Beranda blog Halaman 20

Jelang Hari Raya Idul Fitri Pemdes Asembu Mulia Salurkan Kepada 8 Orang KPM.

0

Lintangsultra.com – Konawe Selatan, Pemerintah Desa Asembu Mvulia melaksanakan program pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2024 untuk 3 bulan berjumlah sebesar RP. 1.200,000 (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah), kepada 8 Orang KK penerima manfaat (KPM), dilaksanakan tepatnya dibalai Desa Asembu Mulya Kecamatan Buke Kabupaten Konawe selatan (Konsel) rabu,5/4/2024.

Penyaluran BLT ini bertujuan agar Dana Desa dirasakan oleh masyarakat yang kurang mampu, khususnya untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sesuai program pemerintah pusat.

Yudhi Haji Ismoyo selaku kepala Desa Asembu Mulya, Menyampaikan kepada masyarakat penerima Dana Bantuan BLT agar Dapat dipergunakan membantu meringankan beban keluarga dijelang hari raya idul fitri 1445H, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan.

Kegiatan ini dihadiri , Pemerintah Desa Asembu Mulia, Babinkantibmas,pendamping Desa dan Keluarga Penerima Manfaat.”Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Yhudi haji ismono S.Sos selaku kades.”Mungkin perlu di ketahui, bahwa untuk menetapkan
Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa ini dibahas melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dan ditetapkan dengan peraturan Kepala Desa.”Tutupnya

Laporan. Chan

Red. Bung Her

FMWKM Sesalkan Dugaan Penyalah Gunaan Dana Desa Oleh Kades Wonua Kongga Tak di Proses Hukum.

0

Lintangsultra.Com – Konsel, Fron Masyarakat Wonua Kongga Menggugat (FMWKM) minta kejelasan kepada Aparat Penegak Hukum(APH), Mengenai proses penegakan hukum dugaan penyalah Gunaan Dana Desa (DD) di desa Wonua Kongga, kecamatan Laeya, kabupaten Konawe Selatan.

Sekelompok masyarakat desa Wonua Kongga terpantau telah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa hingga pelaporan di kantor Inspektorat dan kantor kejaksaan negeri kabupaten Konawe Selatan atas dugaan penyalah Gunaan Dana Desa oleh kepala desa Wonua Kongga dengan nominal kurang lebih 161.929.709(seratus enam puluh satu juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus sembilan ripiah).

Pasalnya aksi unjukrasa masyarakat Wonua Kongga di dasari oleh keresahan masyarakat yang menduga banyak terjadi penyalahgunaan Dana Desa, yang mana hasil laporan pertanggung jawaban Desa tidak sesuai realisasi ataupun fakta dilapangan.

La diyamu selaku jendaral lapangan aksi menuturkan bahwa, pihaknya telah melakukan investigasi lapangan terhadap program Desa Wonua kongga tahun Anggaran 2020 sampai 2022, terdapat beberapa temuan seperti program Padat Karya Tunai Desa(PKTD) yang diduga Fiktif, pembangunan Jalan Usaha Tani(JUT), program Ketahanan Pangan yang tidak sesuai antara LPJ dan realisasinya.

Berdasarkan temuan tersebut pihaknya lalu berinisiatif untuk melaporkan dan meminta Audit khusus kepada pihak inspektorat Konawe Selatan, namun setelah 4 bulan berproses belum ada kejelasan mengenai kasus tersebut, sehingga masyarakat yang mengatas namakan FMWKM melakukan aksi unjukrasa meminta tindak lanjut hasil audit khusus.

berdasarkan dari hasil investigasi atau audit khusus oleh Tim Aaparat Pengawasan Internal Pemerintah(APIP), La diyamu membeberkan ada kerugian negara atau daerah sebesar kurang lebih 161.929.709(seratus enam puluh satu juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus sembilan ripiah).

Namun sangat di sayangkan pihak kejaksaan tidak melanjutkan proses hukum dengan dasar pihak Kades telah melakukan pengembalian ke kas Desa sebelum di lakukannya penyelidikan, hal tersebut dikarenakan inspektorat telah memberi rekomendasi pengembalian sebelum dilakukan nya penyidikan oleh kejaksaan negeri Konawe Selatan.

“saya menyayangkan padahal sudah terbukti adanya kerugian negara atau daerah tetapi pihak APH sampai hari ini tekesan lemah dalam menegak proses hukum di Konawe selatan selain dugaan penyalah Gunaan Dana Desa masih ada kami duga penyalah Gunaan Dana dari perusahaan atau (CSR) yang belum direalisasikan secara penuh oleh Kades Wonua Kongga”.Tandasnya

Sampai berita ini terbit pihak Kepala Desa tersebut belum bisa terkonfirmasi.

Laporan. Nandar

Jelang Idu Fitri, Bupati Surunuddin Pimpin Apel Gelar Pasukan ‘Ketupat Anoa 2024’

0

Lintangsultra.Com – Konawe Selatan Dalam rangka persiapan mengamankan perjalanan arus mudik dan balik selama momentum hari raya Idul Fitri, Bupati H Surunuddin Dangga Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat yang diselenggarakan Polres Konawe Selatan bersama seluruh stakeholder terkait.

Pelaksanaan operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dilakukan di lapangan Kantor Bupati, Rabu (3/4/2024).

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, Dandim 1417 Kendari, Kajari Konsel, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Petugas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta instansi terkait lainnya.

Bupati H Surunuddin Dangga selaku pimpinan apel, membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

“Survei Indikator menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 meningkat menjadi 89,5%, naik 15,7% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan apresiasi masyarakat atas upaya bersama dalam pengamanan arus mudik yang harus dipertahankan dan ditingkatkan”, katanya.

Operasi ini melibatkan 5.784 pos, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, yang tersebar di jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. Pelayanan prima dan pengamanan optimal diharapkan dapat diberikan melalui pos-pos tersebut.

Surunuddin menambahkan, selain mengamankan lalu lintas dan kamtibmas, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga harus terjaga. Koordinasi antar-stakeholder harus ditingkatkan untuk menjaga stok dan harga tetap stabil. Komunikasi publik yang efektif juga menjadi fokus, dengan menyediakan informasi yang diperlukan melalui berbagai saluran komunikasi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan nyaman.

“Semua upaya tersebut diharapkan dapat menghasilkan “mudik aman, ceria, penuh makna”, serta mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat selama momentum hari raya Idul Fitri,” harapnya.

Kepada seluruh personel pengamanan dan stakeholder terkait, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam mendukung Operasi Ketupat 2024. Sinergi antar-stakeholder terkait diharapkan menjadi kunci keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia juga mengucapkan “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H” kepada seluruh umat Islam yang merayakan. Semoga kita mampu mendapatkan ampunan dan menyambut hari kemenangan dengan hati yang suci.

Mengakhiri amanat Kapolri tersebut, bupati dua periode itu mengatakan, sinergisitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.

Sementara itu, Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo mengatakan, untuk Konawe Selatan akan ada 4 pos pengamanan yang tersebar di titik keramaian seperti pelabuhan dan wilayah pariwisata.

“Satu pos di punggaluku dan di anduna, kemudian 1 pos pelayanan pariwisata di Air terjun moramo dan 2 pos pelayanan terpadu di pelabuhan torobulu dan pelabuhan amolengo, ” jelasnya

AKBP Wisnu juga menerangkan jumlah personil yang akan dilibatkan dalam operasi Ketupat ini sebanyak 112 dari Polri dan 60 orang dari stekholder terkait.

“Sebanyak 112 orang personil Polri kami siapkan dan 60 orang dari stekholder terkait seperti TNI, Dishub, BPBD, Damkar, Satpol-PP dan Pihak Nakes serta pihak dari masyarakat,” terangnya

Dirinya berharap, arus mudik dan balik untuk wilayah Konawe Selatan dapat diminimalisir keamanannya terutama di dua pelabuhan.

“Untuk para pemudik kami Imbau untuk mencari informasi yang benar agar tidak mendapatkan kendala di jalan, jika ada permasalahan jangan sungkan untuk segera hubungi kami, Polres selalu presisi dalam melayani, ” Pungkas Wisnu Wibowo dalam wawancara di media ini.

Laporan. CHAN

RED. Bung Her

Ketua DPW Partai Perindo Tuai Apresiasi Dari Sejumlah Masyarakat Kota Kendari.

0

Lintngsultra.com – Sejumlah masyarakat kota Kendari apresiasi beberapa program unggulan dan kinerja Ir. Afdal.ST sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah, Sulawesi Tenggara, Partai Persatuan Indonesia(PERINDO).(03/04/2024)

Apresiasi tersebut di bahas dalam agenda buka bersama, oleh beberapa tokoh masyarakat yang bertempat di salah satu rumah warga, tepatnya di Kota Kendari, Ke camatan Wua-Wua, Kelurahan Wua-Wua.

pasalnya dalam agenda buka bersama tersebut beberapa masyarakat mengungkapkan apresiasinya mengenai program pembangunan Jalan Usaha Tani(JUT) yang telah terealisasi di beberapa daerah itu membuktikan bahwa pak Afdal betul-betul memprioritaskan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat tani.

selain itu program pendidikan kepada sejumlah mahasiswa menggunakan dana pribadi pak Afdal, yang telah terealisasi di beberapa daerah telah membuktikan bahwa beliau peduli terhadap pengembangan sumberdaya manusia di Sulawesi tenggara.

sehingga sosok pemimpin seperti ini yang sangat di butuhkan oleh masyarakat Sulawesi tenggara, muda, visioner dan memahami tentang kebutuhan kesejahteraan masyarakat terkhusus di kota Kendari.

masyarakat pun mengharapkan agar kiranya pak Afdal dapat terus menjadi sosok pemimpin yang amanah dan bisa menjembatani setiap aspirasi masyarakat Sulawesi tenggara, terkhusus, kota Kendari di kecamatan wua-wua kelurahan wua-wua.”Tandasnya

Laporan. Nandar

Red. Bung Her

Buka Puasa Bersama dihadiri Oleh DPD Partai Nasdem. Masyarakat Berbondong Hadir

0

Lintangsultra.Com – Konawe Selatan. Partai NasDem Konawe Selatan (Konsel) di bawah kepemimpinan Adi Jaya Putra menggelar buka puasa dan tausiyah ramadan bersama kader, simpatisan dan masyarakat.

Buka puasa bersama yang dilaksanakan di Kediaman Samsul Alam di Desa Sanggi-sanggi, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konsel tumpah ruah dihadiri masyarakat.

Ketua DPD Partai NasDem Konsel, Adi Jaya Putra mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kesyukuran atas capaian Partai NasDem Konsel pada Pemilu 2024.

“Alhamdulillah pada pemilu kemarin Partai NasDem Konsel berhasil meraih tujuh kursi,” ucapnya.

Dengan perolehan tujuh kursi tersebut, menjadi peluang besar bagi Adi Jaya Putra untuk bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

“Angkat tangan doakan AJP dalam perjuangan menuju politik kebaikan. Tanpa doa semua perjuangan kita akan sulit dicapai,” ujarnya.

“Saya sekaligus memohon doa kepada seluruh masyarakat, untuk maju sebagai Calon Bupati Konawe Selatan periode 2024-2029,” tambahnya.

Buka puasa bersama tersebut juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim-piatu.

Laporan. Bung Her

Kain Tenun Konsel Tampil dikanca Nasional.”Ketua Dekranasda Tampil Memukau catwalk ifw 2024

0

Ls-Konawe Selatan. Kain Tenun Konsel Tampil di Indonesia Fashion Week 2024, Usung Tema ” Tolakimi Kita”

Anggun, begitu kata yang pas untuk menerjemahkan penampilan Ketua Dekranasda Konawe Selatan Hj Nurlin Surunuddin SH di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2024.
Layaknya seorang model profesional, wanita yang juga politisi handal ini sukses mengundang decak kagum peserta pekan mode terbesar di Indonesia itu saat berlenggak lenggok di atas catwalk IFW 2024.

Ya, dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun di Jakarta Convention Center sejak 2011 itu istri Bupati Konsel itu memimpin para model yang menampilkan desain baju tenun khas Konsel.

Dekranasda Konsel sendiri bekerja sama dengan salah satu desainer papan atas nasional, Defrico Audy menampilkan baju tenun yang terinspirasi dari cara berbusana kaum urban ibu kota yang mengikuti trend dunia.

” Dekranasda Konsel di ajang IFW 2024 ini mengusung tema Tolaki mi Kita yang artinya menampilkan desain baju yang terinspirasi dari warna dan motif suku Tolaki yang ada di Sulawesi Tenggara,” kata Hj Nurlin usai penampilannya, Jumat 29 Maret 2024.

Dalam penampilannya potongan dan bentuk baju yang dramatis serta konvensional menjadikan kain tenun yang biasanya digunakan untuk acara adat jadi kelihatan modern dan chick di tangan seorang desainer Defrico Audy.

Sebuah effort yang luar biasa tentunya untuk mempromosikan kain tenun konsel motif Tolaki berbaris, yang merupakan motif baru dari dekranasda konsel

Warna hitam yg dramatis dipadukan dengan warna spot light seperti hijau stabilo, shocking pink membuat selembar kain Tenun Tolaki menjadi kelihatan Modern saat digunakan model di atas panggung

Kegiatan IFW 2024 sendiri dibuka oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan menghadirkan penampilan 300 desainer nasional mancanegara juga daerah.

Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sekaligus President IFW, Poppy Dharsono seperti dikutip dari RRI.com menjelaskan IFW 2024 menghadirkan 300 desainer dari dalam maupun luar negeri, seperti Malaysia dan Thailand

Para desainer dari berbagai negara ini berbondong menampilkan koleksi terbaik mereka dalam IFW 2024.

IFW 2024 juga diramaikan oleh 400 ekshibisi yang menampilkan karya mode maupun kriya dari berbagai daerah. Beberapa di antaranya tergabung dalam Dekranasda Nasional.

Laporan. Chan

Ratusan Warga Penuhi Lapangan Onembute Kecamatan Palangga, Ini Paparan Ruksamin Saat Berbicara.

0

LS-Kabupaten Konawe Selatan. Mempererat Silaturahmi dengan Buka Puasa Bersama ratusan Masyarakat dan Relawan Selaras Konsel hadir untuk bersilahturahim dengan panutannya Dr.H.Ir. Ruksamin,ST.M.Si., Asean Eng, yang juga sebagai Pembina Selaras Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mempererat ikatan kebersamaan dengan masyarakat dan relawan Selaras melalui sebuah acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh ratusan warga.

Buka bersama tersebut berlangsung di lapangan Desa Onembute, Kecamatan, Palangga, Kabupaten Konsel,Kamis 28 Maret 2024.

Acara tersebut menjadi magnet bagi masyarakat, terbukti dengan antusiasme yang memenuhi lokasi acara.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk H.Endang selaku Ketua DPW Sultra Partai Demokrat beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Konsel Juga hadir di acara tersebut.

Dalam momen yang penuh kebersamaan itu, Ruksamin beserta Simpatisan Selaras juga tak lupa untuk membagikan bantuan kepada kaum lansia.

Ruksamin, dalam sambutannya, menyatakan bahwa buka puasa bersama tersebut adalah upaya untuk mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan Relawan Selaras.

Menurutnya, Selaras bukan hanya sebuah organisasi atau kelompok, tetapi sebuah rumah bersama bagi seluruh warga Sulawasi Tenggara.

Dengan demikian, acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sebagai cerminan dari semangat kebersamaan dan kebhinekaan yang menjadi pondasi kuat dalam membangun ke arah yang lebih baik.

Bupati Konut itu juga telah memaparkan program yang sudah dilaksakan di konut dan apa yang di programkan di konut akan di Lanjut ketika ia di beri amanah untuk memimpin Sultra, ” paparnya.

Adapun program selaras (Selalu ada Untuk Rakyat yaitu salah satunya adalah SPP Gratis bagi mahasiswa Sultra, pengaspalan, dan pertanian serta pariwisata.

Disamping itu dalam pidatonya ia juga memperkenalkan diri ke masyarakat bahwa ia adalah petani dengan di buktikan KTPnya adalah pekerjaan petani, dimana baru-baru ini sudah panen dari hasil keringatnya sendiri iyaitu berkah dan ia sangat bangga bisa menikmati hasil pertaniannya.

Sementara dalam wawancaranya ia optimis maju sebagai bakal calon Gubernur Sultra, sebab dia sudah jalin komunikasi dengan beberapa partai dan penerimaan masyarakat dalam bersosialisasi sangat tinggi dengan di buktikan beberapa kegiatan selalu membludak tamu undangan yang hadir di setiap kegiatan Selaras (Selalu ada Untuk Rakyat Sultra)

Ia selain partai saya Sendiri PBB kami sudah jalin komunikasi dengan beberapa partai, ” ucapnya.

Didampingi H.Endang pihaknya pun mengatakan bahwa pak Endang sudah memberikan Support untuk Maju di Pilgub Sultra nantinya, sebab beliau sangat di minati masyarakat untuk memimpin Sultra nantinya.

Lanjut Ketua DPW Partai PBB itu Ruksamin bahwa kegiatan silahturahim sudah yang kedua kali kita laksanakan dan alhamdulillah antusias masyarakat yang hadir selalu ramai,” tuturnya dihadapan sejumlah wartawan.

LAPORAN: Bung Her

Pondok Pesantren Nur Alawiyyn Al Jufri, Aset Umat Muslim dan Bangsa

0

LS Kabupaten Konawe Selatan. Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Alawiyyin Al Jufri, merupakan salah satu Pondok Pesantren yang berada di Desa Morome, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Diketahui, Ponpes berada dibawah asuhan Habib Usman Al jufri, Pesantren ini sudah berdiri selama lima (5) tahun, dan berlokasi tepatnya di lorong SMA 08 Kabupaten Konawe Selatan, dengan memiliki satu (1) asrama dengan jumlah kamar sebanyak empat dan dua kamar dalam namun saat ini masih proses pembangunan.

Dikabarkan bahwa, kondisi Ponpes saat ini pembangunannya terhenti, karena terkendala biaya pembangunan ruang kamar untuk anak anak pria serta satu mesjid tempat mengajar.

Habib Usman Al Jufri, saat wartawan berkunjung ke lokasi pesantren tersebut, mengatakan bahwa untuk kondisi saat ini bangunan Ponpres masih sangat minim serta jumlah asrama hingga tempat mengajar anak-anak pondok dinilai masih sangat memprihatinkan,”pungkasnya.

Yang penting saat ini, kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, perlu diketahui bahwa untuk saat ini jumlah murid di Pondok pesantren sebanyak 31 orang saja itu dari berbagai macam asal yakni ada yang dari Manado, Palu, Konawe, dan Konsel,”tuturnya.

Ditempat sama, Hadiman salah seorang orang tua murid di Pondok Pesantren tersebut, menyampaikan kepada wartawan bahwa, Ponpes ini merupakan aset umat dan bangsa terkhusus di wilah Kabupaten Konawe Selatan, kehadiran Ponpes ini adalah untuk mendidik anak-anak bangsa di bidang agama agar di kemudian hari mereka menjadi penyambung lidah para ulama dalam mengajarkan Akhlaqul Karimah serta memberikan pencerahan kepada umat ditengah kondisi akhlak umat yang berada dalam pengaruh paham paham sekuler barat,”ungkapnya.

Dilainsisi, ARIS orang tua murid Ponpes juga menyampaikan aspirasinya agar kiranya pihak Pemda Konsel dapat memberikan perhatian khusus kepada Pembangunan Ponpes tersebut karena dinilai masih banyak membutuhkan biaya dalam pembangunan Ponpes dan terkhusus asrama serta tempat mengajar.

Yusran salah satu ortu murid asal Desa Ambesea, Konsel juga menyampaikan permintaannya kepada Pemda serta para Donatur lainnya seyogianya bisa membantu dalam pembangunan Ponpes ini dan semoga Allah menggerakkan hati orang orang baik untuk turut berpartisipasi dalam Pembangunan Pondok Pesantren tersebut, sebab Pondok Pesantren tersebut, dalam materi pengajaran nya salah satu nya adalah mendekat kan anak anak murid dengan Rasulullah Saw dan ajaran Agama yang sesuai dengan ajaran ahli Sunnah waljama’ah, maka kami berharap tergerak hatinya untuk bersedia membantu fasilitas yang dibutuhkan Pesantren tersebut.”Harapnya

Laporan : Candra

Dua Tersangka Mapia Tanah ditahan Kejati Sultra, Satgas Libas yang Ikut Terlibat.

0

LS KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi menahan dua tersangka dugaan kasus mafia tanah yang terjadi di Kota Kendari. Kedua pelaku tersebut, RN dan KN kini perkara tersebut sudah P-21 atau berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum Kejati Sultra.

Saat ini kedua tersangka sudah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Sultra dan langsung ditahan.

Berawal dari laporan Wa Haderan dan juga laporan yang sama dilayangkan Muhammad Rusmin Liga terkait pengrusakan, penyerobotan, dan lebih parah memalsukan dokumen berupa Surat Keterangan Tanah (SKT). Kasus tersebut mulai terkuak. Bermodal Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga abal-abal. RN dan KN memainkan aksinya, bahkan mampu memperdayai Hakim PN Kendari dan memenangkan perkara atau gugatan yang mereka layangkan ke PN Kendari.

Bahkan Muhammad Rusmin Liga pemilik sah sertifikat 40 Ha, tak bisa berbuat banyak. Rusmin Liga mencoba melawan, tapi apa daya, hingga Putusan Peninjauan Kembali, RN dan KN tetap saja dinyatakan menang.

Sebab musabab menangnya Radiman dan Karmuddin, berdasarkan SKT No: 43/III/DA/1972. Dimana suart tersebut terbilang sakti. Bagaimana tidak, surat tersebut menjelaskan bahwa lokasi tanah tersebut berada di Kecamatan Poasia Desa Anggoeya.

“Saya kalah sampai PK di Mahkamah Agung (MA), tapi saya tak pernah sedikitpun mundur dalam mempertahankan hak saya,”urai Rusmin Liga.

Alhasil satu persatu fakta mulai terkuak. SKT sakti tersebut nampaknya jadi kartu mati bagi RN dan KN. Bagaimana tidak, Kecamatan Poasia yang lahir berdasarkan Peraturan Pemerintah 1978 tentang pembentukan administratif Kota Kendari, membuka tabir bahwa SKT tersebut memang penuh dengan rekayasa untuk memuluskan aksi jahat tersebut.

Dari serangkaian fakta tersebut, Polda Sultra akhirnya pada 22 Januari 2024 lalu, Penyidik Polda Sultra melakukan gelar perkara dan hasilnya terduga mafia tanah tersebut dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Apalagi, SKT yang ditandatangani oleh Kasan selaku kepala Desa Anggoeya saat itu, hasilnya cukup jauh berbeda tanda tangan milik Kasan yang sesungguhnya. Hal itu setelah dokumen dari Kelurahan Anggoeya dipadukan dengan SKT tahun 1972.

Kasus yang menimpa Muhammad Rusmin Liga, nampaknya menarik perhatian Kementrian ATR/BPN. Diam-diam, Kementrian ATR/BPN sudah berkordinasi dengan Polda Sultra melalui Satgas mafia tanah untuk menyelesaikan dugaan keterlibatan mafia tanah.

Pasalnya, tanah milik Rusmin Liga terbilang jauh lebih besar dari kasus yang sudah di ungkap Kementrian ATR/BPN di Pamekasan dan Banyuwangi Jatim. Tanah milik Rusmin Liga seluas 40 Ha. Apalagi lokasi tanah 40 Ha tersebut sangat strategis berjarak 1 Km dari Polda Sultra dan Kantor Gubernur Sultra.

Menurut Penyidik Dit Reskrimum Polda Sultra, pasca penahanan kedua tersangka. Satgas mafia tanah akan memproses lebih lanjut siapa dalang dari mafia tanah tersebut.

“Satgas akan melakukan penyelidikan terkait siapa yang ikut terlibat dalam membekingi kasus mafia tanah,”papar Penyidik.

Bahkan, dari hasil penelusuran, telah diterbitkan PBB oleh Pemkot Kendari atas nama Kadek Sukra Astara pada obyek tanah SHM milik Rusmin Liga tersebut. Dibuktikan dengan adanya slip pembayaran yang kini sudah dikantongi.

“Jadi kasus ini akan terus kami kembangkan untuk membuka siapa saja yang terlibat.”Ungkapnya.

Sementara itu, Rusmin Liga juga menduga kuat dibalik aksi mafia yang dilakukan RN dan KN, ada yang membekingi.

“Saya duga ada orang dibelakang RN dan KN yang sengaja membekingi untuk memuluskan aksi mafia tanah ini,”terang Rusmin.

Dugaan menguat dengan adanya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang sudah dibayarkan di Bapenda Kota Kendari.

“Kalau saya cek memang sudah ada yang bayar PBB di objek milik saya, atas nama Kadek Sukra Astara. Saya berharap Satgas mafia tanah untuk memeriksa Kadek Sukra Astara terkait keterlibatannya dalam kasus ini. Biar terang benderang, siapa yang bermain dibalik ini. “Tutupnya

 

Laporan- Bung Her

Prihatin dengan Jalan Rusak, Kades Wawonggura Bertindak Secara Swadaya.

0

LS Konawe Selatan – Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 disebutkan bahwa jalan adalah suatu prasarana transportasi yang meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air. Sehingga kemudian Warga Desa Wawonggura Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan melakukan Penimbunan jalan berlobang Bersama dengan Kepala Desanya. Minggu, 24/03/2024

 

Pemerintah Desa Wawonggura sangat peduli dan perihatin melihat struktur jalan yang di tempuh para pengguna Jalan Umum dalam kondisi Rusak dan Berlobang.

 

Sehingga kemudian Selaku Kades Wawonggura Bapak Sarianto mengambil kebijakan untuk memperbaiki jalan dengan menimbun jalan dengan menggunakan timbunan , agar masyarakat yang melalui jalan tersebut tidak terlalu membahayakan bagi pengguna jalan.”Terang

 

Kades Wawonggura Bersama Warga Gotong Royong secara Swadaya Timbun Ruas Jalan Rusak Parah yang sangatlah memprihatinkan, jalan rusak berlobang ini termasuk jalan lintas Provinsi.” Pungkasnya.

 

Masih lanjut Sarianto selaku Kepala Desa Wawonggura saat di wawancarai oleh media Lintangsultra.Com mengatakan hal ini yang bukan pertama kali pihaknya melakukan bergotong royong menimbun ruas jalan yang rusak parah, akan tetapi sudah berulang kali kami lakukan perbaikan Jalan yang rusak agar menghindari resiko yang kita tidak inginkan terjadi.”Katanya.

 

Saya berharap mudah-mudahan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera mengambil sikap dan tindakan untuk memperbaiki akses-akses jalan yang rusak terkhusus di Ruas jalan mulai dari perbatasan Sanggi-sanggi dan potoro hingga jalan Ruas Watumerembe.” Harapnya.

 

Laporan. Bung Her.Com