Minggu, Februari 8, 2026

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

LKPD Sultra Kembali Soroti Aktivitas Penambangan PT. Generasi Agung Perkasa

Pemrin Ketua LKPD Sultra

LS, Kendari – Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoal kegiatan penambangan PT. Generasi Agung Perkasa (PT. GAP).

Melalui keterangan pers rilisnya Ketua Harian LKDP Sultra Pemrin menyampaikan pihaknya mendukung aktivitas penambangan PT. GAP ini.

“Tetapi yang harus kita ingat bahwa dalam pelaksanaan penambangan ada hak-hak masyarakat sipil sekitar yang harus dipatuhi mulai dari pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR), Comuniti Develofment (Comdev) dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar masyarakat,” ujar Pemrin, Senin (30/10/2023).

Namun pada kegiatan penambangan PT. GAP ini dirinya kembali menyoal dan merasa wajib untuk disampaikan bahwa telah terdapat beberapa item kegiatan yang menurutnya perlu dibenahi.

“Yang pertama mobil-mobil dump truck yang beraktivitas di PT. GAP ini masih kerap ditemukan lalu lalang di jalan nasional atau memakirkan sebagian mobil 10 roda pemuat timbunan di rumah- rumah warga,” jelasnya.

Yang kedua setelah usai melakukan kegiatan PT. GAP ini memakirkan mobil dump truk 10 roda yang usai beraktivitas di pinggir jalan tepatnya di sekitar area warga bermukim, akhirnya berimbas terhadap terganggunya lingkungan sekitar.

Dari kejadian inilah pihaknya kembali menyoal kegiatan perusahaan tersebut karena ia menilai PT. GAP perlu untuk di tertibkan.

Meskipun PT. GAP ini sering melakukan penyiraman tetapi ia menilai bahwa itu bukanlah solusi yang tepat.

Sebagai masyarakat sekitar penambangan dirinya sangat merasakan dampak debu yang terus dialaminya mulai dari PT. GAP ini melintasi jalan nasional di sekitar kediamanya hingga saat ini.

“Jika PT. GAP ini masih terus melanjutkan kegiatan yang seperti saya sebutkan diatas maka kami akan melakukan kegiatan aksi demonstrasi dan memboikot kegiatan PT. GAP,” tegasnya.

Reporter : Muhammad Sunandar

Popular Articles