Beranda blog Halaman 34

Ciptakan Tertib Administrasi Pemerintahan, Pemkab Konsel Gelar Workshop Tapal Batas dan Launching Simbada

0

Bupati (kemeja batik corak merah) dan Sekda Konsel (batik corak hijau) saat membuka workshop tapal batas dan launching Simbada.

LS, Konsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) menggelar workshop Tapal Batas Wilayah dan Launching Sistem Informasi Batas Desa (Simbada), bertempat di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat malam (27/10/2023).

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Konsel H Surunuddin Dangga didampingi Sekda Hj St Chadidjah dan Kabag Pemerintahan Konsel Asmurdani Tonga dengan menghadirkan narasumber dari Badan Informasi Geospasial yang diikuti peserta dari para Camat, Kepala Desa dan Lurah lingkup Pemkab Konsel.

Bupati Konsel sangat mengapresiasi workshop tersebut. Bupati mengatakan tujuan penetapan dan penegasan batas desa adalah untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan.

“Pastinya memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek teknis dan yuridis,” ucapnya.

Surunuddin juga menyampaikan kegiatan tersebut untuk mewujudkan percepatan kebijakan satu peta.

“Kebijakan satu peta ini sangat penting untuk meminimalisir potensi konflik yang sangat rentan terjadi karena kesimpangsiuran data yang tidak merujuk pada satu peta,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Surunuddin meminta kepada camat agar dapat memfasilitasi jalannya proses penetapan dan penegasan batas desa atau kelurahan, dalam hal pemetaan batas desa serta pembuatan berita acara antar desa/kelurahan yang berbatasan.

“Saya harap prosesnya berjalan lancar sehingga kemudian batas wilayah dapat ditetapkan tanpa hambatan yang berarti. Setelah workshop ini, peserta diharapkan dapat memahami tujuan serta proses pelaksanaan penetapan dan penegasan batas desa/kelurahan,” ujarnya.

Sementara Kabag Pemerintahan Setda Konsel, Asmurdani Tonga mengatakan workshop ini untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam penentuan dan penegasan batas desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

Selain itu juga sebagai upaya memastikan mereka mematuhi pedoman hukum yang berlaku.

“Tujuannyamengedukasi peserta tentang penggunaan teknologi geospasial dalam pemetaan, meningkatnya kapasitas SDM aparatur dalam penyelesaian sengketa tapal batas yang damai, dan meningkatkan kualitas data yang digunakan dalam pemetaan,” ujar Asmurdani.

“Sehingga dapat terwujud kesamaan visi, misi dan persepsi antara aparatur pemerintah kecamatan, desa/kelurahan sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam menyelesaikan batas wilayah,” sambungnya.

Reporter : Chandra Saputra
Editor: Agus

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke- 95, Bupati Konsel : Pemuda Harus Kuasai Teknologi

0

Bupati dan Sekda Konsel berfoto bersama Forkopimda dan pimpinan instansi lingkup Pemkab Konsel. (foto lintang sultra)

LS, KONSEL – Peringati hari Sumpah Pemuda yang ke- 95, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) menggelar upacara, bertempat di halaman Kantor Bupati Konsel, Sabtu (28/10/2023).

Bertindak sebagai pembina upacara Bupati Konsel H Surunuddin Dangga, dan dihadiri oleh Sekda Konsel Hj ST Chadidjah, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, para pimpinan OPD lingkup Pemda Konsel, dan ratusan peserta upacara yang terdiri dari para pelajar tingkat SD, SMP dan SMA, kepala sekolah, perwakilan masing-masing instansi dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Konsel menyampaikan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo bahwa setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP).

Momentum tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928.

Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda-pemudi generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia
bersama-sama.

“Inklusifitas dalam ekosistem
kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,” ucapnya.

Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian serta sejumlah problem bangsa lainnya. Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur.

“Saya harapkan kepada pemuda di Kabupaten Konawe Selatan dapat mengikuti perkembangan teknologi. Inilah yang kita lagi dorong dalam pengembangan SDM, mulai dari bantuan beasiswa, nelayan dan teknologi pertanian,” harapnya.

Reporter : Chandra Saputra
Editor: Agus

Jangkar Sultra Soroti Naiknya Harga Bahan Pokok dan Kelangkaan LPG di Kendari

0

Jangkar Sultra soroti kelangkaan LPG dan kenaikan bahan pokok di Sultra

LS, Kendari – Jaringan Demokrasi Rakyat (JANGKAR) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti terjadinya inflasi yang menyebabkan naiknya harga bahan pokok dan kelangkaan tabung LPG 3 kilogram.

Sebelumnya, Direktoral Jendral (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) dari hasil rapat koordinasi pengendalian inflasi pada Senin, 23 Oktober 2023 lalu mencatat Provinsi Sultra sebagai peringkat kedua posisi inflasi tertinggi di Indonesia.

Ketua Jangkar Sultra, Juraidin mengatakan akibat inflasi yang terjadi masyarakat Sultra mengalami kesulitan akibat naiknya harga bahan pokok di pasaran.

“Harga-harga bahan pokok melambung naik membuat masyarakat menjerit,” ungkap Juraidin saat diminta keterangannya, Sabtu (28/10/2023).

Menurutnya, dapat menjadi catatan buruk bagi kinerja PJ Gubernur Sultra. Pasalnya, inflasi merupakan salah satu dari delapan program strategis dari PJ Gubernur Sultra pada saat dilantik.

Juraidin juga menuturkan bahwa atas permasalahan tersebut Kemendagri harus mengambil langkah strategis, jika perlu mengevalusi kinerja Pj. Gubernur Sultra.

“Mendagri sementara berada di Sultra dan Mendagri mesti melihat yang terjadi di Sultra, ketidakmampuan Pj Gubernur dalam melakukan konsolidasi terhadap Kepala Daerah di kota dan kabupaten untuk menekan inflasi,” bebernya.

Selain itu menurut Juraidin, Pj Gubernur Sultra tidak siap dalam menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino.

“Kami tidak butuh pencitraan, kami butuh kerja nyata, bagaimana seorang Pj Gubernur Sultra mampu mengatasi semua persoalan di Sultra atas amanah yang telah ia emban,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta DPRD Sultra untuk menggelar rapat dan mengeluarkan rekomendasi agar Kemendagri mengevaluasi Pj Gubernur Sultra.

“Wakil rakyat mesti peka terhadap kondisi hari ini, melihat masyarakat menghadapi kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram dan naiknya harga sembako, melalui fungsi pengawasannya DPRD Sultra harus melakukan rapat dan mengeluarkan rekomendasi untuk Mendagri agar segera mengevaluasi Pj Gubernur Sultra,” tutupnya.

Sementara itu Pj Gubernur Sultra saat dikonfirmasi via WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badallah saat dimintai tanggapannya mengarahkan untuk menghubungi Dinas dan Biro Pemprov Sultra yang menangani perihal inflasi dan kelangkaan tabung LPG 3 kilogram.

Karo Ekonomi Pemprov Sultra, Rajab saat dihubungi via WhatsApp mengarahkan agar jurnalis mengkonfirmasi hal tersebut ke stafnya karena sedang berada di luar Kota Kendari.

Namun saat dihubungi via WhatsApp salah satu staf Biro Ekonomi Pemprov Sultra, Desi belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Hal yang sama pula saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kadis ESDM Sultra dan Kadis Ketahanan Pangan Sultra belum memberikan tanggapan.

Sedangkan Kadis Perindag Sultra, Sitti Saleha saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan pihaknya sudah mengambil langkah untuk menangani perihal inflasi dan kelangkaan tabung LPG 3 kilogram.

“Kami sudah melakukan pengawasan pada SPBE di Kota Kendari dan melakukan koordinasi untuk melakukan operasi pasar LPG dan telah dilaksanakan,” ujar Sitti Saleha.

“Lokasi Operasi Pasar berada di Kantor Camat Baruga, Kantor Camat Mandonga dan Kantor Lurah Anduonohu. Jumlah gas yang disalurkan di 3 kecamatan sebanyak 560 tabung gas LPG 3 kilogram per kecamatan,” sambungnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke pasar.

“Satgas pangan dan TPID akan melakukan sidak,” tegasnya.

Reporter : Chandra Saputra

Cuaca Panas Dampak El Nino Berkepanjangan, Berimbas ke Produksi Listrik PLN

0

Gambar ilustrasi jaringan listrik. Sumber internet.

LS, Konsel – Kondisi cuaca panas akibat El Nino berkepanjangan saat ini sangat berimbas ke produksi listrik PLN.

Akibat dampak dari El Nino yang berkepanjangan membuat debit air di beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan PLT Mini Hidro (PLTM) ikut terdampak.

Total daya mampu pembangkit berbasis air yang sebelumnya dapat operasi sebesar 850 Mega Watt (MW), namun saat ini hanya mampu memasok listrik di siang hari kurang lebih 200 MW dan di malam hari 300 MW sehingga terjadi defisit sekitar 500 MW.

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Tolo dan Sidrap yang semula bisa memasok daya 150 MW, saat ini hanya bisa memasok 20-30 MW, (terjadi minus 130 MW karena sangat bergantung dengan angin).

Manager PLN ULP Konawe Selatan Tri Cahyono, ST., mengatakan untuk mengatasi terjadinya defisit listrik akibat dampak El Nino maka PLN telah memaksimalkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Fosil dan menunda semua jadwal pemeliharaannya.

“Kondisi saat ini akibat El Nino mengakibatkan keterbatasan daya di sistem Sulawesi Bagian Selatan yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Palu dan daratan Sulawesi Tenggara,” ucap Tri Cahyono kepada media ini, Minggu (22/10/2023).

Tri Cahyono menambahkan, upaya PLN melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada lokasi PLTA Poso, Bakaru dan Malea dengan harapan PLTA/PLTM bisa mendapat air dan listrik dapat produksi normal kembali.

Oleh karena itu, Tri Cahyono menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena dengan sangat terpaksa PLN melakukan pengurangan beban (pemadaman) secara bergilir ke masyarakat, hal ini dilakukan agar listrik di Sulbagsel tidak terjadi Black Out.

“Sekali lagi kami mohon maaf kepada masyarakat pelanggan PLN, mohon pengertiannya serta mohon doa semuanya, semoga El Nino ini bisa segera berakhir dan pasokan listrik dapat kembali normal,” ungkap Tri Cahyono.

Reporter : Is One
Publisher : Chandra Saputra

Rencana Pemda Bangun Rumah Adat Mendapat Dukungan DPD LAT Konsel

0

Ketua DPD LAT Konsel

LS, KONSEL – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mendukung penuh rencana Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membangun rumah adat di kompleks perkantoran Andoolo.

Rumah adat yang akan dibangun oleh Pemda Konsel ini berornamen Indonesia Mini dengan mencirikan rumah adat suku Tolaki (Laika Sara) dan di dalamnya diisi ciri khas masing-masing suku bangsa yang bermukim di Kabupaten Konsel.

Rencana pembangunan rumah adat tersebut akan direalisasikan tahun 2024 mendatang dengan dukungan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang bersumber dari APBD Konsel.

“Saya kira rencana Pemerintah Daerah untuk mendirikan atau membangun rumah adat di Konawe Selatan tentunya mendapat support, termasuk dari kami Lembaga Adat Tolaki,” kata Ketua DPD LAT Konsel Drs Syawal Silondae kepada awak media di Andoolo, Jumat (20/10/2023).

Menurut Syawal Silondae, rencana pembangunan rumah adat di Kabupaten Konsel oleh Pemerintah Daerah itu sudah terkomunikasi dengan baik oleh seluruh elemen tokoh tokoh masyarakat dari berbagai suku bangsa. Selain itu juga telah melibatkan budayawan dan akademisi dari Perguruan Tinggi.

“Kami sendiri sudah duduk bersama dan mendengarkan langsung terkait rencana pembangunan rumah adat. Pada dasarnya konsepnya sangat didukung dengan tetap mengedepankan konsep rumah adat Tolaki yang kemudian di dalamnya seluruh ornamen yang bercirikan suku suku bangsa lainnya di Konsel juga masuk,” ungkapnya.

Mantan Anggota DPRD Konawe ini mengaku, rumah adat yang akan dibangun di Konawe Selatan ini, selain menjadi simbol daerah, juga akan menjadi tempat wisata pendidikan dan kebudayaan.

“Ini langkah bagus kelak bangunan tersebut akan menjadi museum bagi seluruh suku suku bangsa yang ada di Konsel untuk disimpan di dalam gedung rumah adat nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Konsel H Surunuddin Dangga mengaku bakal membangun rumah adat yang akan ditempatkan di komplek perkantoran Bupati Konsel di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo.

“Desain dan model untuk pembangunan rumah adat telah didiskusikan bersama termasuk melibatkan budayawan dan akademisi dari Perguruan Tinggi. Termasuk untuk rencana dan gambar bakal disayembarakan,” ucapnya beberapa waktu lalu kepada wartawan di Andoolo.

Reporter : Chandra Saputra

Berangkatkan 30 Jamaah Umroh, Pemda Konsel Gandeng PT Albayt  

0

Proses penandatanganan kerjasama oleh Bupati Konsel (kanan) dan Direktur PT Albayt (kedua kanan) yang disaksikan Sekda Konsel

LS, KONSEL – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Albayt Wisata Universal tentang program paket perjalanan Umroh, bertempat di Auditorium Pemda Konsel, Jumat (20/10/2023).

MoU yang ditanda tangani Bupati Konsel H Surunuddin Dangga bersama Direktur PT Albayt Wisata Universal Hj Nining Kartiningsih dan dihadiri Sekda Konsel Hj. ST Chadidjah, akan memberangkatkan 30 warga Konsel ke Tanah Suci Mekkah dalam rangka mengikuti ibadah Umroh selama 14 hari pada bulan November 2023 mendatang.

“Alhamdulillah melalui kesempatan ini, Pemda bekerja sama dengan pihak travel PT Albayt Wisata Universal dengan memberangkatkan sebanyak 30 orang yang terdiri dari BKMT Konsel, imam masjid, marbot atau petugas masjid yang akan didampingi dari pihak travel berpengalaman,” ujar Bupati Konsel H Surunuddin Dangga saat memberikan sambutan.

MoU yang disepakati bersama ini harus dikerjasamakan dengan pihak travel, sehingga semua terurus dengan baik. Mulai persiapan pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah umroh dan pulang kembali ke tanah air, hingga di kediaman masing masing.

“Mereka bisa saja kita kasih uang dan berangkat sendiri. Hanya karena mereka ini warga Konsel yang harus diurus dengan baik. Jangan sampai mereka terlantar atau pindah pindah travel,” imbuhnya.

Bupati dua periode ini berharap pemberangkatan 30 jamaah Umroh ke Arab Saudi merupakan reward bagi warga Konawe Selatan, terlebih lagi dalam dua tahun terakhir atau di masa Covid tidak ada yang berangkat.

“Kita berharap, kerjasama ini terus terjalin dengan baik. Semoga pada tahun tahun mendatang lebih banyak lagi yang diberangkatkan untuk mengikuti ibadah Umroh,” ujarnya.

Direktur PT Albayt Wisata Universal Hj Nining Kartiningsih mengatakan akan menjaga kepercayaan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk mendampingi dan menjaga warga Konsel dalam rangka mengikuti ibadah Umroh di tahun 2023.

“Insya Allah PT Albayt Wisata Universal telah memiliki izin travel Umroh dan Haji dari Pemerintah Pusat. Kami juga dalam setiap tahunnya telah mengawal peserta umroh sebanyak enam ribu setiap tahunnya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Kesra Setda Konsel Hamlin S Ode Maka mengaku, kerjasama dengan PT Albayt Wisata Universal dengan Pemerintah Daerah Konawe Selatan berlangsung selama tiga tahun.

“Kita berharap kerjasama ini berlangsung baik dan pendampingan warga Konsel yang melaksanakan ibadah umroh juga mendapat pelayanan yang baik,” ucapnya.

Reporter : Chandra Saputra

Pemda Konsel Berikan Bantuan Stimulan Pendidikan kepada 478 Mahasiswa

0

Bupati Surunuddin (kedua kiri) didampingi Sekda Konsel (kiri) memberikan secara simbolis bantuan stimulan pendidikan kepada mahasi

LS, Konsel – Sebanyak 478 mahasiswa Program Strata 1, Strata 2, Strata 3 dan Diploma mendapatkan stimulan bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel).

Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga kepada mahasiswa di Auditorium Pemda Konsel, Jumat (20/10/2023).

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Sekda Konsel Hj. ST Chadidjah, Kabag Kesra Hamlin S. Ode Maka, dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Konsel.

Bantuan pendidikan untuk mahasiswa S1, S2, S3 dan Diploma di sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara ini bersumber dari APBD Konsel Tahun 2023 melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Konawe Selatan.

Bantuan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Konsel peduli terhadap pendidikan dan komitmen dalam membangun sumber daya manusia melalui pemberian stimulan bantuan pendidikan.

“Bantuan pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Konawe Selatan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan stimulan atau pendorong bagi mahasiswa yang sementara meyelesaikan studinya untuk dimanfaatkan sebaik baiknya,” ucap Bupati Konsel H Surunuddin Dangga saat memberikan sambutan.

Surunuddin mengatakan, pemerintah terus berbenah dan meningkatkan SDM Konsel dengan memberikan bantuan pendidikan, terkhusus bagi yang dalam proses penyelesaian akhir, sehingga tidak terhenti di tengah jalan karena kekurangan biaya pendidikan.

“Diharapkan jangan putus di tengah jalan, untuk itu didorong agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan diberikan bantuan pendidikan sebagai stimulan atau penyemangat dalam menyelesaikan pendidikan. Bantuan pendidikan tersebut tidak diserahkan dalam bentuk tunai, tetapi diserahkan dalam bentuk transferan di rekening masing masing,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Konsel Hamlin S Ode Maka melaporkan bahwa penerima bantuan pendidikan sebanyak 478 orang yang terdiri dari mahasiswa Program Doktor, Pasca Sarjana, S1 dan Diploma yang berasal dari Kabupaten Konsel dan melaksanakan pendidikan di perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.

“Bantuan pendidikan ini diperuntukkan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang sementara proses penyelesaian studi di Perguruan Tinggi. Termasuk kepada mahasiswa yang terancam Drop Out (DO) atau putus dengan alasan tidak mampu membayar biaya pendidikan,” ujarnya.

Reporter : Chandra Saputra

Persoalan Orang Tua Siswa dan Guru di SMPN 23 Konsel Telah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

0

Orangtua Siswa AR (IS, kedua kanan) berjabat tangan dengan guru SMPN 23 Konsel (JL, kedua kiri) yang didampingi Kepala Dinas PK Erawan Supla Yuda (kedua kanan), Kepala SMPN 23 Samal Soni (ujung kanan) dan Ketua PPWI Sultra (ujung kiri).

LS, Konsel – Upaya mediasi terkait dugaan sikap arogansi oknum guru SMPN 23 Konawe Selatan dengan orang tua siswa berlangsung di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (19/10/2023).

Proses mediasi itu dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konsel Erawan Supla Yuda, S.Pd., M.Pd., Kabid Pembinaan GTK Erwin Mangidi, S.Pd., MM., Kepala Sekolah SMPN 23 Konsel Samal Soni, S.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muhammad Jamil, S.Pd., orang tua siswa AR (IS), Ketua PPWI DPD Sultra, serta rekan-rekan jurnalis dan LSM.

Mediasi antara kedua belah pihak berlangsung secara kekeluargaan dan mengedepankan musyawarah dengan memberikan kesempatan pada kedua belah pihak untuk berpendapat guna menghasilkan keputusan mufakat.

Pihak oknum guru berinisial (JL), menyampaikan dengan ungkapan singkat dan jelas bahwa pihaknya merasa khilaf atas tindakan yang telah ia lakukan kepada orang tua siswa berinisial IS, dengan ungkapan tak ada gading yang tak retak, tak ada tembok yang tak retak, saya atas nama (JL), mengungkapkan permohonan maaf.

“Saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah,” ungkap JL.

Proses mediasi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Konsel

Disisi lain orang tua siswa yang memenuhi panggilan mediasi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Selatan dengan mengedepankan itikat baik juga merespon dengan kooperatif upaya mediasi serta tetap mengedepankan kekeluargaan.

“Saya cukup memahami tentang permasalahan ini sehingga kehadiran saya bukan untuk lagi membahas siapa salah atau siapa benar karena kalau bicara itu pastinya tidak akan selesai, karena saya begini juga karena saya harap anak saya dalam menjalani masa pendidikan di SMPN 23 Konsel bisa dibina, baik secara ilmu pengetahuan maupun adab dan karakter yang santun, sehingga keputusan mediasi ini saya serahkan sepenuhnya terhadap institusi pendidikan,” ucap IS selaku orangtua AR.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konsel Erawan turut memberikan saran dan arahan bahwa memang institusi pendidikan adalah tempat pengembangan sumberdaya manusia yang mengedepankan intelektual dan juga adab serta karakter santun.

“Begitu juga dengan kasus-kasus bulying ini dalam kurikulum merdeka fokus dalam memerangi hal tersebut dan persoalan anak-anak ini harus menjadi atensi khusus bagi kepala sekolah,” ucap Erawan.

Reporter : Laode Sunandar

Publisher : Chandra Saputra

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkab Konsel Gelar GPM

0

Bupati Konsel (pegang bendera) saat membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka peringatan HPS. (Foto : Prokopim Konsel)

LS, Konsel – Peringati Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Konsel Surunuddin Dangga didampingi Ketua Penggerak PKK Hj Nurlin, Sekda Hj St Chadidjah, Kepala Dinas Ketapang Setia Ningsih Mangidi serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Konsel, Rabu (18/10/2023).

Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu Bupati Surunuddin beserta jajaran mendengarkan langsung arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Kepala Badan Pangan Nasional/Plt Menteri Pertanian.

Kegiatan GPM ini dilakukan serentak di 411 titik di 38 provinsi dan 260 titik kabupaten/kota.

Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga mengatakan GPM ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), baik di tingkat produsen maupun konsumen. Kemudian sebagai upaya meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat.

“Pelaksanaan GPM didasarkan pada beberapa indikator, mulai dari gejolak pasokan dan harga pangan, faktor isu nasional menjelang hari besar keagamaan dan lainnya, serta kebijakan harga pangan pemerintah, baik Harga Pembelian Pemerintah (HPP), atau Harga Eceran Tertinggi (HET),” ucapnya.

Surunuddin mengapresiasi Dinas terkait yang telah menggelar kegiatan GPM. Diketahui Dinas Ketahanan Pangan Konsel bersama pihak terkait lainnya telah empat kali melaksanakan GPM.

Reporter : Chandra

KPU Konsel Terima Logistik Tahap I untuk Pemilu Serentak 2024

0

Jajaran KPU Konsel didampingi Jajaran Bawaslu dan kepolisian menerima logistik Pemilu serentak 2024.

LS, KONSEL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menerima logistik Pemilu serentak 2024 untuk Tahap I.

Penerimaan logistik tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU Konsel Muh Yunan, S.Kom., didampingi Sekretaris KPU Aila, S.Sos., dan Ketua Bawaslu Konsel Siambu, S.Pd., serta Kadiv Rendatin, dan kepolisian, Selasa (17/10/2023).

“Logistik Pemilu serentak 2024 Tahap I kami terima berupa bilik suara. Hari ini tiba sekitar pukul 04.30 Wita. Sedangkan pembongkaran dilakukan pukul 07.25 Wita bertempat di gudang logistik KPU Konsel,” jelas Yunan.

Yunan mengatakan, pembongkaran logistik tersebut disaksikan langsung oleh jajaran KPU Konawe Selatan bersama jajaran Bawaslu Konawe Selatan dan aparat kepolisian.

Yunan menjelaskan, jumlah bilik suara yang diturunkan sejumlah 4.000 unit yang dikemas sebanyak 400 boks sesuai dengan manifes yang disampaikan oleh perusahaan melalui sistem informasi logistik (Silog).

“Untuk Bukti Tanda Terima Barang (BTTB) telah sesuai dengan manifes dan jumlah barang yang diterima oleh KPU Konawe Selatan,” ucap Yunan.

Dengan diterimanya logistik Tahap I oleh KPU Konawe Selatan ini menandakan kesiapan KPU dalam pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

Reporter : Chandra Saputra