Beranda blog Halaman 16

Nestapa Pemilik lahan di Areal PT Jhonlin Bombana, Dikebiri Haknya Diintimidasi Pakai APH

0

BOMBANA – lintangsultra.com Kamaruddin tak habis pikir dengan apa yang dialaminya. Sejak kehadiran PT Jhonlin Batu Mandiri (JBM) di Kabupaten Bombana. Tepatnya di Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara. Lahan yang sejak dulu ia kuasai jadi objek penyerobotan PT Jhonlin.

Kamarudin berkisah, pertemuan awal dengan PT Jhonlin terjadi di rumah almarhum Dawondu Munara. Pihak PT Jhonlin diwakili langsung direkturnya kala itu atas nama Suta. Alahasil, setelah pertemuan, sambung Kamarudin, pihak PT Jhonlin menyampaikan kepadanya kalau pekan depan saat itu, sudah bisa ada proses transaksi.

“Ironisnya, kami sudah menunggu tidak ada juga berita dari pihak PT Jhonlin. Setelah kami konfirmasi langsung ternyata tanah kami sudah dibebaskan,”ungkapnya.

Kamarudin lantas bertanya kepada siapa PT Jhonlin membayar tanah tersebut? PT Jhonlin ternyata sudah membayar ke pihak H Saing. Kamarudin juga menjelaskan, dengan berjalannya waktu, sekira dua tahun. Eks Camat Rarowatu dan Kepala Desa Wumbubangka atas nama Syamran membujuk saya.

“Mereka bilang kita jualmi saja ipar, supaya kita nikmati. Tapi yang jadi pertanyaan kita sudah mau jual, tiba-tiba PT Jhonlin bilang sudah bayar ke H Saing,”ucapnya

Pasca berganti direktur, lanjut dia, terjadi lagi pertemuan sebanyak tiga kali. Setelah itu, pihaknya diundang ke kantor PT Jhonlin dan sepakatlah bahwa harga tanah RP 25 juta per hektar

“Bahkan saya sudah antar langsung pihak PT Jhonlin untuk turun lapangan memngambil titik kordinat. Sebagai pemilik lahan, kami sudah menunggu transaksi pembebasan lahan.

Perjuangan Kamarudin tak pernah berhenti untuk mencari kebenaran. Pasca kejadian lahannya yang dibayarkan ke H Saing. Pihaknya langsung melakukan pelaporan ke Polda Sultra, lengkap dengan dokumen kepemilikan yang sah.

Kamarudin mengaku, setelah Saing dipanggil penyidik. Ada info dari penyidik, bahwa milik H Saing sangat luas, akan tetapi areal kepemilikan terletak di Desa Watu-watu Kecamatan Lantari jaya. Sementara lahan milik kami berada di Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara.

“Ini kan lucu menurut saya, tanahnya ditempat lain, tapi yang dibayar di tempat saya,” tuturnya.

Waktu itu, pihaknya langsung melalukan klarifikasi ke pihak Polda Sultra. Akan tetapi yang didapatkan justru ajakan untuk berdamai.

“Kok saya diarahkan untuk berdamai. Saya yang dicurangi, saya juga yang diminta berdamai,” ungkapnya

Apalagi kami diperlakukan tidak manusiawi. Pohon kelapa milik saya sekitar 500 pohon dan jambu mete sekitar ribuan pohon digusur paksa.

“Jadi pohon kelapa yang di rusak PT Jhonlin kurang lebih 500 pohon, jambu mete ada ribuan pohon. Ada juga pohon pisang yang selama ini kami rawat bahkan sudah berbuah digusur paksa. Yang miris kehadiran PT Jhonlin dikawal ketat oleh oknum TNI dan Kepolisian,” tuturnya.

Kalau Kepolisian serius, kata dia, mau mengusut tuntas kasus ini, harusnya Saing yang telah menjual tanah yang bukan haknya harus diproses. Agar kasus serupa tak terjadi lagi.

Dalam waktu dekat, tambah Kamarudin, pihaknya kan kembali bertandang ke Polda Sultra untuk kembali memperjuangkan haknya. Selain itu, pihaknya juga akan bertandang langsung ke Komisi III DPR RI agar bisa di hearing pihak PT Jhonlin.

“saya juga akan bersurat ke Kementrian ATR/BPN. Agar kasus ini diatensi. Kami duga ada permainan mafia tanah dalam proses pembebasan lahan. Kalau perlu juga kami akan bertandang langsung ke KPK RI agar turun langsung melakukan penyelidikan,”pungkasnya.

Publisher: Hermawan L

Tuntaskan Kebodohan Menjadi Generasi Yang Berakhlak, Bupati Konsel Bersama 19 Pesantren Tanda Tangani NPHD

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Bupati H Surunuddin Dangga, ST. MM Menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Anggaran Tahun 2024 dengan 19 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati. Rabu, 31 Juli 2024.

Acara tersebut, turut dihadiri oleh Sekda ST Chadidjah, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua dan pengurus MUI Konsel serta 19 pimpinan Pondok Pesantren.

Dalam sambutannya, Bupati Surunuddin mengatakan bahwa bantuan dana hibah pondok pesantren ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan generasi yang beriman dan berilmu dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin maju, dengan infrastruktur pendidikan yang layak.

“Kita mempersiapkan generasi kita ke depan. Kemiskinan dan kebodohan merupakan tantangan kita bersama. Teknologi saat ini mudah sekali terjadi penyimpangan. Untuk menangkal itu, perlu kita mempersiapkan generasi yang tangguh, yang beriman dan berilmu,” kata Surunuddin.

Di samping itu dalam upaya mendukung peningkatan SDM dan pembangunan pondok pesantren, Bupati Konsel dua periode itu juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini, Pemda Konsel memberikan bantuan operasional untuk pondok pesantren.

“Pondok pesantren sebagai Mitra kita dalam menuntaskan kebodohan dan kemiskinan serta menciptakan SDM unggul, terutama bagi anak-anak kita yang kurang mampu untuk diakomodir, nanti kami siapkan untuk beasiswanya,” Ucapnya

Bupati Surunuddin berharap dengan penandatanganan NPHD ini dapat menjadi titik awal keberhasilan peningkatan SDM bagi santri dan santriwati yang ada di 19 Pondok Pesantren.

“Saya harapkan, keberhasilan kita menuntaskan kebodohan dan kemiskinan di Konawe Selatan dapat tercapai, dan kita mulai hari ini,” Harap Surunuddin

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hamlin S Ode menjelaskan, sebanyak 19 Pondok Pesantren yang menerima dana hibah ini telah memiliki legalitas resmi beroperasi dari Kementerian Agama.

“19 Pondok Pesantren ini sudah memiliki izin operasional, dan beroperasi di wilayah Kabupaten Konawe Selatan dengan jumlah dana hibah 1,5 Milyar yang terbagi di masing-masing Pondok Pesantren. Semoga bantuan dana hibah tahun anggaran 2024 ini dapat bermanfaat bagi pendidikan kita di Konawe Selatan,” Tutup Hamlin

Penulis. Red
Publis: Chandra

Sejak Tahun 2022 Hingga 2024 Pekerjaan JUT Diduga Dikerja Asal Asalan, Kades Lalonggombu Terancam Dilapor

0

Ketgam: foto bersama warga dilokasi JUT

LS, KONAWE SELATAN – Pekerjaan Pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) di beberapa titik yang ada di Desa Lalonggombu, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Anggaran Dana Desa tahun 2022 hingga 2024 menuai sorotan dan membuat warga geram hingga angkat bicara, pasalnya jalan tersebut dikerja asal asalan dan tidak sesuai petunjuk juknis.

Selain dikerja secara asal-asalan, warga juga menyebut kepala desa diduga tidak transparan dalam merealisasikan Dana Desa serta tidak memberdayakan masyarakat setempat karena dipihak ketigakan.

“Kepala desa tidak transparansi dalam merealisasikan anggaran dana desa, pelaksanaan pekerjaan tidak melibatkan pemberdayaan masyarakat, pekerjaan JUT semua di pihak ketigakan,” ujar warga.

Merujuk aturan, prioritas penggunaan Dana Desa dilaksanakan melalui swakelola dengan mendayagunakan sumber daya lokal desa, diutamakan menggunakan pola Padat Karya Tunai Desa dan dialokasikan untuk upah pekerja paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari dana kegiatan Padat Karya Tunai Desa sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa yang telah ditetapkan tanggal 27 Oktober 2023.

Saat tim investigasi Media LS lintangsutra.com meninjau lapangan, salah seorang tokoh masyarakat Harudin (62) menyampaikan kekecewaannya kepada awak media.

“Ini pekerjaan peningkatan jalan usaha tani (JUT) letaknya di dusun satu anggaran tahun 2023 sepanjang 500 meter, sumber anggaran dana desa saat di kerja tidak ada papan informasi nya, HOK nya pun tidak ada pemberdayaan masyarakat warga sekitar, yang kerjapun pihak ke tiga, hingga kini coba liat kondisi jalannya, sangat memprihatinkan di kerja tidak karu-karuan, dikerja asal jadi, pembentukan badan jalan pun tidak ada,” ungkap Harudin penuh kecewa.

Menurut Harudin, jalan tersebut telah diperiksa oleh inspektorat, saat tim inspektorat datang bersama kepala desa di lokasi jalan, Harudin saat itu juga berada di lokasi dan sempat menyampaikan kekecewaannya.

“Yang datang saat itu 2 pemeriksa dari Inspektorat bersama Kepala Desa Lalonggombu. Saat itu kami berada di lokasi, kami sangat mengharapkan agar kehadiran mereka pemeriksa tim kabupaten, agar tidak berpihak pada kepala desa. Saya sampaikan pada mereka, pak coba liat kondisi jalan ini, masih agak mendingan sebelum di kerja, saya sampaikan jangan diterima kalau kondisi jalan seperti ini,” ucap Harudin menirukan ucapannya kepada tim pemeriksa waktu itu.

Jalan Usaha Tani yang menghabiskan uang negara anggaran 1.447.000.00 Dana Desa tahun 2023

Anggaran Satu paket dengan pembuatan deuker,

Laporan pertangung jawaban sejumlah 70 HOK.
tapi kenyataan di lapangan tidak ada HOK yg kerja tidak sampai 10 orang pekerja deuker.

kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, bergelombang, berlubang berbentuk kubangan, dan kondisi di saat hujan tidak dapat dilalui kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

Begitupun pekerjaan peningkatan jalan usaha tani yang ada di Dusun IV, masyarakat juga mengaku kecewa. Pasalnya peningkatan jalan di pemukiman yang dikerjakan dengan anggaran Rp. 86.800.000 bersumber dari Dana Desa tahun 2023 tersebut material timbunannya sangat tipis dan tidak dilakukan pemadatan,
serta tidak ada pemberdayaan warga, yang menjadi hak masyarakat tidak disalurkan HOK, lagi lagi pihak ketiga yang kerja.

Abidin, yang saat itu bersama Apdul Salam serta sejumlah warga saat ditemui crew media LS, mengharapkan agar pemeriksa turun lapangan tidak berdiam diri, kiranya agar tim turun lapangan agar melihat lebih jelas yang menjadi kekecewaan kami,” ujar Abidin

Lebih miris lagi peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) yang baru saja dikerja bulan Juni tepatnya diwilayah dusun II
anggaran tahun 2024 kondisi nya lebih parah lagi dikerja amburadul alias Mark up.

Ketgam: foto JUT Didusun II anggaran tahun 2024

Melihat fakta di lapangan dan keluhan dari masyarakat Desa Lalonggombu, Iswan Safar Ketua DPC persatuan pewarta warga indonesia (PPWI KONSEL) sebagai warga desa lalonggombu mengaku turut prihatin, sehingga dalam waktu dekat akan bersama sama mengawal masyarakat membuat laporan resmi.

“Setelah melihat langsung di lapangan dan mendengar keluhan masyarakat, saya akan membuat laporan ke pihak penegak hukum untuk dilakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan jalan tersebut yang diduga telah merugikan uang negara,” ujar Iswan.

Saat pimpinan media lintangsultra.com konfirmasi kepala desa lalonggombu Junaedi, melalui chat WhatsApp
Pak desa, ijin. Saya mau konfirmasi 🙏
Menurut info beberapa warga,, pekerjaan peningkatan jln JUT pekerjaan tahap 1 anggaran tahun 2024 . Di kerja asal asalan, tidak sesuai spek. Begitu juga pekerjaan JUT di dusun I anggaran tahun 2023 Sehingga banyak masyarakat yg kecewa, Betul ka itu info nya pak desa ..?

Sudah sesuai mekanisme, mau bagaimana lagi, itu sudah sesuai juknis, adapun itu warga yang bicara, cuman karna dampak persoalan sakit hati, bisaji masyarakat seperti itu,”tutup Junaedi

Publis: Chandra Syaputra

Bupati Surunuddin Bersama Jajaran Bagikan Makanan Bergizi Program Penurunan Stunting

0

Konawe Selatan – Lintangsultra.com Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menunjukkan komitmennya dalam upaya menekan angka stunting melalui aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di 25 kecamatan.

Pada Minggu, 21 Juli 2024, Bupati Konsel Surunuddin Dangga bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel St. Chadidjah terjun langsung ke Kecamatan Lalembuu, Basala, dan Benua untuk memberikan makanan bergizi kepada balita yang terindikasi stunting.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BKAD Konsel Nisbahnurrahim, Kepala DPMD Konsel Ambolaa, dan Kepala Dinkes Konsel dr. Boni Lambang Pramana.

Program penurunan stunting ini merupakan gerakan kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, dan masyarakat.

“Hari ini, salah satu program kita adalah bagaimana menangani stunting secara serius dan terkoordinasi. Kami berharap semua pihak bekerja bersama untuk menekan angka stunting di Konsel,” ujar Bupati Surunuddin.

Bupati dua periode itu menekankan pentingnya pengembangan data di puskesmas dan mengaktifkan seluruh posyandu di setiap kecamatan hingga desa.

“Setiap minggu, posyandu harus aktif dengan kehadiran ibu-ibu untuk memeriksa perkembangan anak-anak mereka. Kami fokus menangani tiga fase penting: ibu hamil, balita usia 0-4 bulan, dan anak-anak usia 2 tahun ke atas. Mereka adalah penerus bangsa yang akan membawa Indonesia menuju masa depan emas,” ungkap Bupati Surunuddin.

Bupati Surunuddin menargetkan program ini dijalankan intensif selama tiga bulan, dari Juli hingga September, dan akan dievaluasi pada Oktober.

“Setelah evaluasi, kita akan melihat apa yang perlu diperbaiki. Tujuan utama saya adalah mencapai zero stunting di Konawe Selatan,” tegasnya.

Surunuddin juga menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam menangani stunting dan berpesan kepada petugas puskesmas untuk terus mendampingi keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan.

“Program pengembangan sumber daya manusia ini harus dimulai sejak lahir hingga pendidikan, agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” pungkas Surunuddin.

Rilisan: tim
Laporan:chandra syahputra

Dituding Lakukan Pungli, Ini Respons Ibu Yuliani Machmud

0

Ketgam: lurah tinanggea Yuliana Machmud S.si saat ditemui di ruang kerjanya

KONAWE SELATAN – Lurah tinanggea Yuliani Machmud S.Si angkat bicara soal tudingan dirinya telah lakukan pungli dalam pengukuran tanah masyarakat untuk penerbitan sertifikat. Pernyataan tersebut dianggap suatu pendapat yang keliru, fitnah kepada saya,”ucap lurah tinanggea Yuliani Machmud S.si saat ditemui diruang kerjanya.rabu 17/7/2024)

Hal tersebut ditegaskan Menurut Yuliani, pihak kelurahan telah memenuhi peraturan yang ditetapkan kementerian ATR/BPN

Silakan cek di lokasi, serta dihadirkan masyarakat yang telah memberikan informasi tersebut apabila kami telah melakukan pungli,” ujar Yuliani

Yuliani menegaskan, mekanisme Pelaksanan pengukuran sertifikat dilakukan oleh pihak BPN itu sendiri yang membidangi serta melibatkan kepala wilayah dalam hal ini kepala dusun dan RT

” Saya juga tegaskan, terkait adanya salah satu media yang telah membuat pemberitaan yang berjudul “Di duga lakukan pungli Oknum Lurah di Kecamatan Tinanggea terancam dilaporkan”                                                  Ini tidak benar, hal mustahil kami pemerintah akan melakukan demikan, itu keliru,” tegasnya.

Tudingan ini tidak benar, jika demikian saya minta agar masyarakat oknum yang mengatakan seperti itu di hadirkan biar semua menjadi terang benerang, agar kedepan nya tidak ada lagi oknum oknum yang mencoba menjatuhkan saya.”ucap Yuliani

Kami pemerintah kelurahan tinanggea, akan mengedepankan pelayanan yang baik terhadap masyarakat, sesuai program kerja bapak bupati Konawe selatan, terciptanya ‘DESA MAJU KONSEL HEBAT’.” Tutupnya

Reporter: Chandra Syaputra

Jelang Pilkada, DPN Gelora Indonesia Road Show ke Sultra

0

KENDARI – lintangsultra.com Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia, menyambangi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gelora Sultra.

Kedatangan rombongan DPN Gelora Indonesia, dalam rangka memanaskan mesin politik Gelora agar bersiap menghadapi Pilkada serentak yang akan dihelat pada November 2024 mendatang.

Ketua Pengembangan Teritori (Bangter) Wilayah 5 yang meliputi 13 Provinsi, Akhmad Faradis, mengatakan, kehadiran DPN Gelora Indonesia, selain evaluasi pasca Pemilu. DPN juga secara khusus melakukan asistensi terkait Pilkada.

“Penting bagi kita untuk terlibat aktif pada Pilkada. Meski belum ada kursi, tetapi kita punya mesin politik yang solid untuk menjadi motor penggerak pemenangan calon kepala daerah di Pilkada mendatang,”paparnya.

Berkaca pada Pilkada 2022, kata Faradis, Gelora saat itu belum ikut Pemilu dan baru saja dideklarasikan pada tahun 2019.

Akan tetapi, Pilkada 2022 lalu, Gelora hampir punya dukungan di Pilkada se Indonesia.

“2022 lalu, Gelora sudah terlibat aktif di Pilkada. Alhasil lebih dari 50 persen dukungan jagoan Gelora di Pilkada menang,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Gelora Sultra, Tumaruddin, menyampaikan, Gelora Sultra dalam menghadapi Pilkada serentak 2024, sudah membangun komunikasi politik kepada calon-calon kepala daerah.

“Kami intens menjalin komunikasi dengan calon kepala daerah. Gelora akan terlibat aktif dalam memenangkan calon yang kami dukung,”terangnya, Rabu (17/7/2024).

Saat ini, kata dia, Gelora di 17 kabupaten/kota tengah berkomunikasi dengan calon kepala daerah. Tentu saja, dukungan yang akan diberikan Gelora setelah melalui beberapa tahapan. Misalnya, tambah dia, calon yang didukung harus sudah mencukupi kursi untuk di usung. Selian itu punya elektabilitas yang mumpuni.

Rilis: Hermawan L
Jurnalis: Chandra Syaputra

Sambut Tahun baru Islam, BKTM Gelar Gerak Jalan Mengunakan Busana Syar’i

0

KONSEL – lintangsultra.com Tepatnya, kecamatan mowila kabupaten Konawe selatan provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharram 1446 hijriah, BKTM (Badan Kontak Majelis Taklim) Menggelar Kegiatan Lomba Gerak Jalan Indah Santai dengan mengenakan busana Syar’i Jum’at, 12/7/2024)

Kegiatan tersebut sekaligus juga untuk merajut tali silaturahmi antara pengurus BKTM dan Majelis Taklim di tingkat desa se-Kecamatan Mowila.

Dihadiri, Ketua Pengurus Daerah BKMT Konsel, Hj.Nurlin Surunuddin, Dewan Pembina Fitriani Sinapoy, Camat Mowila, Haryanto Liambo,

Anggota DPRD Konsel terpilih, I Gusti Adi Suwantara, serta Pengurus BKMT Konsel, Pimpinan PP Gontor Putra 6, Ketua TP. PKK Kecamatan Mowila, Ketua PC. BKMT Landono, Ketua PC. BKMT Sabulakoa, Ketua PC. BKMT Tinanggea, BKMT Mowila, dan seluruh anggota majelis taklim sekecamatan Mowila.

Gerak jalan indah santai syar’i diikuti dengan 17 barisan majelis taklim dan dimeriahkan marching band serta penampilan group band Ponpes Gontor Putra 6.

Dalam sambutannya, Nurlin Surunuddin mengajak untuk menjadikan semangat tahun baru Islam ini sebagai inspirasi melakukan evaluasi dan perbaikan diri.

Tahun baru hijriyah didasarkan pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Menurut Nurlin, hijrah bukan hanya sekadar perpindahan tempat, tetapi juga simbol perjuangan dan pengorbanan dalam mencari ridha Allah SWT.

Untuk itu pada momen berharga ini, mari kita meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat Allah SWT. Kita jadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk terus berusaha memperbaiki diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” pesan Nurlin Surunuddin.

“Semangat kebersamaan dalam bingkai silaturahmi yang digelar saat ini agar dapat berkesinambungan di kecamatan lainnya. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh majelis taklim untuk turut mendukung program kerja BKMT.

“Program yang sudah direncanakan agar bisa berjalan tentunya dibutuhkan seluruh partisipasi anggota BKMT untuk mendukung kegiatan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa tetap kita gelar guna menumbuhkan semangat silaturrahim, sehat bersama BKMT Jaya,” ucap Nurlin.

Ketua Panitia, Wahyu Diah Setyorini dalam laporannya, kegiatan ini merupakan agenda BKMT Kecamatam Mowila tahun 2024. “Selain kegiatan pengajian, kegiatan ini bertujuan untuk mempersatukan semua anggota majelis taklim se-Kecamatan Mowila sekaligus mempererat tali silaturrahim dengan sehat bersama sebagaiman tema kegiatan,” Ujar Wahyu Diah.

Sementara itu, Camat Mowila Haryanto Liambo menyampaikan apresiasi kepada BKMT telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Lebih lanjut disampaikan rasa kekagumannya terhadap BKMT yang merupakan wadah besar yg perlu dipertahankan dan dikembangkan. “Apalagi dengan giat gerak jalan indah santai syar’i hari ini ibu2 majelis taklim tampil dengan penampilan yg cantik-cantik yg di balut dengan busana syar’i yg menarik,”

Camat Mowila juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan Ponpes Gontor Putra 6 yang mendukung semua acara yg dilaksanakan pemerintah Kecamatan Mowila.

Diketahui, hasil perlombaan gerak jalan indah santai syar’i dengan beberapa kategori penilaian dewan juri yakni kategori umum, kategori terunik, kategori tersemangat, dan kategori tervaforit.

Kategori umum, Juara 1 MT Al-Hidayah Desa Toluwonua, Juara 2, MT AR Rahman desa mowila, Juara 3 MT Baitunnur Desa wuura, juara Harapan 1 desa puwehuko, juara Harapan 2 MT Al ikhlas desa mataiwoi, juara Harapan 3 MT Al Hidayah, Desa Wonua Sari

Kategori terunik, Terunik 1 Majelis TA’LIM Al Amin Desa lamebara, Terunik 2 MT Nurul Hidayah Desa Ranombayasa, Terunik 3 Majelis Ta’lim Nurul Jannah Desa Wonua Kongga.

Kategori Tersemangat, Tersemangat 1 MT Darussalam Desa Pudahoa, Tersemangat 2 MT Nurul Iman Desa Wonua Monapa, Tersemangat 3 MT Nurul Huda Desa Rakawuta.

Kategori Tervaforit, terfavorit 1 MT Al- Mu’minun Desa Mulyasari, Terfavorit 2 MT Huswatun Hasanah Desa Lamolori, Terfavorit 3 MT Al-Amin Desa Tetesingi.

Dewan Pembina BKMT Konsel, Fitriani Sinapoy, secara pribadi menyerahkan bantuan berupa uang pembinaan kepada BKMT Mowila.

Para pemenang lomba langsung menerima hadiah yang diserahkan oleh Ketua PD. BKMT Konsel, Camat Mowila, Fitriani Sinapoy, I Gusti Adi Suwantara dan Ketua TP. PKK Kec. Mowila.

Selain hadiah panitia dan pemerintah Kecamatan Mowila juga menyediakan ratusan doorprice menarik untuk semua yang hadir dalam lomba gerak jalan baru.

*Chandra Syaputra*

Bupati Konsel Bersama Sekda Pimpin Gerakan Penanganan Serta Pencegahan Stunting

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com kabupaten Konawe selatan (Konsel)Tercatat 1832 jiwa Potensi Stuntin telah masuk dalam sasaran intervensi Pemerintah Daerah Konsel, ada Ribuan potensi Stunting yang tersebar di 25 Kecamatan se kabupaten Konawe selatan

Untuk itu, Pemerintah daerah melalui Bupati Surunuddin Dangga ST,, M.SI dan Sekda ST Chadidjah turun langsung melakukan Pencanangan Aksi Konvergensi Gerakan Penanganan dan Pencegahan Stunting di Kelurahan Palangga Kecamatan Palangga Serta Kecamatan Konda desa alebo pada Jum’at,12/7/2024)

Surunuddin menjelaskan, dengan melihat penurunan angka Stunting yang tidak signifikan dirinya harus turun langsung dalam pencanangan ini.

“kita turun langsung ke desa-desa seperti ini, bisa lebih cepat upaya penanganan Stunting, seperti halnya terdapat masyarakat yang masuk potensi Stunting memang tidak memiliki BPJS,”ujarnya

Olehnya itu, dirinya menargetkan untuk di tiga bulan pada tahun ini dapat melihat hasil progresifitas kinerja seluruh stakeholder terkait dalam upaya penurunan angka Stunting.

“Data masyarakat potensi Stunting kita sudah punya nama-namanya, tinggal pembinaan dan edukasi rutin oleh pihak terkait dalam hal ini puskesmas setempat, sehingga di tiga bulan kedepan kita dapat melihat hasilnya,”jelas Surunuddin

Dirinya berharap, melalui aksi pergerakan langsung yang telah di canangkan pada minggu lalu, pihaknya dapat menorehkan hasil yang maksimal.

“Upaya kita sudah lakukan melalui pola kolaborasi bersama pihak terkait, dengan strategi aksi ini semoga dapat memberikan hasil yang kita inginkan yaitu dapat mencapai 14% penurunan angka Stunting,”imbuhnya

Senada dengan hal tersebut, Sekda ST Chadidjah menyampaikan, peran pemerintah dalam upaya penurunan angka Stunting di Konsel akan lebih maksimal jika seluruh stakeholder terkait dapat bersinergi.

“Melalui pencanangan aksi saat ini, kita harapkan dapat memberikan hasil yang baik, sehingga angka Stunting di Konawe Selatan dapat turun sesuai target yang ditetapkan,” ucap ST Chadidjah saat hadir di Balai Desa Alebo.

Untuk diketahui, Potensi Sunting yang disasar berjumlah 102 di Kecamatan Palangga. Sedangkan untuk Kecamatan Konda berjumlah 75 jiwa.

*Is One*

Rapat Evaluasi Pembangunan, Bupati Konsel Sampaikan Pentingnya Kerjasama Tim

0

KONSEL – lintangsultra.com Bupati Konawe Selatan (KONSEL) H Surunuddin Dangga ST, M.SI

Tekankan Pentingnya Kerjasama Tim dalam pengelolaan dan pelaksanaan Pembangunan di Konawe Selatan.

Disampaikan pada saat rapat koordinasi evaluasi pembangunan semester I (Satu) Tahun 2024 yang digelar di ruang rapat Auditorium Kantor Bupati Konawe Selatan. Kamis,11/7/ 2024)

Komitmen orang nomor satu di Konsel itu dalam kegiatan pembangunan tak diragukan lagi, pasalnya julukan sebagai bapak pembangunanpun yang disematkan oleh masyarakat Konsel kian terjawab.

Terlihat saat melakukan Rakor Evaluasi Pembanguna Bupati Surunuddin bersama Sekda ST Chadidjah dan seluruh Kepala OPD, Camat serta Lurah terus menggenjot semua sektor pembangunan yang belum tercapai.

Rakor dimulai dengan pemaparan aksi capaian kerja soal pengelolaan keuangan, retribusi pajak, pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan fisik serta kontribusi tenaga kerja Indonesia (TKI).

Dalam Rakor Evaluasi Pembangunan dirinya menyampaikan, pentingnya kerja sama tim dalam pengelolaan serta pelaksanaan pembangunan guna mencapai target pencapaian yang diharapkan.

“Kita biasakan untuk kerja tim, kesejahteraan masyarakat biar berjalan dan tumbuh, gerakkan semua layanan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Aspek kunci dalam mencapai kesuksesan dalam setiap bidang adalah kerja tim,” ucap bupati 2 periode.

Lanjut dia, tidak peduli seberapa hebat dan berbakat seseorang secara individu, tetapi tanpa adanya kerjasama yang kuat, pencapaian tujuan bersama akan sulit terwujud.
Karena itu hanya dengan bekerja sama, kita dapat mengoptimalkan potensi masing-masing. Mari kita jelajahi dunia kolaborasi yang penuh energi dan inspiratif ini,” tutupnya.
*Is,One*

Jalin Sinergitas Kapolres Konsel Silaturahmi Bersama Ketua DPD Ormas TAMALAKI TAWON

0

KONAWE SELATAN – lintangsultra.com Guna meningkatkan sinergitas, Kapolres Konsel AKBP Febry Sam SIK,,M,SI Jalin silaturahmi bersama ormas adat TAMALAKI WONUA NDOOLAKI SULTRA kepengurusan DPD KONSEL sekaligus kunjungan perdana di kantor Polsek andoolo.Rabu 10/7/2024)

Kapolres Konsel AKBP Febry Sam SIK,,M,SI bersama Wakapolres Kompol Dedi Hartoyo, S.PI, SH, MH. Kabag Ops AKP ISMAIL S.H, M.M. Kapolsek Andoolo AKP H.Saidil Umar. Kasat Lantas Polres Iptu Usman, S.Sos. KBO Intelkam Polres Konsel Ipda Muh. Ali,

Tepatnya Diruang kerja Polsek andoolo ketua DPD ormas tamalaki Iswan Safar, didampingi sekretaris tamalaki Akhir Mutaram, Ketua Distrik Andoolo Barat Hande, Ketua distrik andoolo Ikrawianto, Serta Kordiv pengkaderan Herisman.

AKBP Febry Sam S.I.K,, M.SI Melalui AKP Saidil Umar menyampaikan, Kapolres meng agendakan pertemuan dengan Ketua DPD Ormas TAMALAKI agar terjalin sinergi antara organisasi masyarakat dan kepolisian resor polres konsel untuk meningkatkan sinergitas khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban,diwilayah hukum polres konsel,”

Dalam meng hadapi Tahun politik agar masyarakat tidak terprofokasi dengan isu isu peca bela dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Di tempat yang sama, Iswan Safar ketua DPD Ormas TAMALAKI WONUA NDOOLAKI yang disingkat (TAWON) menyampaikan atas nama pribadi, mengucapkan selamat datang kepada, Bapak Kapolres AKBP Febry Sam S.I.K,, M.SI selamat menjalankan tugas kami menerima dengan terbuka dan siap bersinergitas menjadi mitra kepolisian khususnya Polres Konsel, dalam rangka meningkatkan situasi kamtibmas di Kabupaten konsel

Dengan Terlaksananya agenda silaturahim bersama Kapolres dan jajarannya saya ketua ormas pasukan adat TAMALAKI DPD Konsel mengucapkan terima kasih yang sebesar besar kepada bapak AKBP Febry Sam SIK,, M.SI dan seluruh jajaran polres konsel.” Ucap Iswan Safar,

“Ormas TAMALAKI WONUA NDOOLAKI SULTRA (TAWON DPD KONSEL) akan Bersinergi dengan baik dalam memelihara situasi kamtibmas dalam rangka mewujudkan Masyarakat sadar akan hukum serta menjadikan generasi Bermartabat beradab dan ber adat, menjunjung tinggi nilai kesatuan NKRI.”tutup Iswan Safar

Publisher ; Chandra Syaputra