneliti segala seluk beluk yang ada dalam permukaan bumi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan, baik fisik maupun non fisik.
“Tema yang diangkat dalam ajang STQH ke-17 dan festival LASQI tahun 2023 kali ini adalah ‘Dengan STQH Kita Tingkatkan Kualitas SDM Yang Unggul dan Qur’ani Untuk Mewujudkan Masyarakat yang Relegius, Moderat Menuju Desa Maju Konsel Hebat,” imbuhnya.
LS, Konsel – Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten dalam bentuk Lomba Desa/Kelurahan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dimulai pada Senin (13/3/2023).
Desa Lapoa Indah mewakili Kecamatan Andoolo Barat dalam Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Konsel tahun 2023.
Kemeriahan tampak terlihat dari segala sudut Desa Lapoa Indah dengan berbagai macam umbul-umbul dan papan program PKK terpasang, masyarakat turut serta andil dalam suksesnya pelaksanaan Lomba Desa tersebut.
Rombongan Tim Penilai dari kabupaten pun disambut dengan tarian Mondotambe dan tarian Bali serta disuguhi berbagai kuliner hasil kreasi dari masyarakat Desa Lapoa Indah. Warga pun berdatangan di Balai Desa Lapoa Indah untuk menyaksikan penilaian Lomba Desa tersebut.
Tim penilai yang telah ditunjuk berdasarkan SK Bupati Konsel Nomor : 140/667/2023 itu terdiri dari 3 tim, yakni Tim I yang diketuai oleh Sekda Konsel Hj. Siti Khadijah, Tim II yang dipimpin oleh Asisten I Muh. Amran serta Tim III yang diketuai oleh Kepala DPMD Konsel Anas Mas’ud.
Penilaian Lomba Desa/Kelurahan di Desa Lapoa Indah dilakukan oleh Tim II yang dipimpin Asisten I Drs. Amran, M.Pub.
Dalam sambutannya Amran menyampaikan bahwa masyarakat Desa Lapoa Indah begitu antusias dalam menyambut perlombaan desa ini, begitu pula dengan ibu-ibu PKK Lapoa Indah dan semua pihak yang penuh semangat mempersiapkan lomba desa.
“Hal itu merupakan salah satu indikator penilaian kami dalam Lomba Desa kali ini yaitu 10 program PKK. Termasuk juga ketertiban administrasi desa, pelayanan, kebersihan serta keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi penilaian kami,” ucap Amran.
“Partisipasi semua lapisan masyarakat juga sangat penting dan masuk dalam penilaian. Sebab membangun desa tidak cukup mengharapkan dukungan atau bantuan dari pemerintah saja namun juga harus ada partisipasi dari seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.
Amran menambahkan, evaluasi perkembangan kelurahan/desa ini merupakan amanah dari peraturan pemerintah yang tercantum dalam Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2014 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan yang didalamnya mengatur lomba desa.
“Ada 3 aspek nanti yang akan kita berikan penilaian. Yang pertama adalah aspek pemerintahannya, kedua aspek kewilayahannya dan yang ketiga aspek kemasyarakatannya,” ungkapnya.
“Jadi nanti akan dinilai bagaimana identitas desa itu sendiri seperti pengelolaan keuangan, administrasi pemerintahan, batas-batas desa, kreativitas dan inisiatif dalam pemberdayaan masyarakat, kinerja pemerintah desa bersama lembaga desa, sistem digitalisasi pemerintahan, pelestarian budaya dan kearifan lokal serta inovasi-inovasi desa,” jelasnya.
Sementara Camat Andoolo Barat Muhammad Sofyan Mansyah mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai dalam lomba desa tahun 2023 dan mengatakan bahwa masyarakat Desa Lapoa Indah penuh partisipasi dalam bergotong royong serta bahu membahu untuk mensukseskan pembangunan di desa ini.
Sofyan menjelaskan bahwa setelah melalui seleksi yang dilakukan oleh tim kecamatan untuk perlombaan desa maka menghasilkan Desa Lapoa Indah yang terbaik dan menjadi perwakilan dari Kecamatan Andoolo Barat dalam Lomba Desa/Kelurahan tahun 2023 tingkat Kabupaten Konawe Selatan.
“Kami telah menyeleksi yang dilakukan oleh tim kecamatan yang terdiri dari beberapa unsur dan menghasilkan keputusan bahwa Desa Lapoa Indah menjadi yang terbaik di tingkat kecamatan disusul Desa Bima Maroa peringkat kedua dan Desa Papawu peringkat ketiga,” ucap Sofyan.
“Semoga Desa Lapoa Indah dapat menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten,” harapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Lapoa Indah Sugeng Suryawan. Ia berharap Desa Lapoa Indah dapat menjadi juara 1 dalam lomba desa/kelurahan tingkat kabupaten tahun 2023 ini.
“Kami dari pemerintah desa dan segenap lapisan masyarakat berharap menjadi juara di tingkat kabupaten pada Lomba Desa tahun 2023 ini. Dan kami berusaha untuk menampilkan yang terbaik di desa kami,” ujarnya.
Sugeng mengatakan Desa Lapoa Indah merupakan desa transmigrasi yang telah ada sejak tahun 1986 dengan luas wilayah sebesar 7,7 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 756 jiwa.
“Penduduk di Desa Lapoa Indah beragam, ada suku Jawa, Bali, Tolaki dan Bugis. Dengan mata pencaharian lebih banyak petani atau pekebun serta sisanya adalah pedagang, PNS dan pekerja lainnya,” imbuhnya.