Sabtu, Februari 7, 2026

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Klarifikasi Pemberitaan, Dandim 0505/Jakarta Timur Sambangi Sekretariat Nasional PPWI

JAKARTA – Lintangsultra.com Komandan Distrik Militer (Dandim) 0505/Jakarta Timur, Kolonel TNI Inf Nelson Paido Makmur Marpaung, melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (31/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah komunikasi terbuka sekaligus klarifikasi atas pemberitaan PPWI yang dirilis sehari sebelumnya.

Kedatangan Dandim 0505 disambut langsung Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, bersama sejumlah wartawan yang sedang berada di sekretariat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, mencerminkan komitmen kedua pihak dalam menjaga komunikasi yang sehat antara aparat negara dan insan pers.

Dalam pertemuan itu, Wilson Lalengke menegaskan pentingnya keterbukaan informasi.

“Media dan TNI sama-sama memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas bangsa. Komunikasi yang jujur dan terbuka adalah kunci untuk mencegah kesalahpahaman,” ujar Wilson.

Fokus pertemuan kemudian mengarah pada pemberitaan yang menyebut nama Nelson Marpaung terkait dugaan keterlibatan sebagai pihak yang membekingi perusahaan yang diduga terlibat perusakan hutan, Surya Dumai Group. Isu tersebut mencuat seiring informasi pertemuan Nelson—saat menjabat Dandim 1602/Ende, NTT—dengan Ketua Petir DKI Jakarta, Jesayas Sihombing, pada tahun 2024 lalu.
Dalam klarifikasinya, Kolonel Nelson menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Pertemuan itu bukan untuk membatalkan aksi demonstrasi, melainkan mengingatkan agar kegiatan penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dan tertib,” jelasnya.

Nelson juga memaparkan bahwa pada periode tersebut ia bertugas sebagai Pasintel Kodam Jaya, dengan tanggung jawab memantau dinamika sosial kemasyarakatan serta menjaga kondusivitas wilayah Ibu Kota.

“Tugas saya memastikan Jakarta tetap aman dan tertib. Tidak ada agenda lain di luar tugas negara,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Surya Dumai Group maupun perusahaan lainnya.
“Saya tidak kenal, tidak terhubung, dan tidak memiliki kepentingan dengan perusahaan tersebut. Kehadiran saya murni dalam rangka menjalankan tugas negara,” tandasnya.

Menanggapi klarifikasi tersebut, Wilson Lalengke menyampaikan apresiasi atas itikad baik dan keterbukaan Dandim 0505.

“Klarifikasi ini penting agar publik memperoleh informasi yang utuh dan berimbang,” kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI Tahun 2012 itu.
Wilson juga menegaskan bahwa PPWI akan menindaklanjuti klarifikasi ini dalam pemberitaan lanjutan.

“PPWI berkewajiban menyajikan informasi secara proporsional. Publik berhak menilai secara objektif berdasarkan penjelasan semua pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wilson turut menekankan pentingnya peran TNI dalam isu-isu strategis bangsa, termasuk perlindungan lingkungan.

“TNI memiliki mandat konstitusional untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, termasuk menjaga hutan dari penjarahan dan kejahatan lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, media, LSM, dan masyarakat sipil merupakan kekuatan moral bangsa dalam menghadapi persoalan kerusakan lingkungan dan praktik perampokan sumber daya alam.

Sementara itu, Kolonel Nelson mengakui pentingnya dialog dengan media.

“Media adalah mitra strategis dalam menjaga demokrasi. Klarifikasi ini saya lakukan agar tidak ada kesalahpahaman yang dapat menggerus kepercayaan publik,” ujarnya.

Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi contoh bagaimana komunikasi terbuka mampu meredam polemik sekaligus membangun sinergi positif antara aparat negara dan masyarakat sipil.

Klarifikasi ini menegaskan bahwa tugas prajurit TNI adalah menjaga keamanan dan ketertiban, bukan membela kepentingan korporasi.

Di akhir pertemuan, Wilson Lalengke kembali mengingatkan pentingnya perjuangan bersama melawan perusakan lingkungan dan penyalahgunaan kekayaan negara.

“Mari bergandengan tangan—TNI, media, dan rakyat—untuk menjaga hutan dan masa depan bangsa,” pungkasnya.
(LS TIM/Red)

Popular Articles