Foto istimewa:Pemrin SH
JAKARTA – Lintangsultra.com Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda LIRA) mengambil langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi di daerah dengan menerbitkan Surat Mandat Nomor: 002/Mnd/DPP-Pemuda LIRA/VII/2026 untuk pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemuda LIRA Provinsi Sulawesi Tenggara.
Melalui surat mandat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Pemuda LIRA, Sultoni, S.H., bersama Sekretaris Jenderal Rio Susanto, S.T., DPP menegaskan bahwa hingga saat ini Provinsi Sulawesi Tenggara belum memiliki kepengurusan DPW Pemuda LIRA yang definitif. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi DPP untuk segera melakukan penataan organisasi agar roda kepemimpinan di tingkat wilayah dapat berjalan secara efektif, terstruktur, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
Sebagai tindak lanjut, DPP menunjuk Pemrin, S.H. sebagai Ketua Pelaksana Pembentukan DPW Pemuda LIRA Provinsi Sulawesi Tenggara. Penunjukan tersebut sekaligus memberikan kewenangan kepada Pemrin untuk memimpin konsolidasi organisasi, menyusun struktur kepengurusan, serta membangun koordinasi dengan berbagai elemen dalam rangka menghadirkan organisasi yang solid dan memiliki legitimasi kelembagaan.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi hasil Musyawarah Nasional II Pemuda LIRA yang menitikberatkan pada percepatan pembentukan kepengurusan di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat eksistensi organisasi dan meningkatkan peran generasi muda dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Sesuai isi surat mandat, Pemrin diberikan kewenangan untuk melaksanakan seluruh tahapan pembentukan DPW sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Mandat tersebut berlaku sejak 1 Juli 2026 dengan masa berlaku satu bulan atau hingga ditetapkannya keputusan organisasi selanjutnya oleh DPP.
Menanggapi amanah tersebut, Pemrin menyatakan siap bekerja cepat untuk memastikan proses pembentukan DPW Pemuda LIRA Sulawesi Tenggara berjalan sesuai target dan menghasilkan kepengurusan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjalankan fungsi organisasi secara maksimal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum beserta seluruh jajaran DPP Pemuda LIRA atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas demi membangun organisasi yang kuat serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Pemrin.
Ia menegaskan bahwa agenda konsolidasi akan segera dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen pemuda di Sulawesi Tenggara untuk membangun kepengurusan yang inklusif, memiliki kapasitas kepemimpinan, dan siap menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif.
“Kami akan bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi, menyusun kepengurusan yang solid, memperkuat koordinasi di seluruh daerah, serta menghadirkan Pemuda LIRA sebagai organisasi yang aktif mengawal pembangunan, menyuarakan kepentingan masyarakat, dan menjadi mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” tegasnya.
Pemrin menambahkan, pembentukan DPW Pemuda LIRA Sulawesi Tenggara bukan sekadar memenuhi struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum membangun gerakan kepemudaan yang responsif terhadap berbagai persoalan publik, mengedepankan edukasi hukum, pengawasan pembangunan, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Dengan diterbitkannya surat mandat tersebut, DPP Pemuda LIRA secara resmi memulai babak baru penguatan organisasi di Sulawesi Tenggara. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya kepengurusan yang mampu mengonsolidasikan potensi generasi muda dan memperkuat peran Pemuda LIRA sebagai organisasi yang konsisten mengawal kepentingan rakyat serta mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Redaksi.LS



