KONAWE SELATAN – Lintangsultra.com — Sebanyak 48 Pramuka Penggalang terbaik Konawe Selatan resmi mendapat mandat membawa nama daerah ke tingkat nasional. Mereka menjadi bagian utama Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Konawe Selatan yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Kontingen tersebut dilepas langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Konawe Selatan.
Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konawe Selatan, Selasa (4/8/2026). Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Konawe Selatan Wahyu Ade Pratama Imran, jajaran pimpinan OPD, pengurus Kwarcab, para Kepala Mabigus, pembina, serta orang tua dan wali peserta.
Di hadapan para peserta, Irham Kalenggo menegaskan bahwa keberangkatan mereka bukan sekadar mengikuti agenda kepramukaan. Para peserta membawa nama dan kehormatan Konawe Selatan dalam perhelatan yang mempertemukan Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.
Bupati meminta seluruh peserta menunjukkan karakter, kedisiplinan dan etika selama berada di perjalanan maupun ketika mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Konawe Selatan. Kalian membawa nama daerah. Karena itu, jaga sikap, etika dan tunjukkan bahwa Pramuka Konawe Selatan memiliki karakter dan disiplin,” tegas Irham.
Menurutnya, momentum Jamnas harus dimanfaatkan peserta untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun persaudaraan dan memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah.
Para peserta juga diingatkan untuk tetap berpegang teguh pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman selama mengikuti seluruh kegiatan.
Bupati Tekankan Keselamatan Selama Perjalanan
Selain persoalan etika dan nama baik daerah, perhatian khusus diberikan terhadap keselamatan peserta. Pasalnya, rombongan akan menempuh perjalanan panjang menuju Jakarta dengan menggunakan transportasi laut.
Irham meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, mengikuti arahan pembina serta tidak mengabaikan aturan selama perjalanan.
“Jaga kondisi fisik, disiplin dan patuhi setiap arahan pembina pendamping. Keselamatan menjadi hal utama,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus Kwarcab, pembina, pihak sekolah dan orang tua peserta yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan kontingen.
Menurutnya, keberangkatan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pembinaan, dukungan moral, doa hingga dukungan lainnya.
80 Orang Masuk Dalam Kontingen Konsel
Ketua Kwarcab Konawe Selatan, Drs. Budi Yuliarto Silondae, dalam laporan pelepasan menyebutkan bahwa total rombongan yang akan diberangkatkan mencapai 80 orang.
Komposisinya terdiri dari:
24 Pramuka Penggalang putra atau tiga regu;
24 Pramuka Penggalang putri atau tiga regu;
7 pembina pendamping dan Pinkoncab;
25 orang tim pendukung serta tim medis dari Dinas Kesehatan.
Budi menjelaskan, para peserta tidak diberangkatkan tanpa persiapan. Sebelum mengikuti Jamnas, mereka telah menjalani Latihan Gabungan (Latgab) sebanyak tiga kali.
Persiapan tersebut mencakup pembentukan fisik dan mental, pendalaman materi kepramukaan, kedisiplinan hingga penguasaan materi yang berkaitan dengan kegiatan berbasis digital.
7 Agustus Tinggalkan Konsel, 8 Agustus Lanjut Kapal Pelni
Rombongan kontingen dijadwalkan meninggalkan Konawe Selatan pada 7 Agustus 2026 menuju Baubau.
Sehari berikutnya, 8 Agustus 2026, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal Pelni menuju Jakarta.
Sementara itu, Jamnas XII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–21 Agustus 2026 di Buperta Cibubur. Pembukaan kegiatan dijadwalkan pada 14 Agustus 2026 oleh Presiden Republik Indonesia.
Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan pataka secara simbolis oleh Bupati Konawe Selatan kepada perwakilan kontingen.
Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keselamatan seluruh peserta, pembina, tim pendukung dan tenaga medis selama perjalanan menuju Jakarta, selama mengikuti Jamnas hingga kembali ke Konawe Selatan.
Kini, 48 Pramuka Penggalang pilihan tersebut bukan hanya membawa perlengkapan perkemahan. Mereka juga membawa nama Konawe Selatan untuk diperkenalkan di panggung kepramukaan nasional.
Lintangsultra.com


