Beranda blog Halaman 35

Siap Amankan Pemilu 2024, Polres Konsel Laksanakan Gladi Posko TFG Sispamkota

0

Suasana gladi posko pengamanan Pemilu 2024 di Aula Pesat Gatra Polres Konsel.

LS, Konsel – Menghadapi Pemilu serentak 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi, Polres Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan Gladi Posko dalam rangka pengamanan segala bentuk unjuk rasa yang terjadi pada saat Pemilu 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (17/10/2023), bertempat di Aula Pesat Gatra Polres Konsel.

Kabag Ops AKP Ismail, SH., MM., selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi Mantab Brata 2023 – 2024 di wilayah hukum Polres Konsel dalam penjelasannya dihadapan Forkopimda dan pejabat utama Polres Konsel menjelaskan bahwa dalam kesiapan pengamanan Pemilu 2024 Polres Konsel telah mempersiapkan sebanyak 253 personel.

Sembari menjelaskan, Kabag Ops juga mengatakan bahwa ploting – ploting personel yang akan melaksanakan pengamanan unjuk rasa telah disiapkan lokasi lokasi yang rawan dengan aksi anarkis dari pengunjuk rasa. Selain itu, dalam penjelasannya Kabag Ops mengatakan bahwa masing – masing perwira pengendali harus mengetahui tentang apa yang harus dilakukan ketika melaksanakan pengamanan.

“Di dalam peta ini telah terdapat lokasi lokasi yang menjadi obyek pengamanan, sehingga masing masing perwira pengendali yang sudah diploting harus mengetahui apa apa yang harus dilakukan,” jelas Kabag Ops dihadapan peserta gladi.

Sementara itu, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, SH, SIK, M.Si., dalam arahannya mengatakan bahwa agar setiap personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu 2024 untuk dapat melaksanakan tugas sesuai dengan perannya masing masing.

“Untuk personel yang terlibat pengamanan agar mengetahui peran dan tugas masing masing sehingga apa yang kita gladikan hari ini dapat memaksimalkan dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024 mendatang,” ucap AKBP Wisnu Wibowo.

Reporter : Is One
Publisher : Chandra Saputra

Polres Konsel Berikan Bantuan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

0

Kapolres Konsel (kanan) berikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

LS, Konsel – Musim kemarau saat ini cukup membuat masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih. Salah satu contohnya warga Desa Eewa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang kesulitan mendapatkan air bersih dikarenakan sumur sumur milik warga mengalami kekeringan.

Menyikapi hal tersebut, Polres Konsel dengan memanfaatkan mobil AWC (Armoured Water Cannon) melalukan penyaluran air bersih kepada masyarakat di beberapa wilayah yang mengalami kekeringan akibat dari dampak musim kemarau.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, SH., SIK., M.Si., Polres Konsel memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Eewa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konsel.

Kapolres Konsel mengatakan bahwa mobil AWC ini mampu mengangkut air bersih sebanyak 9000 kilo liter yang siap disalurkan kepada masyarakat yang lokasinya sulit mendapatkan air bersih.

“Mobil AWC ini mampu menampung air sebesar 9000 kilo liter air, dan siap untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih khususnya di musim kemarau saat ini,” ucap AKBP Wisnu Wibowo, Senin, (16/10/2023).

“Semoga dengan air bersih ini dapat bermanfaat untuk masyarakat di Desa Eewa atas dampak dari musim kemarau panjang saat ini,” terangnya.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk hemat air bersih dan tidak membakar sampah sembarangan atau melakukan pembakaran lahan yang dapat mengakibatkan kebakaran dan pencemaran udara akibat dari pembakaran liar.

“Gunakan air bersih seperlunya, dan jangan membakar sampah sembarangan ataupun membuka lahan pertanian dengan cara membakar karena akan berdampak pada kebakaran lahan yang berakibat terjadinya pencemaran udara,” imbau Kapolres Konsel.

Reporter : Is One
Publisher : Chandra Saputra

Oknum Guru SMPN 23 Konsel Diduga Bertindak Arogan Atas Keluhan Orang Tua Siswa

0

Orang tua AR (baju hitam) ketika diterima guru SMPN 23 Konsel untuk menyelesaikan permasalahan anaknya yang mendapat ancaman dan bulying dari kakak kelasnya.

LS, KONSEL – Salah seorang murid SMPN 23 Konawe Selatan (Konsel) yang duduk di bangku kelas 8 inisial (AR) jenis kelamin Laki – laki mendapat ancaman tindakan diskriminasi dan bullying melalui telepon hingga ancaman chat pesan WhatsApp oleh salah seorang murid SMPN 23 Konsel (kakak kelasnya) yang berinisial (BO), siswa kelas 9. Sehingga adanya ancaman tersebut membuat pisikologis AR terganggu hingga takut masuk sekolah.

Awalnya orang tua AR sudah menaruh curiga terhadap AR atas perilakunya sudah tidak seperti biasanya, AR kebanyakan diam dan menyendiri, di saat jam masuk sekolah selalu saja ada alasan tidak ada mata pelajaran, “Ma saya tidak mau pergi sekolah tidak belajarji juga,” ucap Ibu AR menirukan ucapan anaknya.

Setelah mengetahui kebenaran mengenai permasalahan anaknya, orang tua AR berinisiatif untuk menemui Kepala Sekolah SMPN 23 Konsel dengan itikad baik agar kedua belah pihak siswa dapat dibina dengan baik.

Namun ketika orang tua AR tiba di sekolah pada Senin (16/10/2023), ternyata kepala sekolah tidak berada di tempat, sehingga persoalan ini ditangani oleh guru yang ada. Tak lama dari itu Wakil Kepala Sekolah (JL), juga turut hadir untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Selama dilakukan pembinaan terhadap dua belah pihak siswa, orang tua AR bersikap kooperatif dan menghormati segala bentuk kebijakan sekolah. Setelah selesai dibina oleh guru maka orang tua AR bersiap akan segera pamit namun orang tua AR sempat mempertanyakan kembali keberadaan kepala sekolah yang tidak berada di tempat.

Namun hal itu direspon kurang baik oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan inisial (JL), tiba-tiba mengeluarkan bahasa yang dirasa tidak tepat disampaikan oleh tenaga pendidik merespon orang tua AR, merespon dengan nada keras kepada orang tua wali murid.

“Kau itu banyak sekali bicaramu! Sudah kayak orang dari dinas saja, mau datang ajar kita disini, kamu ini orang tua murid atau LSM, untuk apa ko tanya soal kepala sekolah,” ucap JL yang terekam dalam handphone.

Atas tindakan arogan oknum guru tersebut membuat orangtua AR sangat kecewa, sehingga orangtua AR segera bertandang ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan untuk menyampaikan keluhannya atas tindakan oknum guru SMPN 23 Konawe Selatan yang dianggap sangat tidak mengedepankan sopan santun.

Orang tua AR langsung bertemu Hasrudin selaku Bidang Pengawasan guru SMP, selanjutnya orang tua AR diarahkan untuk bertemu Kepala Bidang Pengawasan Tenaga Pendidik Erwin Mangidi dan langsung diberikan arahan serta akan segera melakukan tindakan kepada oknum guru yang tidak bertindak humanis dalam merespon keluhan orang tua siswa.

Hasrudin sangat menyayangkan perilaku oknum guru yang mana mengeluarkan kata yang tidak sepantasnya kepada orang tua murid, pihak sekolah itu harus menerima masukan dari masyarakat apalagi dari orang tua murid etikanya seperti itu.

“Nah untuk persoalan ini kami harus kroscek terlebih dahulu artinya kami juga ini melayani baik guru PNS maupun Non PNS tentunya kalau terjadi pelanggaran maka kami akan melakukan pemanggilan untuk menjalani proses kode etik,” ucap Hasrudin.

Di tempat yang sama Erwin Mangidi selaku Kepala Bidang Pengawasan, juga menyampaikan akan segera mengambil tindakan terhadap oknum guru yang berbuat arogan terhadap orang tua siswa.

“Kami akan segera panggil yang bersangkutan, jika terbukti melanggar maka akan dilaksanakan sanksi tegas berdasarkan rekomendasi pimpinan,” sebut Erwin.

(IS) selaku orang tua AR berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan bisa kiranya melakukan evaluasi kepada guru-guru yang sering bertindak arogan mengingat permasalahan anaknya sangat serius apalagi mengenai bullying.

Reporter : Laode Sunandar

Publisher : Chandra

 

Tamalaki Wonua Ndolaki (TAWON) Sulawesi Tenggara Sukses Laksanakan Milad ke- III Tahun

0

Ratusan kader Ormas TAWON saat peringati Milad ke-III Tahun di Lapangan Puuwatu, Kota Kendari.

LS, Kendari – Lapangan sepak bola Puuwatu dipadati oleh ratusan kader Tamalaki Wonua Ndolaki (TAWON) dari berbagai daerah se- Sulawesi Tenggara dalam rangka melaksanakan Milad ke-III TAWON, (15/10/2023).

Selain dipadati oleh kader TAWON, nampak terlihat sejumlah tokoh-tokoh serta pejabat Sulawesi Tenggara yang turut hadir dalam peringatan Milad Organisasi Masyarakat (Ormas) Tamalaki Wonua Ndolaki.

Para tokoh yang hadir diantaranya H. Lukman Abunawas atau yang mewakili, PJ Bupati Konawe Harmin Ramba, SE.MM., Kapolresta Kendari, Danramil Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, ST., Sekda Kota Kendari, Kepala Kesbangpol Kota Kendari, Camat dan Lurah Puuwatu serta DPP LAT Sultra, Ketua Paguyuban Jawa Timur, dan Ketua-Ketua Paguyuban Empat Pilar Suku Sulawesi Tenggara.

Dalam memperingati Milad ke-III Tahun TAWON mengusung tema “Merefleksi perjuangan dan peran Tamalaki dalam pembangunan bangsa untuk mewujudkan pemuda suku Tolaki yang beradat, beradap, berbudaya serta agamais”.

Kegiatan Milad ke-III di meriahkan dengan beberapa penampilan seperti tarian 4 Pilar Suku asli Sulawesi Tenggara, Atraksi Sulap oleh Pesulap Kendari, Lulo bersama dan juga do’a bersama, guna memohon ridho untuk pengembangan sumber daya manusia melalui pemeliharaan kebudayaan.

Ketua Umum TAWON Bibi Asmara, SH, mengatakan akan membuktikan bahwa organisasi masyarakat dapat menjadi salah satu wadah dalam pembentukan karakter pemuda yang beradab dan agamais.

“Bahwa organisasi masyarakat kebudayaan bisa menjadi salah satu wadah dalam pembentukan karakter pemuda yang beradab dan agamais sehingga kedepannya organisasi akan berpartisipasi aktif dalam bidang-bidang sosial kemasyarakatan dan saling menjalin keharmonisan bermasyarakat dan bersinergi kepada pemerintah terkhusus di Provinsi Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Reporter : Laode Sunandar

Cegah Kebakaran Akibat Dampak El Nino, Bupati Konsel Terbitkan Surat Edaran

0

 

LS, KONSEL – Untuk mencegah terjadinya kebakaran di musim panas seperti sekarang ini akibat dampak El Nino, Bupati Konawe Selatan (Konsel) terbitkan Surat Edaran.

Surat Edaran dengan Nomor : 8002-2-1/4791/2023 Tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Pemerintah Kecamatan, Desa & Kelurahan Dalam Pencegahan Kebakaran.

Menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 300.1.7/5053/BAK Tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Permerintah Daerah dalam Penanggulangan Kebakaran, dengan memperhatikan peningkatan kejadian kebakaran di Konawe Selatan, serta informasi dari BMKG bahwa diperkirakan tahun 2023 akan lebih kering dibandingkan tahun 2022 yang disebabkan oleh EL NINO dan faktor Indian Ocean Dipole (IOD) yang terdeteksi semakin menguat ke arah positif sehingga akan menimbulkan potensi peningkatan ancaman kebakaran yang lebih tinggi pada tahun 2023.

Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan perlu meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan kebakaran. Selanjutnya diminta :

1. Kepada para Camat agar :

a. Mengoordinasikan para Kepala Desa/Lurah di wilayahnya dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam pencegahan kebakaran.

b. Memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah, membuka lahan dan membuang puntung rokok sembarangan yang dapat menimbulkan kebakaran.

c. Melaporkan hasil koordinasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran secara berkala dan insidentil dalam kondisi darurat kepada Bupati Konawe Selatan melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Konawe Selatan.

2. Kepada para Kepala Desa/Lurah agar :

a. Meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi pemadaman dini kepada masyarakat.

b. Menertibkan dan memberikan teguran kepada masyarakat yang membakar sampah, membuka lahan dan membuang puntung rokok sembarangan yang dapat menimbulkan kebakaran.

c. Melaporkan hasil koordinasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran secara berkala dan insidentil dalam kondisi darurat kepada Bupati Konawe Selatan melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Konawe Selatan.

Reporter : Chandra Saputra

Kantor Pertanahan Konsel Bangun Kolaborasi Bersama Dinas Kominfo dan Telkomsel Untuk Mendukung Zona Integritas WBK dan WBBM

0

Kantor Pertanahan Konsel audiensi bersama Dinas Kominfo dan Telkomsel untuk mendukung Zona Integritas WBK dan WBBM

LS, KONSEL –  Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) membangun kolaborasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Konsel dan Telkomsel dalam mendukung serta mewujudkan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Kantor Pertanahan Kabupaten Konsel pun melakukan audiensi untuk membangun kolaborasi tersebut, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah, Sekcam Andoolo Samrudin serta pihak Telkomsel yang diikuti sejumlah pejabat Kantor Pertanahan Kabupaten Konsel, Kamis (12/10/2023).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konsel Amrullah menjelaskan, pihaknya membutuhkan keterlibatan Dinas Kominfo dan Telkomsel dalam rangka mendukung penerapan ZI WBK dan WBBM di instansi yang dipimpinnya.

“Seiring dengan transformasi digital, Kantor Pertanahan Kabupaten Konsel dituntut untuk mempercepat dalam memenuhi kebutuhan layanan pengguna publik,” ucap Amrullah.

Amrullah menyampaikan, pelaksanaan kegiatan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM ini dengan mengangkat tema ‘Dukungan Stakeholders Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik’ pada Kantor Pertanahan Kabupaten Konsel masuk dalam Pokja VI.

Peningkatan kualitas data, aplikasi sentuh tanahku, survey tanahku, pengaduan pertanahan melalui E-Lapor, konsultasi layanan pertanahan melalui SULTAN KONSEL, tersedianya standar dan informasi pelayanan, medsos (Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, Website/Portal) merupakan upaya Kementerian ATR BPN dan Kantor Pertanahan Konawe Selatan dalam mensinergikan dan mengoptimalkan informasi yang dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat atau pengguna layanan.

“Dukungan dari dua sektor tersebut diharap dapat membantu dalam menyampaikan informasi-informasi terkait pelayanan yang ada di Pertanahan Konsel, agar menjadi konsumsi publik,” imbuhnya.

Amrullah mengatakan WBK merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam manajemen perubahan, penataan tatalaksana, sistem manajemem SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.

“Tujuannya agar terwujud pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi dan nepotisme,” ujarnya.

Dengan program tersebut, Amrullah berharap pelayanan di Kantor Pertanahan Konsel dapat lebih baik dan berkualitas terhadap pelayanan publik masyarakat. Dan adanya kolaborasi dengan stakeholders, tentunya Kantor Pertanahan Konsel dalam hal ini meminta dukungan dalam membantu mempublish semua informasi yang dibutuhkan oleh pengguna layanan.

Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah sepakat untuk mendukung pencanangan zona integritas dan akan terus berkomitmen dalam mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi. Hal ini demi membangun satuan kerja yang berada pada zona yang bersih.

“Tentu harapan kita dapat menciptakan lingkungan birokrasi pemerintahan di Konawe Selatan yang bebas korupsi dan bersih dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

“Nantinya akan dilinkkan antara website Pemerintah Daerah Konawe Selatan dengan website Kantor Pertanahan/BPN Konsel sehingga informasi pertanahan dapat lebih mudah dijangkau dan diterima oleh masyarakat,” imbuhnya.

Pemkab Konsel dibawah kepemimpinan Bupati Surunuddin bersama wakilnya Rasyid juga berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) adalah bukti bahwa Pemkab Konsel terus bekerja keras meningkatkan pelayanan.

“Kominfo Konsel komitmen bakal memberikan informasi serta membantu dalam publikasi setiap program BPN dan saya optimis teman-teman di BPN siap untuk wujudkan WBK-WBBM,” harapnya.

Begitupun dengan PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang sudah melakukan kontrak kerjasama dengan BPN Konawe Selatan, masih akan terus berkolaborasi dan konsisten dalam mendukung dan tentunya menjamin keamanan data dan sebagainya.

Akor Manajer Telkomsel Syafrudin Arta mengaku siap mendukung program tersebut, melalui percepatan digitalisasi.

“Kita ketahui wilayah Konsel ini sangat luas, dengan kolaborasi ini kami berharap dapat memberikan pelayanan internet lebih baik. Disisi lain dengan aplikasi yang saat ini akan kami luncurkan dapat membackup data-data masyarakat,” katanya.

Sementara Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Andoolo Samrudin berharap informasi terkait pelayanan pertanahan dapat tersampaikan ke masyarakat lebih cepat dan akurat.

“Mewakili pemerintah kecamatan kami berharap informasi dari pertanahan dapat sampai hingga ke masyarakat lebih cepat dan akurat,” ucapnya.

Reporter : Chandra Saputra

Wabup Konsel Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting

0

Rapat koordinasi percepatan penurunan stunting dipimpin Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting

LS, KONSEL – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting, bertempat di Avolu Valey Desa Sanggi-Sanggi, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (10/10/2023).

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting yang juga sebagai Wakil Bupati (Wabup) Konawe Selatan Rasyid.

Dalam rapat tersebut,Rasyid mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se- Kabupaten Konawe Selatan untuk ikut andil dalam intervensi percepatan penurunan stunting.

Rasyid mengatakan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak. Tidak hanya komitmen di tingkat pusat, upaya advokasi dan komitmen Pemerintah Daerah juga harus optimal.

“Olehnya itu saya minta seluruh OPD, Camat, Puskesmas maupun desa bahkan lintas sektoral untuk bersama-sama mendorong percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing,” ucap Rasyid.

Dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Konawe Selatan Nomor 474/695 tahun 2023 Tentang Penetapan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kabupaten Konawe Selatan, Rasyid berharap OPD yang telah diberikan amanah dapat melaksanakan dan dipertanggungjawabkan.

“Sebagai bentuk komitmen unsur pimpinan daerah memerintahkan dan mengimbau kepada seluruh OPD dan lembaga terkait dalam intervensi penurunan stunting,” imbuhnya.

Rasyid menyampaikan, dari upaya tersebut instansi terkait juga dapat menyajikan data terpadu dan akurat terkait kasus stunting di wilayah binaannya. Langkah itu juga, agar dapat melakukan secara langsung audit kasus stunting sebagai langkah awal dalam pencegahan dan penurunan stunting.

“Tentu kita berharap teman-teman OPD yang telah diberikan tanggungjawab setiap kecamatan dapat segera menindaklanjuti,” harap Rasyid.

Rasyid menegaskan pihaknya juga bakal memberikan sanksi berupa teguran bagi OPD yang tidak mengindahkan Surat Keputusan Bupati yang telah dikeluarkan.

“Pemda juga bakal mengintervensi bagi desa yang lalai dalam melaksanakan program tersebut,” ujarnya.

Reporter : Chandra

Pemkab Konsel Bakal Bangun Rumah Adat Berornamen Berbagai Suku Bangsa

0

Suasana coffe morning Bupati Konsel dan sejumlah awak media di Rujab Bupati

LS, KONSEL – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bakal membangun rumah adat di tahun 2024 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga dalam coffe morning bersama insan pers di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Jumat (6/10/2023).

Pembangunan rumah adat yang menjadi impian Bupati Konsel dua periode ini nantinya dilengkapi berbagai ornamen seluruh adat atau ciri suku bangsa yang bermukim di wilayah Kabupaten Konsel.

“Insyaa Allah tahun 2024, kami akan membangun rumah adat dengan konsep seluruh adat atau suku bangsa akan menghiasi isi dari rumah adat tersebut. Tetapi bentuk atau desain bangunannya, tetap akan mengedepankan rumah adat Tolaki, yang menandakan bahwa rumah adat tersebut berdiri di tanah Tolaki,” kata H Surunuddin Dangga didampingi Kadis Kominfo dan sejumlah pejabat lainnya.

Surunuddin mengatakan, rencana pembangunan rumah adat ini, telah beberapa kali dilakukan komunikasi dan diskusi bersama dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, budayawan dan akademisi, termasuk desain dan model rumah adat dengan komponen di dalamnya juga sudah dibahas dalam setiap kesempatan.

“Rumah adat ini akan dibangun di sisi barat gedung Islamic Center di depan kompleks perkantoran Bupati Konsel dan Mall Pelayanan Publik yang tidak lama akan selesai. Nantinya rumah adat ini selain sebagai simbol semua suku atau adat di Konsel juga akan berfungsi sebagai museum dan menjadi wisata edukasi bagi pelajar dan pemuda pemudi serta masyarakat umum,” jelasnya.

Suami Hj Nurlin Surunuddin ini menambahkan, untuk rencana dan alokasi anggarannya disiapkan sebesar Rp 10 miliar dan sementara dibahas oleh Pemda bersama DPRD yang diharapkan APBD Konsel tahun 2024 ditetapkan, paling terlambat awal bulan November 2023.

“Untuk perencanaan dan design gambar bangunan rumah adat tersebut, pemerintah juga akan mengadakan sayembara dan diumumkan secara terbuka. Kepanitiaan sayembara desain rumah adat ini akan segera dibentuk dan ditetapkan dan selanjutnya bekerja dengan baik,” ungkapnya.

(Redaksi)

Viral! Oknum Kades di Pomalaa Bentak Guru dan Siswa Saat Blokade Jalan Tambang

0

 

LS, Kendari – Sebelumnya viral video 1 Menit 44 Detik yang mempertontonkan Oknum Kepala Desa di Kecamatan Pomalaa yang membentak guru dan siswa yang melakukan blokade jalan, menuntut persoalan debu.

Menanggapi hal tersebut salah satu Guru SMKN 9 Kolaka, Rayu Mekuo mengatakan “Jadi, diawali hari Kamis (21/9) pada saat itu kondisi jalan berdebu dan masuk dilingkungan sekolah, terus terang saja kami merasa terganggu sekali, guru dan siswa sudah banyak yang sakit, dan pada saat itu pihak yang melewati jalan dan melakukan aktivitas penimbunan berjanji melakukan penyiraman, kemudian sampai hari Senin (25/9) tidak ada penyiram,” katanya saat ditemui di ruangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra pada Senin 2 Oktober 2023.

Ia menambahkan pada hari Senin (25/9) aksi pemblokadean itu spontanitas, pasalnya saat itu Pukul 06.30 WITA pihaknya mau melaksanakan upacara bersama guru dan siswa lainnya.

“Di hari Senin itu kita mau upacara, lewat truk dan dalam kondisi balap-balap, hingga menyebabkan debu berhamburan, kemudian siswa-siswa spontanitas melakukan blokade,” tambahnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa tak berselang lama datang oknum Kades Kepala yang berteriak-teriak.

“Ada sekitar 15 Menit kemudian datang Kepala Desa, turun dari kendaraannya, datang marah-marah dan berteriak-teriak, kemudian berdebat dengan Guru, hingga menyebutkan kata-kata yang kita tidak terima,” ungkapnya.

“Pada saat itu terjadi cekcok dan kami merasa terintimidasi, pasalnya Kepala Desa juga mengatakan tabrak saja kalau tidak mau diatur, dan Kepala Desa juga berkata kami pemerintah disini dan harus didengar,” bebernya.*

Senada dengan hal tersebut Kadis Dikbud Sultra, Yusmin menegaskan pihaknya bakal melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian, pasalnya tindakan tersebut sudah masuk ke ranah pengancaman.

Pihaknya juga mendesak kepada Oknum Kades tersebut untuk melakukan permintaan maaf kepada publik, pasalnya video tersebut telah viral kemana-mana.

Ia juga meminta kepada Bupati Kolaka untuk mengevaluasi Kepala Desa tersebut, agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

Sementara itu sebelumnya pemblokiran itu merupakan bentuk protes mereka karena sudah tak tahan dengan debu yang ditimbulkan oleh aktivitas truk perusahaan tambang yang menggunakan jalan tersebut.

Dalam video tersebut nampak terlihat seorang pria menggunakan topi hitam seragam aparatur sipil negara (ASN) yang diduga oknum Kades tiba-tiba mendatangi lalu membentak puluhan pelajar dan guru tersebut.

Setelah ditelusuri dari beberapa sumber terpercaya, ternyata pria yang menggunakan seragam ASN bak preman itu bernama Yastin Sutrisno selaku Kepala Desa Pesouha.

“Jangan kasih begitu. Ini jalan umum. Apa gunanya ibu merekam begitu, kalian tidak mau diatur dengan Pemerintah ka,” kata pria yang menggunakan seragam ASN itu dengan nada membentak sembari menunjuk ke arah pelajar.

Setelah ditelusuri dari beberapa sumber terpercaya, ternyata pria yang menggunakan seragam ASN bak preman itu bernama Yastin Sutrisno merupakan Kepala Desa Pesouha.

Yastin Sutrisno, saat dikonfirmasi melalui telephone seluler mengatakan, bahwa persoalan tersebut sudah diselesaikan melalui mediasi.

“Kita sudah mediasi, untuk sementara waktu akan dilaksanakan penyiraman untuk meminimalisir debu,” katanya.

Yastin Sutrisno menyebut, jalan poros tersebut saat ini tengah dilintasi oleh tiga perusahaan tambang yakni, PT Vale, Perusda Kolaka, dan PT PMS.

“Ada tiga perusahaan yaitu, PT Vale, Perusda Kolaka, dan PT PMS,” pungkasnya.

Reporter : Chandra Saputra

KNPI Sultra Berkunjung di Sekretariat PWI Konsel

0

 

LS, Konsel – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Amsar didampingi Wakil Ketua Bidang Energi Sumber Daya Alam dan Mineral (ESDM) KNPI Sultra, Ismail Adam bertandang di sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (4/10/2023).

Dalam kunjungannya itu disambut Ketua PWI Konsel Herman bersama Sekretaris Sopian Hadi dan sejumlah pengurus lainnya. Dalam moment silaturahmi, Ketua KNPI Sultra Muh Amsar meminta kepada seluruh jajaran untuk bersinergi dengan seluruh elemen dan organisasi masyarakat di wilayah otoritas Bupati Surunuddin Dangga.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PWI Konawe Selatan yang bersedia untuk menerima dan bersilaturahmi dengan kami dari KNPI. Kami juga berharap PWI Konsel untuk dapat dan bersinergi seluruh elemen, termasuk seluruh organisasi masyarakat,” ujarnya.

Pria berambut gondrong ini juga mengaku, kehadiran organisasi PWI di Konawe Selatan ini akan menjadi wadah bagi seluruh pewarta atau pemberi informasi kepada publik melalui karya tulisnya. Baik itu di media cetak, radio, televisi maupun media elektronik seperti media online dan podcast.

“Dengan keberadaan wartawan yang berorganisasi, dipastikan beritanya akan memberikan edukasi dan informasi yang akurat dan tidak hoax, serta selalu menyampaikan berita yang sejuk,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua PWI Konawe Selatan, Herman menyampaikan terima kasihnya kepada pengurus KNPI Sultra yang telah meluangkan waktunya untuk bertandang dan bersilaturahmi dengan pengurus PWI Konsel yang baru beberapa waktu lalu dibentuk dan dikukuhkan.

“Kami dari jajaran pengurus menyampaikan terima kasih atas waktu dan kesempatannya untuk bertandang dan bersilaturahmi. KNPI Sultra sebagai organisasi kepemudaan dengan cakupan yang sangat luas, tentunya kami senang atas kehadirannya,” ujarnya singkat.