Beranda blog Halaman 34

Gempa Dasyat Hantam Maroko, Presiden Persisma Sampaikan Belasungkawa

0

 

LS, Jakarta – Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyampaikan rasa duka cita yang amat mendalam kepada Pemerintah Kerajaan Maroko dan masyarakatnya, atas bencana yang melanda negara berjuluk Negeri Matahari Terbenam itu. Hal ini disampaikan Wilson Lalengke kepada jaringan media se nusantara menyusul gempa bumi yang terjadi di wilayah Kerajaan Maroko, Sabtu menjelang dini hari waktu Indonesia, 9 September 2023.

“Atas nama organisasi Persisma, Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko, saya Wilson Lalengke, menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang amat mendalam atas wafatnya ribuan warga Maroko akibat bencana alam gempa bumi yang terjadi Sabtu menjelang dinihari tadi. Saya turut prihatin atas kejadian tersebut, dan ikut bersama pemerintah Kerajaan Maroko dan seluruh rakyat Maroko, berduka bersama. Kita doakan kiranya rakyat dan Pemerintah Maroko tetap tegar, kuat, dan solid bekerja bersama-sama mengatasi dampak terjadinya bencana alam yang tidak kita inginkan ini,” ungkap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, Sabtu, 9 September 2023.

Sebagaimana dikutip dari media internasional CNN, sebuah gempa besar berkekuatan 6,8 skala Richter menimpa daerah strategis dan padat penduduk di bagian tengah wilayah Maroko. Kota Marrakech, yang merupakan salah satu dari 5 kota terbesar di Maroko, mengalami kerusakan terparah akibat gempa tersebut. Setidaknya, lebih dari 1.000 orang dinyatakan tewas dalam bencana ini. Mereka umumnya adalah warga yang tidak sempat keluar rumah saat gempa melanda tempat tinggal mereka pada sekitar pukul 11.00 malam, Jumat (8/9/2023) waktu setempat.

Dari berbagai pemberitaan disebutkan bahwa terdapat ribuan warga lainnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan akibat cedera berat, sedang, dan ringan. Mereka kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan yang hancur digoyang gempa. Puluhan ribu lainnya terpaksa tinggal di pengungsian karena hilangnya rumah tempat tinggal dan atau takut kembali ke rumah sebelum keadaan benar-benar aman.

Pemerintah Maroko mengerahkan seluruh aparatnya untuk melakukan berbagai upaya dalam menyelamatkan warganya. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah mencari para korban yang masih tertimbun di reruntuhan bangunan. Sementara itu kebutuhan bantuan dari berbagai pihak sangat diperlukan, terutama untuk persediaan darah, bahan makanan dan berbagai kebutuhan darurat lainnya.

Pada press release-nya, Wilson Lalengke juga menghimbau dan mengharapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang terkena dampak gempa dasyat Maroko. “Saya meminta dengan sangat kepada semua kita Bangsa Indonesia berkenan mendoakan saudara-saudara kita, rakyat Maroko bersama Pemerintahnya semoga tetap kuat, bersemangat, dan dapat mengatasi segala persoalan yang ada akibat bencana gempa bumi yang menimpa wilayah mereka,” pinta pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia itu.

Wilson Lalengke juga berharap kepada setiap warga Indonesia dapat bergotong-royong membantu meringankan beban rakyat Maroko. “Pemerintah Indonesia pasti akan melakukan sesuatu untuk membantu Pemerintah dan rakyat Maroko. Saya berharap kita sebagai rakyat Indonesia yang punya kedekatan emosional dan spiritual dengan bangsa Maroko, perlu juga berpartisipasi membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” imbuhnya berharap.

Selanjutnya, sambung Wilson Lalengke, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Maroko di Indonesia untuk mengetahui kondisi terakhir rakyat yang terdampak gempa dan mendapatkan informasi terkait hal-hal yang perlu dibantu, baik dari Persisma maupun warga Indonesia lainnya. “Nanti saya akan ke Kedubes Maroko terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi terkait hal-hal apa yang mungkin kita dari Persisma dan warga Indonesia bisa berperan dalam membantu Pemerintah Maroko dan rakyat yang terdampak gempa bumi tersebut,” ujarnya seraya menambahkan akan memberi informasi lanjutan setelah mendapatkan arahan dari Kedutaan Besar Maroko untuk Indonesia. (APL/Red)

Diduga Ilegal, APH Diminta Tindak Tambang Pasir di Kali Anese

0

Salah satu lokasi yang dijadikan pengolahan pasir di kali anese

LS, Konsel – Sangat disayangkan beberapa oknum masyarakat yang mengambil keuntungan pribadi dengan melakukan penambangan pasir di Kali Anese, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan Konsel. Mereka melakukan penambangan pasir tanpa memikirkan dampak buruk yang akan ditimbulkan akibat rusaknya aliran sungai.

Berdasarkan pantauan di lapangan yang dilakukan oleh tim media ini pada Kamis (7/9/2023), penambangan pasir tersebut diduga tidak memiliki izin menambang batuan.

Hal ini telah melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, bab XIA tentang izin galian C Batuan.

Salah satu warga yang tidak mau diketahui identitasnya mengatakan bahwa penambangan pasir itu sudah cukup lama dilakukan, namun selama ini tidak ada tindakan dari pihak-pihak terkait untuk menghentikan penambangan pasir tersebut.

“Penambangan pasir ini berada di dalam DAS (Daerah Aliran Sungai) sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan rusaknya lingkungan dan sungai,” ucapnya,

Dengan adanya penambangan pasir di sungai Desa Mataupe dan Anese yang menggunakan mesin sedot dan alat berat dapat berdampak langsung rusaknya aliran sungai. Namun sayangnya kegiatan ini masih terus berjalan. Pemerintah setempat dan pihak kepolisian terkesan melakukan pembiaran, padahal tindakan pidananya sudah sangat jelas.

Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan menyebutkan kesengajaan dalam penguasahaan air dan sumber-sumber air yang tidak berdasarkan perencanaan tanpa izin pemerintah, tidak ikut membantu usaha penyelematan tanah, air, sumber-sumber air serta bangunan pengairan dinyatakan sebagai tindak pidana kejahatan.

Untuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku perusakan sungai dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan, pelaku perusakan sungai dapat diancam pidana penjara selama-lamanya 2 (dua) tahun.

Laporan : Chandra Saputra

Pemdes Wunse Jaya Prioritaskan Dana Desa untuk Penerangan Jalan

0

Kepala Desa Wunse Jaya Abdul Kadir

LS, Konawe Kepulauan – Minimnya penerangan pada Desa Wunse Jaya, Kecamatan Wawoni’i Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan, menjadikan perogram pengadaan lampu jalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai program prioritas.

Sejak awal tahun, pihak Pemerintah Desa Wunse Jaya melalui anggaran Dana Desa tahun 2023, terus berupaya merealisasikan pengadaan lampu jalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) guna memfasilitasi masyarakat mendapatkan akses penerangan di desa.

Kepala Desa Wunse Jaya Abdul Kadir, yang ditemui media ini menuturkan bahwa pengadaan lampu jalan di Desa Wunse Jaya telah terpasang di beberapa titik pada lokasi strategis di desa.

“Semoga ini bermanfaat untuk semua masyarakat, khususnya warga Desa Wunse Jaya,” ungkap Abdul Kadir, Jumat (8/9/2023).

Desa Wunse Jaya yang masuk di dalam wilayah Kecamatan Wawonii Tenggara, merupakan salah satu desa yang lingkungannya masih minim akan penerangan jalan dan juga tidak dilalui jalan poros.

“Maka tahun 2023 ini, Pemerintah Desa Wunse Jaya menganggarkan dana untuk pengadaan lampu jalan. Karena kami menilai ini sangat penting dan memang dibutuhkan masyarakat. Kini semuanya sudah terpasang,” paparnya.

Menurut pihaknya banyak sekali manfaat yang dirasakan masyarakat atas program penerangan lampu jalan ini. Pertama saat warga keluar malam hari, mereka tidak lagi ada rasa khawatir gelap gulita, serta dapat meminimalisir terjadi kriminalitas. Selain itu, lampu jalan akan memberikan rasa aman untuk beraktifitas di malam hari.

“Saya selaku pemerintah desa dan masyarakat Desa Wunse Jaya sangat merasakan manfaat Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat. Semoga ke depan desa ini terus maju,” jelasnya.

Laporan : Nandar

Pemdes Tumbu-Tumbu Sukses Realisasikan Dana Desa Tahap II Anggaran Tahun 2023

0

Kepala Desa Tumbu-tumbu Zulkifli, S.Pd

LS, Konawe Kepulauan – Pemerintah Desa Tumbu-Tumbu, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah sukses merealisasikan bantuan kawat duri, racun rumput, pengadaan lampu jalan tenaga surya dan pembangunan jalan usaha tani.

Bantuan berupa kawat duri dan racun rumput tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Desa Tumbu-Tumbu kepada masyarakat penerima manfaat, serta disaksikan juga oleh anggota BPD, perangkat desa dan masyarakat.

Kepada Desa Tumbu-tumbu, Zulkifli,S.Pd., saat dikonfirmasi pihak media menuturkan bahwa realisasi pengadaan kawat duri, racun rumput, dan pembangunan jalan usaha tani ini bersumber dari Dana Desa tahap II tahun anggaran 2023. Pengadaan tersebut didasari oleh kebutuhan masyarakat Desa Tumbu-tumbu.

“Maraknya hama babi hutan yang menyerang tanaman di ladang pertanian warga Desa Tumbu-Tumbu membuat Pemerintah Desa berinisiatif untuk membantu petani dengan cara pengadaan kawat duri sebagai upaya antisipasi,” ucap Zulkifli, Sabtu (9/9/2023).

Zulkifli berharap bantuan yang telah ia berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban petani dalam menangani hama babi hutan, serta mendapatkan hasil yang memuaskan pada saat panen tiba, sehingga akan meningkatkan ekonomi keluarga masyarakat.

Selain itu Pemerintah Desa juga telah merealisasikan pengadaan racun rumput kepada masyarakat petani jambu mete agar dapat memudahkan masyarakat saat musim panen tiba.

“Untuk tahun ini, Pemerintah Desa Tumbu-Tumbu juga merealisasikan program pengadaan lampu jalan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menerangi beberapa ruas jalan, sehingga masyarakat merasa aman ketika beraktifitas di malam hari,” kata Zulkifli.

Selain itu, program prioritas seperti pembangunan jalan usaha tani juga telah terealisasi sehingga diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat desa karena setelah jalan dibangun, masyarakat akan lebih mudah untuk mengakses lokasi pertaniannya.

“Sekali lagi saya mengharapkan partisipasi dari masyarakat desa untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah direalisasikan menggunakan anggaran Dana Desa tahap ke II tahun 2023,” imbuhnya.

Laporan : Nandar

Fadli Tanawali Calon Ketua KADIN Kendari Siap Cetak Pengusaha Baru

0

 

LS, Kendari – Fadli Tanawali salah satu calon Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Kendari siap ciptakan pengusaha baru. Hal tersebut disampaikan Fadli Tanawali saat ditemui di kediamannya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat malam (8/9/2023).

Menurutnya masih banyak sektor usaha yang belum disentuh. Dan untuk menciptakan pengusaha baru ini tentu sesuai dengan potensi teman-teman nanti.

“Jadi nanti kita lihat basicnya apa, dan apa keahlian. Misalnya penjual sayur yang selama ini hanya membonceng sayurnya, kenapa kita tidak berpikir untuk membuat fresh mart. Tentu dengan cara harus masuk dulu sebagai anggota KADIN, nanti KADIN yang membackup tetapi tidak menabrak regulasi yang ada,” jelas Fadli yang juga Ketua Askomindo ini.

Fadli menegaskan bahwa KADIN itu bukan perkumpulan pengusaha eksekutif dan ekslusif, tapi KADIN itu milik semua pengusaha. Nah banyak pelaku usaha yang belum mengerti KADIN itu marwahnya seperti apa.

“Untuk itu kedepannya nanti kita memberikan edukasi, dan apa manfaatnya jika para pelaku usaha ini masuk dalam keanggotaan KADIN. Saya tidak mau KADIN Kota Kendari hanya menjadi slogan,” umbarnya.

Fadli mengatakan jika dirinya nanti terpilih sebagai Ketua KADIN Kota Kendari programnya dalam satu (1) tahun itu harus ada data base di bidang masing-masing.

“Jadi semua wakil-wakil ketua itu harus bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing, sehingga apabila ada investor mau berinvestasi khususnya di Kota Kendari mereka sudah memiliki data pembanding, dan bisa melakukan investasi tanpa keraguan,” ungkapnya.

“Bagi saya memimpin suatu organisasi bila tidak ada kader, maka saya anggap organisasi itu gagal, contohnya KADIN harus ada pengusaha baru yang tumbuh,” umbarnya.

Maka itu dirinya berharap agar KADIN dan pemerintah tetap bersinergi dalam hal regulasi.

Mengakhiri wawancaranya dengan media ini Fadli Tanawali menegaskan bahwa dirinya akan memimpin KADIN Kota Kendari dengan warna dan caranya sendiri. Tentu dengan tujuan memajukan KADIN.

Diketahui, KADIN Sultra bakal menggelar Musyawarah Kota (Muskota) III pada tanggal 14 September 2023.

Reporter Is One

PPWI Sultra Dukung Kejati Bersih-bersih Mafia Tambang di Blok Mandiodo

0

Asrul Rahmani saat orasi di Kejaksaan Tinggi Sultra

LS, KENDARI – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (8/9/23)

Adapun aksi ini dilakukan menyusul adanya dugaan keterlibatan Surveyor Independen dalam pusaran kasus korupsi PT. Antam Blok Mandiodo Konawe Utara (Konut).

Melalui Ketua Bidang Lingkungan & HAM PPWI Sultra Asrul Rahmani membeberkan kronologis keterlibatan Surveyor Independen dalam kasus mega korupsi tambang PT. Antam Blok Mandiodo Konawe Utara, Jumat (8/9/23).

Dalam pres releasenya, Ketua Bidang Lingkungan & HAM PPWI Sultra itu membeberkan gambaran secara umum jika Surveyor Independen merupakan pelaksana perpanjangan tangan dari Kementerian ESDM dalam melakukan upaya lingkup layanan yakni mempunyai tugas dan fungsi memverifikasi kuantitas dan kualitas penjualan mineral serta memverifikasi administrasi pengajuan dokumen dari pemilik IUP yang ditujukan kepada surveyor sebagai dasar penerbitan LHV.

Lebih lanjut kata Asrul mengurai bahwa dalam penerbitan RKAB melalui moms Kementerian ESDM melalui surveyor menyampaikan LHV melalui modul verifikasi penjualan (MVP).

Selain itu Asrul juga menguraikan pokok permasalahan dugaan keterlibatan Surveyor Independen dalam pusaran korupsi di wilayah Antam Mandiodo.

Kata Asrul, Surveyor Independen mempunyai peran sentral dalam dugaan tindak pidana korupsi yang sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi Sultra dimana sesuai hasil investigasi secara kelembagaan salah satu perusahan surveyor diduga turut serta mempermudah dalam tahapan proses penerbitan LHV sebagai dasar permohonan RKBM sebagai syarat penerbitan SIB keberangkatan tongkang.

“Secara aktual dilapangan peran surveyor sangatlah penting dalam membuka tabir kebocoran kerugian investasi negara,” ucapnya.

Asrul menambahkan, modus yang dilakukan cukup terstruktur sistematis dan masif. Adapun modus operandi yang dilakukan berupa :

1. Adanya ketidaksinkronan antara data awal pengajuan Shipping Instruction (SI) tongkang kepada surveyor independen sebagai dasar dimulainya kegiatan pemuatan. Surveyor telah mengetahui dokumen apa yang digunakan dalam kegiatan tersebut dan sudah mengetahui tujuan awal titik muat hingga titik serah, penggunaan dokumen IUP awal namun dalam perjalanan akhir menggunakan dokumen terbang dimana banyak terdapat kejanggalan-kejanggalan yakni banyak yang dikeluarkan surveyor independen mineral tidak sesuai SOP berupa draft inisial hingga draft final sebagai dasar Shipper melakukan pembayaran PNBP

2. Surveyor Independen yang dimaksud diduga turut serta mengaburkan serta adanya upaya pembiaran terhadap asal usul barang sebelum terbitnya LHV, pemilik dokumen mengajukan surat permohonan penerbitan LHV kepada surveyor yang ditunjuk tetapi bukannya menolak tapi membuka ruang komunikasi bahkan mempermudah barang-barang yang sifatnya telah terindikasi ilegal merujuk pemakaian dokumen awal dan akhir tidak sesuai rencana bongkar muat

3. Diduga peran surveyor menjadi pelaksana dalam tugas dan fungsinya sebagai verifikasi kuantitas turut ikut serta memperbanyak tonase dalam tongkang, dengan pola komunikasi jangka pendek dan hal inilah menyebabkan adanya kerugian negara yang tidak terdeteksi alias titik kebocoran pembayaran PNBP final. Dilihat dari besarnya kouta rkab tidak sesuai volume tonase tongkang dari keberangkatan awal COA muat COA bongkar dan data real besaran Kouta RKAB terpakai juga data real muatan dalam intermediate serta data real produksi dilapangan

4. Diduga para surveyor independen ikut berperan dan ikut serta dalam pemulusan beberapa tongkang yang tidak sesuai titik awal bongkar. Salah satu Contoh terdapat tongkang yang seharusnya sandar dipabrik Jeti lobota PT.imip dialihkan kemorosi OSS hingga akhirnya dibongkar di jeti Huadi Bantaeng

5. Diduga para pimpinan surveyor independen ikut serta dalam pemulusan barang ilegal karena menurut kajian kami surveyor Independen sebagai perpanjangan tangan dari kementerian ESDM dalam melakukan rekapitulasi terhadap dugaan penerbitan LHV yang tidak sesuai mekanisme,dan terkesan tidak cek and balance terkait permohonan surat permintaan penerbitan LHV dan membuktikan adanya peran surveyor independen ikut melakukan pembiaran serta ikut serta mengakomodir segala bentuk kegiatan ilegal.

“Atas dasar inilah kami yang tergabung dalam keluarga besar PPWI perwakilan Sultra mendukung penuh kinerja dalam upaya bersih-bersih mafia tambang dan  meminta kejaksaan tinggi Sultra untuk fokus mencari hingga terjadinya kebocoran kerugian negara dengan focus mencari otak serta peran hulu hingga hilir dan mengejar kerugian tersebut dengan melakukan pemeriksaan kepada pimpinan surveyor dan kami meminta Kejati Sultra untuk segera menetapkan status tersangka dengan merujuk hasil temuan ini dan berupa data pendukung keterlibatan dalam kasus korupsi Diwilayah Antam Mandiodo hingga dirugikan sebesar 5,7 Triliun dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah,” terang Asrul Rahmani.

Adapun sejumlah Surveyor independen yang diduga turut serta terlibat dalam pusaran korupsi di Wilayah Antam Mandiodo :
1. Jasa Mutu Mineral
2. CARSURIN
3. Anindya
4. Triyasa
5. SCCI

Terakhir Asrul Rahmani kembali menegaskan bahwa aksi unjuk rasa hari ini merupakan langkah awal dalam mempresure dugaan keterlibatan Surveyor Independen dalam kasus korupsi Tambang PT. Antam Blok Mandiodo Konawe Utara.

“Langkah selanjutnya tentu akan ada aksi unjuk rasa kedua sekaligus pelaporan secara resmi,” tutupnya.

Reporter : Is One

 

Bupati Konsel Lantik Sejumlah Pejabat JPTP Hasil Asesmen

0

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji sejumlah pejabat JPTP Lingkup Pemda Konsel

LS, Konsel – Bupati Konawe Selatan kembali merotasi sejumlah pimpinan tinggi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel).

Seremonial pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan tersebut berlangsung di Pendopo Rujab Bupati Konsel, Senin (4/9/2023).

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Sekda Konsel Hj St Chadidjah, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Untuk diketahui pejabat eselon II yang dilantik ini merupakan hasil asesmen Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Konsel.

Sebelumnya Pemerintah Daerah Konawe Selatan membuka asesmen pejabat di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Pejabat Eselon II yang dilantik mengisi jabatan tersebut yaitu Pujiono, SH., MH., sebagai Kepala BKPSDM, Erna Yustiana sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggantikan I Gusti Adi Suwantara yang pensiun dan Ambolaa mengisi jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman menggantikan Indra Rusdin yang memasuki masa pensiun.

Selain melantik tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Bupati Surunuddin Dangga juga melantik sejumlah Camat dan pejabat Eselon IV lingkup Pemerintah Daerah Konsel

Dalam sambutannya, Bupati Konsel mengatakan rotasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Ini merupakan penyegaran organisasi. Sekarang ini tidak ada istilah naik lift, artinya semuanya naik tangga. Bertahap dan penuh proses sesuai mekanismenya.

“Rotasi dan mutasi adalah hal wajar untuk peningkatan kinerja. Kami berharap pejabat yang baru dilantik bisa menjalankan tugas sesuai tupoksinya,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati Surunuddin menegaskan menjadi pejabat bukan untuk gagah gagahan. Pihaknya menekankan, akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja aparaturnya.

“Kita terus komitmen mendorong roda pemerintahan di Kabupaten Konawe Selatan berjalan dengan maksimal, baik dalam pembangunan daerah dan pelayanan ke masyarakat bersama-sama mewujudkan Desa Maju Konsel Hebat,” pesannya.

Sekali lagi dirinya menekankan, mereka yang diamanahkan dalam jabatannya adalah motor penggerak birokrasi di daerah.

“Bekerjalah sebaik mungkin. Tonjolkan kinerja, karena basis penilaian sesuai SKP (Sasaran Kerja Pegawai). Evaluasi kita berdasarkan apa yang ada dalam SKP tersebut. Jika tidak sesuai harapan, maka sayang sekali, karena akan memengaruhi penilaian,” imbuhnya.

Reporter : Is One

Mendagri Lantik 9 Penjabat Gubernur, Salah Satunya Pj Gubernur Sultra

0

 

LS, Jakarta – Setelah memasuki purna jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jend. Pol. (P) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A, Ph.D. secara resmi melantik Komjen Pol. (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto, S.I.K, M.H. sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, bertempat di Sasana Bhakti Praja (SBP) Gedung Kemendagri, Jakarta, Selasa (6/9/2023).

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Azwar Anas, Wakil Menteri Hukum dan HAM Eddy O.S. Hiariej, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sultra Silvester Sili Laba.

Pejabat lama Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Abdurrahman Saleh dan Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Asrun Lio turut menghadiri kegiatan pelantikan tersebut.

Selain melantik Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Mendagri juga melantik 8 Penjabat Gubernur, yaitu Pj Gubernur Sumatera Utara, Pj Jawa Barat, Pj Jawa Tengah, Pj Gubernur Bali, Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur, Pj Gubernur Kalimantan Barat, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, dan Pj Gubernur Papua.

Pada kesempatan ini Mendagri menyampaikan bahwa ini adalah momentum yang penting dan bersejarah, karena adanya pergantian pemimpin daerah. Proses penetapan penugasan Penjabat Gubernur  dilakukan secara cermat dan seksama melalui mekanisme sidang Tim Penilai Akhir yang dipimpin oleh Presiden.

“Saya juga mengingatkan kembali bahwa sebagai Penjabat Gubernur, segala tindakan yang saudara lakukan akan memiliki dampak yang signifikan pada masa depan daerah yang saudara pimpin,” pesan Tito.

Reporter : Is One

Perpanjangan Kontrak, 782 PPPK Lingkup Pemkab Konsel Terima SK Bupati

0

Bupati Surunuddin perpanjang kontrak kerja PPPK lingkup Pemda Konsel

LS, Konsel – Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga menandatangani perpanjangan kontrak kerja 782 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Pemkab Konsel), bertempat di Aula Auditorium Lantai III Kantor Bupati, Selasa (5/9/2023).

Turut hadir dalam penandatanganan kontrak kerja Sekretaris Daerah Sekda Konsel Hj ST. Chadidjah, S.Sos., M.Si., Kepala BKPSDM Konsel Pujiono, SH., MH., dan para pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel.

Diketahui, jumlah PPPK tahun 2023 di Kabupaten Konsel sebanyak 787 orang dengan rincian terdiri dari tenaga pendidik sebanyak 720 orang dan tenaga kesehatan 67 orang.

Dari 787 orang PPPK ini, 5 orang telah putus kontrak dengan keterangan 4 orang tenaga pendidik meninggal dunia dan 1 orang mengundurkan diri karena terpilih menjadi Kepala Desa di Batu Jaya, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Bupati Surunuddin (keempat kanan) bersama Sekda Konsel (samping kiri Bupati) dan beberapa pimpinan OPD beserta PPPK lingkup Pemda Konsel

Dalam sambutannya, Bupati Surunuddin Dangga mengatakan, perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK di Kabupaten Konawe Selatan sudah terukur dan terencana.

“Inilah kita rekrut sebanyak ini, untuk mengisi ruang ruang yang ada. Sebenarnya bagi PPPK saya inginkan langsung kontrak 5 tahun, hanya karena siklus APBD yang tiap tahun ketuk palu sehingga kita perpanjang setiap tahun,” kata Surunuddin.

“Asosiasi PPPK tidak perlu merasa khawatir mendengar isu isu diluar. Bupati bertanggung jawab terhadap saudara-saudara,” ucap mantan Ketua DPRD Konsel ini.

Surunuddin menekankan kepada PPPK untuk menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, sebab kedepannya akan ada evaluasi kinerja termasuk ASN. Jika tidak bagus kinerjanya akan dinonjobkan.

“Bagi guru laksanakan tugas untuk mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Konawe Selatan dan bagi tenaga kesehatan untuk membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” ujar Bupati.

“Karena kita ini pekerja sosial untuk melayani masyarakat sehingga kita mempunyai tanggungjawab terhadap kecerdasan, kesehatan dan pendidikan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan,” imbuhnya.

Surunuddin juga mengajak kepada PPPK untuk meningkatkan kinerja dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) karena kedepannya aturan yang ada PPPK bisa menjadi kepala sekolah.

“Memegang tanggung jawab yang besar itu boleh, mari kita bekerja dengan sungguh- sungguh. Pesan saya jangan suka termakan isu apalagi ini memasuki tahun politik,” pesannya.

Reporter : Candra
Editor : Agus

Realisasi Program Ketahanan Pangan, Masyarakat Desa Bima Maroa Terima Bibit Ikan Lele

0

Kepala Desa Bima Maroa (kiri) saat menerima bibit ikan lele dari penangkar

LS, Konsel – Masyarakat Desa Bima Maroa mendapatkan pembagian bibit ikan lele dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bima Maroa. Pembagian bibit ikan lele tersebut merupakan hasil realisasi dari penggunaan Dana Desa (DD) Tahap II tahun 2023.

Masyarakat Desa Bima Maroa terima bibit ikan lele

Kepala Desa Bima Maroa Husen L, SKM., mengatakan pembagian bibit ikan lele tersebut merupakan bagian dari realisasi penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2023 untuk ketahanan pangan.

“Dalam pengelolaan anggaran Dana Desa terdapat pos yang telah ditetapkan sebesar 20 persen untuk program ketahanan pangan. Pengadaan bibit ikan lele ini merupakan salah satu bagian dari program ketahanan pangan tersebut,” kata Husen, Senin (4/9/2023).

Salah satu masyarakat Desa Bima Maroa terima bibit ikan lele

Husen menambahkan, bibit ikan lele jenis Sangkuriang itu dibagikan kepada masyarakat secara merata di 4 dusun yang ada di Desa Bima Maroa dengan jumlah total 16.000 ekor bibit ikan lele yang telah tersertifikasi dan memenuhi persyaratan untuk ditebar.

“Jumlah bibit ikan lele sebanyak 16.000 ekor dengan anggaran sebesar 24 juta rupiah,” ucap Husen.

“Semoga bibit ikan lele ini dipelihara dengan baik oleh masyarakat penerima sehingga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa selain pengadaan bibit ikan lele, pada realisasi penggunaan Dana Desa Tahap II ini terdapat juga kegiatan pembangunan drainase sepanjang 135 meter yang berada di Dusun I, II dan III dengan anggaran sebesar Rp 86.945.000.

Reporter : Agus