Sabtu, Februari 7, 2026

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Ganggu Ketertiban Umum, Polisi Terpaksa Bubarkan Demo di Pertigaan Kampus UHO

 

LS, Kendari – Sekelompok massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga memblokir jalan di pertigaan Universitas Halu Oleo (UHO) terpaksa dibubarkan oleh aparat kepolisian, Senin (12/6/2023).

Pasalnya, unjuk rasa yang berawal kondusif itu berakhir ricuh karena adanya penyusup hingga mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan kemacetan lalu lintas yang panjang.

Hal itu dikatakan oleh Kapolresta Kendari Kombes Pol Muh. Eka Faturrahman. Eka menyebut keputusan untuk membubarkan massa aksi sesuai dengan ketentuan, sebab aksi tersebut mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat.

“Kami terpaksa tindak tegas membubarkan massa karena sudah menimbulkan kemacetan panjang akibat memblokade jalan. Tindakan kami ini sudah sesuai dengan ketentuan,” kata Eka.

Selain itu, Eka menyebut aksi demontrasi yang digelar disusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga terjadi keributan.

“Kami identifikasi pecahnya aksi demo ini karena adanya penyusup di dalamnya yang sengaja ingin membenturkan massa dengan aparat kepolisian,” ungkapnya.

“Kami sudah imbau, silahkan menyampaikan aspirasi dan mengemukakan pendapat dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Namun imbauan kami tidak diindahkan,” lanjutnya.

Mantan Direktur Narkoba Polda Sultra itu juga mengungkapkan, terkait adanya tudingan aparat kepolisian melakukan tindakan represif dan menyerang lingkungan kampus tidak benar.

“Kami tegaskan tidak ada penyerangan lingkungan kampus. Yang ada justru personel kepolisian yang melakukan pengamanan mendapat serangan dari dalam kampus oleh sekelompok orang yang memakai topeng,” tegasnya.

Untuk itu, Eka mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya isu hoaks yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan di Kota Kendari.

“Kami harap masyarakat tidak terpancing terhadap isu yang ingin mencoba menggiring aksi unras siang tadi ke arah negatif. Kita minta seluruh masyarakat menahan diri,” tutupnya

Reporter : Iswan

Popular Articles