Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Dukung Swasembada Pangan, Pemda Konsel Serahkan 4 Combine Harvester ke Brigade Pangan

KONAWE SELATAN — lintangsultra.com Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program cetak sawah dan percepatan swasembada pangan nasional melalui penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan), Jumat (1/5/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, didampingi Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, di halaman Rumah Jabatan Bupati.

Sebanyak 4 unit combine harvester diserahkan kepada brigade pangan yang tersebar di empat kecamatan, yakni Palangga, Buke, Konda, dan Tinanggea. Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan alat pertanian lain berupa sprayer kepada kelompok tani.

Bupati Irham Kalenggo dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan brigade pangan di Konawe Selatan masih perlu ditambah guna mengoptimalkan potensi pertanian yang luas.

“Jumlah brigade pangan di Konsel masih perlu kita tambah, mengingat luas wilayah dan areal persawahan yang cukup besar. Dalam waktu dekat, kita akan kembali mengusulkan penambahan ke Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program cetak sawah menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan. Dari alokasi awal pemerintah pusat sebesar 130 ribu hektare, realisasi di Konawe Selatan saat ini baru mencapai sekitar 1.700 hektare.

“Ini tentu belum maksimal. Karena itu, kami kembali mengusulkan tambahan agar program ini bisa lebih optimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irham mengungkapkan bahwa Konawe Selatan kembali mendapatkan peluang tambahan cetak sawah seluas 2.500 hektare.

“Hari ini kita diberikan lagi ruang untuk cetak sawah sebesar 2.500 hektare. Ini akan meningkatkan produktivitas dan produksi padi kita ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Kementerian Pertanian atas dukungan terhadap sektor pertanian daerah.

Selain itu, Bupati Irham menekankan pentingnya perawatan alsintan oleh masyarakat sebagai pengguna.

“Kami berharap alat ini dijaga dengan baik. Jika ada kendala, pemerintah daerah siap melakukan intervensi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan petani dan stabilitas harga pangan. Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram memberikan dampak positif bagi petani, meski tetap perlu diimbangi dengan pengendalian harga beras di pasaran.

“Petani kita terbantu dengan kenaikan harga gabah, namun kita juga harus menjaga agar harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Konawe Selatan, Syamsul, menjelaskan bahwa bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam rangka percepatan swasembada pangan nasional.

“Bantuan ini mencakup berbagai alsintan seperti combine harvester, reaper, traktor roda dua, dan sprayer yang disalurkan melalui pemerintah daerah kepada petani dan kelembagaan pangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mekanisme penyaluran dilakukan secara berjenjang dari pemerintah pusat ke daerah, kemudian diserahkan kepada kelompok penerima manfaat, termasuk brigade pangan.

“Penyerahan 4 unit combine harvester ini diharapkan dapat mempercepat proses panen, meningkatkan efisiensi, serta mendukung program cetak sawah di Konawe Selatan,” tambahnya.

Dengan dukungan alsintan dan perluasan lahan pertanian, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan optimistis mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada.

Redaksi: LS

Popular Articles